Diajak Naik Sukhoi oleh Hadi Tjahjanto, Kapolri Tito: Saya Pusing

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian, Kepala Satuan TNI Angkatan Darat Jenderal Mulyono, dan Kepala Satuan Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi sebelum menaiki pesawat tempur Sukhoi SU-30 dalam upacara penyerahan brevet kehormatan penerbangan di Lapangan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, 19 Desember. Tempo/Zara Amelia Adlina

    Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian, Kepala Satuan TNI Angkatan Darat Jenderal Mulyono, dan Kepala Satuan Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi sebelum menaiki pesawat tempur Sukhoi SU-30 dalam upacara penyerahan brevet kehormatan penerbangan di Lapangan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, 19 Desember. Tempo/Zara Amelia Adlina

    TEMPO.CO, Jakarta - Panglima TNI sekaligus Kepala Satuan TNI Angkatan Udara Marsekal Hadi Tjahjanto mengajak Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian, Kepala Satuan TNI Angkatan Darat Jenderal Mulyono, dan Kepala Satuan Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi menaiki pesawat tempur Sukhoi SU-MK2. Setelah mendarat, Tito mengungkapkan perasaannya setelah menaiki pesawat tempur untuk pertama kalinya.

    "Saya merasa beruntung dan bangga karena bisa naik Sukhoi selama 30 menit tadi. Kalau saya bukan Kapolri, mungkin enggak bisa naik," kata Tito sambil terkekeh di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Rabu, 20 Desember 2017.

    Baca: Hadi Tjahjanto Ajak Kapolri, KSAD, dan KSAL Naik Pesawat Sukhoi

    Empat kepala matra tersebut masing-masing menaiki sebuah pesawat Sukhoi SU-MK2 yang dikemudikan prajurit TNI AU. Hadi, sebagai komando formasi penerbangan, mengajak Tito, Mulyono, dan Edi terbang dengan formasi Right Echelon, yakni diagonal miring ke kanan.

    Tito berujar, selama terbang, dia merasa pusing dengan berbagai manuver yang dilakukan pilotnya. "Nyaman awalnya, lalu dibawa manuver ke atas dan bawah, belok kiri dan kanan, pusing juga. Saya biasa menangkap maling, eh diajak naik pesawat. Kejut sana, kejut sini, pusing," ucapnya.

    Baca: Penjelasan Hadi Tjahjanto Soal Pembatalan Mutasi 16 Pati TNI

    Selain dibuat pusing oleh manuver pesawat, Tito, Mulyono, dan Edi mengaku sama-sama dikejutkan oleh rem pesawat yang dinaiki. Hadi menuturkan ketiganya dikagetkan oleh rem drag chute, yakni rem pesawat dengan parasut.

    Pengereman dengan teknik drag chute itu sengaja dirahasiakan dari ketiganya oleh Hadi. "Beliau bertiga tidak expect bahwa remnya menggunakan drag chute, sehingga semuanya kaget. Sengaja tidak dikasih tahu, biar merasakan sensasinya," kata Hadi sambil terbahak-bahak.

    Penerbangan tersebut dilakukan dalam rangka penyerahan brevet kehormatan penerbangan oleh Hadi Tjahjanto selaku KSAU kepada Kapolri, KSAD, dan KSAL. Ketiganya diberi badge berbentuk sayap warna tembaga yang disematkan di dada kiri. Brevet tersebut sebagai tanda soliditas antara TNI dan Polri.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?