Banyak Sekolah Tak Berkualitas, Ini Kata Persatuan Perawat

Perawat National Hospital ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pelecehan seksual terhadap pasien perempuan di Mapolrestabes Surabaya, Sabtu, 27 Januari 2018. TEMPO/Artika Farmita

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Harif Fadhillah tak membantah pernyataan anggota Komisi Kesehatan DPR, Irma Suryani, bahwa banyak perawat yang tak berkualitas karena sekolah keperawatan yang belum terstandarisasi.

Menurut Harif, kualitas seorang perawat memang berhubungan dengan tempat penyelenggara pendidikan keperawatan itu sendiri. "Kalau output lulusan ada hubungannya dengan kualitas penyelenggaraan, ya," kata Harif saat dihubungi Tempo pada Sabtu, 27 Januari 2018.

Baca: Akui Perbuatannya, Perawat RS National Hospital Minta Maaf

Kendati begitu, Harif melihat bahwa yang menjadi ukuran kualitas penyelenggara pendidikan keperawatan adalah akreditasi yang dikeluarkan lembaga akreditasi mandiri perguruan tinggi (LAM PT).

Adapun untuk para lulusan perawat, kata Harif, dianggap kompeten jika sudah lulus uji kompetensi nasional. Harif menuturkan, para perawat dinilai kompeten jika memenuhi tiga aspek, yaitu skill, pengetahuan, dan sikap.

Untuk etika keprofesian perawat, Harif mengatakan bahwa selama ini, organisasi seperti PPNI tak dilibatkan dalam kurikulum pendidikan keperawatan. "Selama ini memang kurikulum itu di wilayah institusi pendidikan. Sementara kaitan dengan etika itu yang punya wilayahnya organisasi profesi," ujarnya.

Baca: Perawat di Video Viral Pelecehan Seksual Dipecat Pihak RS

Irma Suryani, dalam sebuah diskusi, mengatakan kasus dugaan pelecehan seksual oleh perawat terhadap pasien di Rumah Sakit National Hospital Surabaya, harus dilihat dari hulu. Menurut Irma, banyak perawat yang tak berkualitas sebagai dampak kemunculan sekolah keperawatan yang belum terstandarisasi. "Banyak sekolah-sekolah perawat di daerah muncul yang tidak terakreditasi, kualitas juga tak memadai," kata Irma dalam diskusi di Gado-Gado Boplo, Jakarta Pusat, Sabtu, 27 Januari 2018.

Irma menyebutkan, jumlah perawat di Indonesia cukup banyak, yaitu sekitar 350 ribu orang. Jumlah itu tak sebanding dengan kebutuhannya yang hanya sekitar 280-290 ribu orang.

Karena jumlahnya melebihi kebutuhan, Irma menilai bahwa para lulusan perawat pun akhirnya tak bisa bersaing. Sehingga banyak yang menganggur dan menjadi tenaga sukarela saja. Irma mengimbau kepada Kementerian Ristekdikti untuk tidak sekedar memberikan rekomendasi izin membuka sekolah keperawatan. "Jangan berikan izin tanpa melihat kompetensi, akreditasi, dan kualitasnya," kata dia.






KAI Commuter Beri Penjelasan Mengapa Pelecehan Seksual di KRL Terus Berulang

1 hari lalu

KAI Commuter Beri Penjelasan Mengapa Pelecehan Seksual di KRL Terus Berulang

KAI Commuter menyatakan sudah melakukan berbagai upaya agar pelecehan seksual tak terjadi. Tapi mengapa terus berulang?


Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Terekam CCTV Analytic, Tak Boleh Lagi Masuk Stasiun

2 hari lalu

Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Terekam CCTV Analytic, Tak Boleh Lagi Masuk Stasiun

Tindakan pelecehan seksual kembali berulang di KRL. Pelaku sudah diserahkan ke polisi. Wajahnya terekam CCTV analytic, terlarang untuk masuk stasiun.


Pelecehan Seksual Kembali Terjadi di KRL, Pelaku Dekati Penumpang Wanita Lalu Masturbasi

3 hari lalu

Pelecehan Seksual Kembali Terjadi di KRL, Pelaku Dekati Penumpang Wanita Lalu Masturbasi

Pelaku pelecehan seksual di KRL ini melakukan masturbasi hingga ejakulasi. Pelaku sudah ditangkap Polres Metro Depok.


Penyandang Disabilitas Mental di Panti Rehabilitasi: Dipasung, Kemerdekaan Dirampas, dan Alami Pelecehan Seksual

6 hari lalu

Penyandang Disabilitas Mental di Panti Rehabilitasi: Dipasung, Kemerdekaan Dirampas, dan Alami Pelecehan Seksual

Penelusuran Perhimpunan Jiwa Sehat, para penyandang disabilitas mental ini alami pelecehan seksual dan dipasung di panti rehabilitasi.


Kasus Pelecehan Seksual Eksibisionis Ditutup, Ayah Sebut Pelaku Pernah Jadi Korban Perundungan

9 hari lalu

Kasus Pelecehan Seksual Eksibisionis Ditutup, Ayah Sebut Pelaku Pernah Jadi Korban Perundungan

Kasus pelecehan seksual eksibisionis terhadap pekerja rumah tangga di Sunter Jaya, Tanjung Priok, telah diselesaikan kekeluargaan.


R. Kelly Kembali Divonis Bersalah Atas Kasus Pornografi Anak

10 hari lalu

R. Kelly Kembali Divonis Bersalah Atas Kasus Pornografi Anak

R. Kelly dihukum atas kasus pornografi anak dan dakwaan lain karena membujuk anak di bawah umur untuk berhubungan seks dengannya.


Save the Children Dampingi 32 Kasus Kekerasan Tehadap Anak di Sumba

12 hari lalu

Save the Children Dampingi 32 Kasus Kekerasan Tehadap Anak di Sumba

Save the Children menyebutkan bahwa angka kekerasan seksual di NTT cukup tinggi.


Dituduh Lakukan Pelecehan, Ricky Martin Tuntut Balik Keponakan Rp 298 Miliar

16 hari lalu

Dituduh Lakukan Pelecehan, Ricky Martin Tuntut Balik Keponakan Rp 298 Miliar

Ricky Martin mengaku terus diteror lewat pesan singkat oleh keponakannya dengan kalimat mengancam dan diperas demi mendapatkan kompensasi.


Menag Yaqut Melihat Pola Pengasuhan di Pesantren Masih Kurang

17 hari lalu

Menag Yaqut Melihat Pola Pengasuhan di Pesantren Masih Kurang

Yaqut mengatakan pola pengasuhan di sekolah berbasis asrama masih menimbulkan berbagai kasus kekerasan hingga pelecehan seksual.


Israel Tarik Dubes untuk Maroko karena Tuduhan Pelecehan Seksual

19 hari lalu

Israel Tarik Dubes untuk Maroko karena Tuduhan Pelecehan Seksual

Israel telah memanggil pulang duta besarnya untuk Maroko, David Govrin, atas tuduhan pelecehan seksual dan korupsi