Aburizal Bakrie Restui Bambang Soesatyo Jadi Ketua DPR

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kiri) berbincang dengan Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie saat menghadiri pembukaan Rapimnas Partai Golkar di Jakarta Convention Center, 18 Desember 2017. ANTARA FOTO

    Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kiri) berbincang dengan Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie saat menghadiri pembukaan Rapimnas Partai Golkar di Jakarta Convention Center, 18 Desember 2017. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie menyatakan pihaknya menyetujui penunjukan Bambang Soesatyo sebagai ketua Dewan Perwakilan Rakyat menggantikan Setya Novanto. Persetujuan ini diambil setelah Dewan Pembina menggelar rapat, Ahad malam, 14 Januari 2018.

    "Dewan Pembina Partai Golkar dapat menyetujui dan mendukung penetapan saudara Bambang Soesatyo sebagai ketua DPR RI," kata Aburizal di Bakrie Tower, Jakarta Selatan, Ahad malam, 14 Januari 2018.

    Baca: Besok, Golkar Umumkan Nama Ketua DPR Pengganti Setya Novanto

    Aburizal mempertimbangkan, jika jabatan ketua DPR kosong akan menghambat mekanisme dan kinerja pimpinan DPR RI. Menurut dia, hal itu juga dapat menimbulkan citra buruk bagi Partai Golkar.

    Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar pun mengirim nama Bambang Soesatyo ke Dewan Pembina Golkar untuk dimintai pertimbangan. Aburizal menjelaskan berdasarkan Anggaran Dasar dan Rumah Tangga Partai menyebutkan bahwa kebijakan strategis partai harus dibahas bersama Dewan Pembina.

    Aburizal mengatakan kebijakan strategis tersebut adalah penetapan calon presiden dan calon wakil presiden dan penetapan pimpinan lembaga negara. "Kebijakan strategis harus dibicarakan antara dewan pembina dengan DPP Partai Golkar," ujarnya.

    Baca: Golkar Pastikan Bambang Soesatyo Diajukan Sebagai Ketua DPR

    Aburizal pun mengatakan faktor kondisi politik harus menjadi pertimbangan dalam menyetujui penunjukan Bambang sebagai ketua DPR. "Pilihan yang telah ditetapkan Partai Golkar itu tidak akan membawa dampak yang buruk bagi partai," katanya. Ia juga meyakini keputusan itu tak akan berdampak buruk bagi DPR.

    Nama Bambang Soesatyo muncul ketika Golkar tengah menyiapkan ketua DPR sebagai pengganti Setya Novanto yang sedang menjalani proses hukum. Setya yang juga sebelumnya Ketua Umum Partai Golkar terjerat korupsi proyek KTP elektronik. Rencananya penunjukan Bambang bakal diumumkan Senin, 15 Januari 2017.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.