Airlangga Hartarto: Rangkap Jabatan Tergantung Presiden Jokowi

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto memberikan pernyataan perihal kemungkinan dirinya akan rangkap jabatan sebagai Menteri Perindustrian dan Ketua Umum Golkar (Istman /Tempo)

    Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto memberikan pernyataan perihal kemungkinan dirinya akan rangkap jabatan sebagai Menteri Perindustrian dan Ketua Umum Golkar (Istman /Tempo)

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang kini juga menjabat sebagai Menteri Perindustrian mengatakan bahwa sampai saat ini belum ada keputusan apakah dirinya akan terus rangkap jabatan. Presiden Joko Widodo atau Jokowi, kata ia, belum memutuskan.

    "Hal tersebut sepenuhnya hak prerogatif beliau," ujar Airlangga saat dicegat awak media di kompleks Istana Kepresidenan, Rabu, 18 Januari 2018.

    Baca: Presiden Jokowi Reshuffle Kabinet Pagi Ini

    Meski demikian, Airlangga menyatakan bahwa ada kemungkinan Sekretaris Jenderal Golkar Idrus Marham tidak akan merangkap jabatan setelah dilantik menjadi Menteri Sosial. Sebab, ia berencana mengubah struktur kepengurusan Golkar.

    Airlangga mengaku saat ini masih menggodok struktur kepengurusan Golkar setelah dirinya terpilih dalam musyawarah nasional luar biasa Golkar beberapa waktu lalu. Beberapa nama, kata dia, sudah disiapkan. "Kapan namanya akan disebutkan? Di waktu yang tepat," ujarnya.

    Baca: Idrus Marham Mengaku Tak Pernah Diajak Ngobrol Soal Menteri

    Hal senada disampaikan oleh Idrus Marham. Ketika ditanya awak media soal rangkap jabatan, dia menjawab statusnya di DPP Golkar tergantung kepada keputusan Airlangga Hartarto.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.