Bus Terguling di Tanjakan Emen Bawa Rombongan dari Ciputat

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tanjakan Emen Segera Dievaluasi

    Tanjakan Emen Segera Dievaluasi

    TEMPO.CO, Subang - Bus pariwisata yang terguling di Tanjakan Emen, Kampung Cicenang, Desa Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Sabtu, 10 Februari 2018, membawa rombongan dari Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.

    "Kami masih melakukan evakuasi," kata Kasatlantas Polres Subang Ajun Komisaris Budhi Hendratno.

    Baca juga: Bus Terguling di Tanjakan Emen, Polda Jabar: Lebih dari 5 Tewas

    Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian setempat, peristiwa kecelakaan itu terjadi saat bus pariwisata Premium Passion bernopol F-7959-AA melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Bandung menuju Subang.

    Saat melintasi jalan menurun, bus itu seperti menabrak sepeda motor yang ada di depannya, kemudian oleng ke kiri dan menabrak tebing. Setelah menabrak tebing, posisi kendaraan terguling.

    Polres Subang menurunkan dua derek untuk mengevakuasi bus Pariwisata yang membawa rombongan dari Koperasi Permata, Ciputat, Tangerang Selatan tersebut.

    Data sementara, 10 orang dikabarkan meninggal dalam peristiwa kecelakaan itu. Korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciereng, Subang.

    Meski begitu, Polres Subang belum bisa menyebutkan jumlah pasti korban yang meninggal akibat bus terguling di Tanjakan Emen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Konsumsi Daging Secara Global, Australia Paling Banyak

    Menurut Data Food and Agriculture Organization of the United Nation, rata-rata orang Australia mengkonsumsi 116 kg daging selama setahun.