Menlu Retno Bertemu Menlu Timor Leste, Ini yang Dibahas

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, melihat dua WNI yang diculik dan disandera oleh kelompok bersenjata di Filipina Selatan dan berhasil dibebaskan pada 19 Januari 2018. Foto: Kementerian Luar Negeri RI

    Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, melihat dua WNI yang diculik dan disandera oleh kelompok bersenjata di Filipina Selatan dan berhasil dibebaskan pada 19 Januari 2018. Foto: Kementerian Luar Negeri RI

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi menerima kunjungan Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Timor Leste Aurelio Sergio Guterres di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Rabu, Rabu, 31 Januari 2018.

    "Pada pagi ini saya menerima kunjungan teman baik saya, Menteri Luar Negeri Timor Leste Aurelio Sergio Guterres. Ini adalah kunjungan Menlu Guterres yang kedua setelah September tahun lalu menghadiri Bali Democracy Forum di Banten," ujar Menlu Retno di Gedung Pancasila, Jakarta.

    Baca: Menlu Retno Bertemu Menlu Palestina Bahas Isu Yerusalem

    Menlu Aurelio melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu Retno di sela kunjungan kerjanya ke Jakarta pada 30 Januari - 1 Februari 2018. Pertemuan mereka ini adalah kali ketiga sejak Aurelio dilantik pada September 2017.

    Dalam pertemuan kali ini, kedua menteri luar negeri itu akan membahas sejumlah isu yang menjadi perhatian Indonesia dan Timor Leste, seperti perundingan perbatasan, konektivitas, pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan kedua negara, kerja sama teknik serta kerja sama pendidikan dan pelatihan.

    "Pertemuan kami berlangsung secara efektif dan konstruktif. Kami sepakat untuk terus meningkatkan hubungan bilateral. Sebagai dua tetangga dekat, tidak ada pilihan lain bagi Indonesia dan Timor Leste selain menatap ke depan dan merajut hubungan yang semakin erat," ucap Menlu Retno.

    Baca: Kementerian Luar Negeri Bebaskan 14 WNI dari Ancaman Hukuman Mati

    Senada dengan Menlu RI, Menlu Timor Leste juga menyampaikan harapan untuk terus meningkatkan hubungan bilateral dengan Indonesia. "Saya menyampaikan banyak terima kasih kepada Menlu Retno Marsudi yang telah bersedia menerima kunjungan kami. Tujuan utama kami tetap untuk membangun hubungan baik kedua negara, terutama hubungan antar masyarakat," tutur Menlu Aurelio Guterres.

    Kedekatan Indonesia dan Timor Leste ditunjukkan dari intensitas pertemuan menteri luar negeri kedua negara. Sejak dibukanya hubungan diplomatik pada 2 Juli 2002, hubungan bilateral Indonesia-Timor Leste telah berkembang pesat dan semakin erat dengan visi jauh ke depan.

    Selama ini Indonesia dan Timor Leste telah mengembangkan kerja sama dalam berbagai bidang, seperti ekonomi dan investasi, perdagangan, kesehatan, pertanian dan sosial budaya serta saling memberikan dukungan dalam berbagai forum internasional. Proses rekonsiliasi Indonesia dan Timor Leste juga telah menjadi pembelajaran positif bagi masyarakat internasional.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.