Wapres JK Akan Melayat ke Rumah Duka Daoed Joesoef

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana di rumah duka mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan masa Orde Baru, Daoed Joesoef, di Jalan Bangka, Jakarta Selatan. 24 Januari 2018. Maria Fransisca Lahur.

    Suasana di rumah duka mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan masa Orde Baru, Daoed Joesoef, di Jalan Bangka, Jakarta Selatan. 24 Januari 2018. Maria Fransisca Lahur.

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK akan di rumah duka mantan menteri pendidikan era Soeharto, Daoed Joesoef di Jalan Bangka VII Dalam, Mampang, Jakarta Selatan pada Rabu, 24 Januari 2018.

    "Saya baru saja dikabari, katanya Pak JK sedang dalam perjalanan," kata menantu Daoed, Bambang Pharmasetiawan di rumah duka.

    Baca: Daoed Joesoef Dikenal sebagai Sosok Guru yang Sempurna

    Pantauan Tempo, sampai saat ini belum ada pejabat atau tokoh yang melayat ke rumah duka, beberapa karangan bunga juga baru berdatangan. Namun sejak pagi, rumah duka sudah dipenuhi oleh kerabat serta siswa dari Sekolah Garuda Cendekia yang tak lain adalah bagian dari yayasan Budaya Luhur yang didirikan oleh Daoed.

    Kepergian Daoed Joesoef meninggalkan kesedihan mendalam bagi kerabat dan keluarga besar Yayasan Budaya Luhur yang didirikan oleh Daoed Joesoef dan Arief Rachman sejak 2011.

    Kepala sekolah SMA Garuda Cendekia Iwan Purnanto bercerita tentang sosok Daoed yang tegas dalam dunia pendidikan. "Beliau adalah sosok guru yang sempurna, tentu kami sangat merasa kehilangan," kata Iwan kepada Tempo di rumah duka.

    Baca: Daoed Joesoef Pernah Menolak Bakrie Award, Alasannya Kemanusiaan

    Daoed Joesoef meninggal pada Selasa, 23 Januari 2018 pukul 23.55. Daoed meninggal di Rumah Sakit Medistra, Jakarta Selatan setelah dirawat sejak Sabtu pekan lalu karena penyakit jantung yang dideritanya sejak usianya 73 tahun. Jenazah akan dimakamkan di TPU Giri Tama, Bogor siang ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.