Kapolri Tito Karnavian Pimpin Rapat Pimpinan Polri di PTIK

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (tengah) didampingi Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis (kanan), Kadiv humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto (kiri) dan  KaroPenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Muhammad Iqbal (kedua kanan) memberikan keterangan kepada wartawan saat meresmikan Gedung Promoter di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, 19 Januari 2018. ANTARA FOTO/Reno Esnir

    Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (tengah) didampingi Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis (kanan), Kadiv humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto (kiri) dan KaroPenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Muhammad Iqbal (kedua kanan) memberikan keterangan kepada wartawan saat meresmikan Gedung Promoter di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, 19 Januari 2018. ANTARA FOTO/Reno Esnir

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian memimpin lanjutan rangkaian Rapat Pimpinan Polri 2018 di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Melawai, Jakarta Selatan pada Rabu, 24 Januari 2018. Rapat ini merupakan kelanjutan dari rapim bersama TNI kemarin.

    “Konteks yang akan kami bahas banyak yang bersangkutan dengan masalah-masalah penting, di antaranya Pilkada 2018, tahapan Pemilihan Pilres 2019, Asian Games, dan IMF World Bank,” kata Tito ketika membuka rapat tersebut.

    Baca: Menjelang Pilkada, TNI-Polri Rapat Kerja Bareng Tertutup

    Tito menekankan pentingnya pengamanan sejumlah acara tersebut. Saat ini, tahapan Pilkada 2018 telah melewati masa pendaftaran menuju masa penetapan. Polri telah mengantisipasi munculnya situasi panas sejak dimulainya tahapan Pilkada 2018. Situasi panas juga disinyalir akan muncul sejak tahap pendaftaran pasangan calon dalam Pilpres 2019 pada 4 Agustus 2018 mendatang.

    Dalam rapat kemarin, Polri bersama TNI juga membahas mengenai pengamankan Pilkada 2018, Pemilu 2019, dan pembangunan nasional. Saat rapat, anggota Polri dan TNI duduk berselang-seling.

    Tekait dengan persiapan Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018, kata Tito, Polri akan mengerahkan anggotanya untuk menjaga keamanan selama event berlangsung. Perhelatan olahraga tingkat Asia itu akan berlangsung di Jakarta dan Palembang.

    Baca: Jokowi Puji Kinerja TNI-Polri Sukseskan Pemilu dan Pilkada

    Selain itu, Tito juga menjelaskan soal pengamanan Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) pada 8-10 Oktober 2018. “Itu event yang tidak kalah penting karena akan dihadiri para ekonom, ahli finasial, serta para pengambil keputusan finance dari seluruh dunia,” ujarnya.

    Rapat pimpinan Polri 2018 hari ini dimulai pukul 7.14. Seluruh pejabat utama kepolisian menghadiri acara ini. Di antaranya adalah Wakapolri Komisaris Jenderal Syafruddin, Inspektur Pengawas Umum Polri Komisaris Jenderal Putut Eko Bayuseno, dan seluruh Kepala Kepolisian Daerah. Hadir pula sejumlah pensiunan Kapolri Jenderal (purnawirawan) Awaloedin Djamin, Jenderal (purnawirawan) Chairuddin Ismail, Jenderal (purnawirawan) Bambang Hendarsi Danuri, dan Jenderal (purnawirawan) Sutanto.

    Beberapa perwakilan institusi pengawas dan penegak hukum juga hadir dalam rapat tersebut. Di antaranya adalah Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi Inspektur Jenderal Heru Winarko, Ketua Umum Ombudsman RI Amzulian Rifai, Wakil Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Sandrayati Moniaga, Wakil Kepala Badan Intelijen Negara Letnan Jenderal Teddy Lhaksmana, dan Sekretaris Utama Badan Narkotika Nasional Brigadir Jenderal Sistersins Mamadoa.

    Rapat pimpinan Polri bersama TNI dibuka di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa, 23 Januari 2018. Rapat ini akan berakhir pada Kamis besok. Hari pertama, rapat dilakukan bersama. Namun, hari kedua dan ketiga, rapat digelar internal di markas masing-masing. Selama tiga hari itu, rapat berlangsung tertutup.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.