Munaslub Hanura Kubu Sudding Resmi Umumkan Pemecatan OSO

Reporter

Dewan Penasihat Hanura Chairuddin Ismail membuka acara musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) Kubu Sarifuddin Sudding di bilangan Bambu Apus, Cilangkap, Jakarta Timur,18 Januari 2018. TEMPO/ewi Nurita

TEMPO.CO, Jakarta - Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) kubu Sarifuddin Sudding resmi memecat Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai ketua umum Partai Hanura.

Keputusan tersebut disampaikan Ketua Dewan Pengurus Pusat Partai Hanura Rufinus Hutauruk, yang memimpin rapat pleno Munaslub Hanura di kantor Dewan Pimpinan Pusat Hanura, di bilangan Bambu Apus, Jakarta Timur pada pukul 09.40, Kamis, 18 Januari 2018.

Baca: Sarankan Hanura Tak Pertahankan Oso, Ini Alasan Refly Harun

"Sesuai AD/ART Partai Hanura, dengan ini Saudara Oesman Sapta Odang resmi diberhentikan dari jabatannya," kata Rufinus sambil mengetok palu sidang.

Keputusan itu disambut dengan sorak-sorai perwakilan 27 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan 401 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura yang hadir dalam Munaslub Kubu Sudding itu.

Munaslub Partai Hanura untuk mengganti Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang dilakukan sebagai tindak lanjut dari mosi tidak percaya kepada OSO yang sudah mereka tanda tangani bersama sekitar 418 Dewan Pimpinan Cabang Partai Hanura. Karena hal tersebut, OSO dan Sarifuddin pun saling pecat.

Baca: Munaslub Hanura Kubu Sudding Dibuka Anggota Dewan Penasihat

Adapun Oesman Sapta Odang atau OSO mengatakan tanpa persetujuan dan sepengetahuan dia sebagai ketua umum, Munaslub Partai Hanura kubu Sarifuddin Sudding ilegal. "Tanpa izin saya, Munaslub itu ilegal," kata Oesman.

Namun, anggota Dewan Penasihat Partai Hanura Chairuddin Ismail mengklaim musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) Partai Hanura kubu Sarifuddin Sudding legal atau konstitusional.

"Acara ini digelar resmi dan konstitusional, kita tidak ingin gontok-gontokkan. Hanya ingin solid menyelesaikan permasalahan partai Hanura," kata Chairuddin Ismail di lokasi acara.






Hanura Belum Tentukan Sikap Soal Capres 2024, OSO: Nanti Desember 2022

11 hari lalu

Hanura Belum Tentukan Sikap Soal Capres 2024, OSO: Nanti Desember 2022

Partai Hanura sampai saat ini belum menentukan sikap soal calon presiden yang akan diusung di Pilpres 2024. OSO sebut situasi politik membingungkan.


Pasang Target Tinggi di Pemilu 2024, Partai Republiku: Harus Yakin Pecah Rekor

52 hari lalu

Pasang Target Tinggi di Pemilu 2024, Partai Republiku: Harus Yakin Pecah Rekor

Partai Republiku tak tanggung-tanggung memasang target lolos parlemen dan meraih suara di atas 30 persen di Pemilu 2024.


Kasus Dugaan Investasi Bodong Raja Sapta Oktohari Naik ke Tingkat Penyidikan

20 Januari 2022

Kasus Dugaan Investasi Bodong Raja Sapta Oktohari Naik ke Tingkat Penyidikan

Raja Sapta Oktohari dilaporkan karena diduga menghimpun dana nasabah tanpa izin dari BI dan dituduh melakukan penggelapan investasi


Deretan Pengurus Pemuda Pancasila yang Jadi Pejabat Negara

26 November 2021

Deretan Pengurus Pemuda Pancasila yang Jadi Pejabat Negara

Sebagai salah satu organisasi besar di Indonesia, Pemuda Pancasila memiliki sejumlah anggota yang pernah dan masih menjadi pejabat negara.


Gede Pasek Suardika Melepas Jabatan Sekjen Partai Hanura

28 Oktober 2021

Gede Pasek Suardika Melepas Jabatan Sekjen Partai Hanura

Gede Pasek Suardika memutuskan mundur sebagai Sekjen Partai Hanura. Ia mengaku membutuhkan tempat pengabdian baru.


Jejak Bisnis OSO Sekuritas Milik Oesman Sapta Odang yang Izinnya Dicabut BEI

8 Februari 2021

Jejak Bisnis OSO Sekuritas Milik Oesman Sapta Odang yang Izinnya Dicabut BEI

PT OSO Sekuritas Indonesia adalah perusahaan milik mantan Ketua DPD yang juga Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang. Begini jejak bisnisnya.


BEI Cabut Izin PT OSO Sekuritas Indonesia Milik Oesman Sapta Odang

5 Februari 2021

BEI Cabut Izin PT OSO Sekuritas Indonesia Milik Oesman Sapta Odang

BEI per hari ini, Jumat, 5 Februari 2021, mencabut surat persetujuan anggota bursa (SPAB) dari PT OSO Sekuritas Indonesia.


Jokowi Anugerahkan Bintang Jasa ke Puluhan Tokoh, termasuk Oesman Sapta Odang

13 Agustus 2020

Jokowi Anugerahkan Bintang Jasa ke Puluhan Tokoh, termasuk Oesman Sapta Odang

Upacara pemberian penghargaan oleh Jokowi dilakukan secara terbatas dan menerapkan protokol kesehatan.


Alvin Lim Nilai Laporan Raja Sapta Oktohari Kepadanya Salah Alamat

9 Juni 2020

Alvin Lim Nilai Laporan Raja Sapta Oktohari Kepadanya Salah Alamat

Pengacara dari LQ Indonesia Law Firm, Alvin Lim menilai laporan polisi tentang pencemaran nama baik yang dibuat oleh Raja Sapta Oktohari salah alamat.


Dugaan Pencemaran Nama Baik, Alvin Lim: Saya Belum Diperiksa

9 Juni 2020

Dugaan Pencemaran Nama Baik, Alvin Lim: Saya Belum Diperiksa

Alvin Lim mengaku belum pernah diperiksa oleh penyidik Polda Metro Jaya dalam kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap Raja Sapta Oktohari.