Survei SMRC: 87,6 Persen Masyarakat Menilai LGBT Ancaman

Pernikahan sesama jenis di Taiwan telah didiskusikan sejak 2000an. Pada 24 Mei 2017, Mahkamah Konstitusi Taiwan memutuskan bahwa hukum pernikahan Taiwan tidak konstitusional dan pasangan sesama jenis memiliki hak untuk menikah. straitstimes.com

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Media Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Ade Armando mengatakan mayoritas penduduk Indonesia menolak lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT).

Hal ini diketahui dari survei SMRC yang dilakukan pada Maret 2016, September dan Desember 2017 dengan jumlah responden 1.220 orang. Margin of error survei ini sebesar lebih kurang 3,1 persen sampai 3,2 persen.

Baca juga: Menteri Agama: Tak Ada Agama yang Mentolerir LGBT

Berdasarkan survei tersebut hampir seluruh penduduk Indonesia menilai LGBT adalah ancaman. Sebanyak 87,6 persen berpendapat demikian, sementara 10,8 persen berpandangan sebaliknya, dan sisanya tidak menjawab.

Jumlah tersebut sejalan dengan temuan berikutnya yaitu jika masalah LGBT dikaitkan dengan ajaran agama. Sebanyak 81,5 persen penduduk Indonesia menilai LGBT dilarang agama, dan 8,6 persen sebaliknya. "Dan ini berlaku untuk semua agama," kata Ade dalam diskusi Survei Kontroversi Publik Tentang LGBT di Kantor SMRC, Cikini, Jakarta, Kamis, 25 Januari 2018.

Selain itu, mayoritas masyarakat Indonesia menolak LGBT jika ada di dekatnya dan menjadi pemimpinnya. "Sekitar 80 persen keberatan LGBT jadi tetangganya, dan 90 persen tidak menerimanya jika jadi bupati, gubernur, atau presiden," ujar Ade.

Baca juga: Buya Syafii Minta Bambang Soesatyo agar DPR Tak Melegalkan LGBT

Meski penolakan terhadap LGBT kuat, jika pelakunya merupakan orang dekat maka jumlah masyarakat yang menolak dan menerima nyaris seimbang. Bila ada anggota keluarganya yang LGBT, maka 45,9 persen responden mau menerima dan 53,3 akan menolaknya.

Temuan lainnya adalah sebanyak 57,7 persen menyatakan LGBT punya hak hidup di Indonesia meski 41,1 persen sebaliknya. "Ini kabar menggembirakan bagi mereka yang percaya demokrasi dan HAM. Jadi ada toleransi," ujar Ade.






Pernyataan Soal LGBT Timbulkan Polemik, Zulkifli Hasan Menghindar

23 Januari 2018

Pernyataan Soal LGBT Timbulkan Polemik, Zulkifli Hasan Menghindar

Zulkifli Hasan tampak terburu-buru menuju mobilnya, menghindari wartawan yang bertanya soal LGBT.


JK Tidak Yakin Aturan tentang LGBT Lolos di DPR

23 Januari 2018

JK Tidak Yakin Aturan tentang LGBT Lolos di DPR

JK mengaku mengetahui tidak ada upaya di DPR untuk meloloskan aturan tentang LGBT.


Hidayat Nur Wahid Pernah Usul ke Jokowi Agar Buat UU LGBT

23 Januari 2018

Hidayat Nur Wahid Pernah Usul ke Jokowi Agar Buat UU LGBT

Hidayat mengatakan, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu pernah menyebut bahwa LGBT termasuk bagian dari proxy war.


Arsul Sani: Perluasan Pasal Perzinaan Bukan untuk Menghukum LGBT

23 Januari 2018

Arsul Sani: Perluasan Pasal Perzinaan Bukan untuk Menghukum LGBT

Anggota Panja RUU KUHP Arsul Sani mengatakan pasal perzinaan dan kriminalisasi kelompok LGBT bukan untuk menghukum orang berstatus LGBT.


DPR Sarankan Zulkifli Hasan Klarifikasi Pernyataan Soal LGBT

23 Januari 2018

DPR Sarankan Zulkifli Hasan Klarifikasi Pernyataan Soal LGBT

Zulkfili Hasan pernah menyampaikan bahwa ada lima partai di DPR yang menyetujui legalitas LGBT.


LGBT Cenderung Mengidap Penyakit Mental, ini Kata Psikolog

23 Januari 2018

LGBT Cenderung Mengidap Penyakit Mental, ini Kata Psikolog

Masyarakat dihebohkan lagi oleh kontroversi LGBT. Diskriminasi yang dialami LGBT akibatkan penyakit mental seperti depresi.


Menteri Agama: Tak Ada Agama yang Mentolerir LGBT

23 Januari 2018

Menteri Agama: Tak Ada Agama yang Mentolerir LGBT

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan tidak ada agama yang mentolerir lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT).


Soal LGBT, Psikolog : LGBT Bisa karena Faktor Lingkungan

22 Januari 2018

Soal LGBT, Psikolog : LGBT Bisa karena Faktor Lingkungan

Psikolog Rose Mini Agoes Salim mengatakan kepribadian atau karakter yang terbentuk dalam diri anggota LGBT bisa karena faktor genetik dan lingkungan.


Perilaku LGBT, dan Dampaknya Terhadap Masyarakat

22 Januari 2018

Perilaku LGBT, dan Dampaknya Terhadap Masyarakat

LGBT menjadi tema hangat yang dibicarakan masyarakat. Bagaimanakah dampak terhadap perilaku komunitas LGBT untuk masyarakat?


Adjie Pangestu Minta Masyarakat Tak Musuhi Kelompok LGBT

22 Januari 2018

Adjie Pangestu Minta Masyarakat Tak Musuhi Kelompok LGBT

Adjie Pangestu menganggap peran negara sangat penting dalam proses penyembuhan kelompok lesbian, gay, biseksual, dan transgender atau LGBT.