Gempa Selatan Jawa, 3 Orang Meninggal dan 228 Bangunan Rusak

Reporter

Warga membersihkan material reruntuhan bangunan rumah pasca gempa bumi di Desa Sumelap, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, 16 Desember 2017. Gempa bumi berkekuatan 6,9 skala richter, mengakibatkan 21 rumah milik warga di Kota Tasikmalaya rusak sedang dan ambruk serta satu orang meninggal dan satu orang luka-luka. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan tiga orang telah meninggal akibat gempa bumi berkekuatan 6,9 skala Richter yang mengguncang wilayah bagian selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Yogyakarta pada Jumat malam, 15 Desember 2017. Kepala Pusat Data Informasi dan Hubungan Masyarakat BNPB Sutopo Purwo Nugroho menyampaikan bahwa satu korban jiwa tambahan adalah Aminah, 34 tahun, warga Jambon, Argosari, Kedayu, Kabupaten Bantul.

"Karena panik saat gempa, korban lari ke luar rumah dan terjatuh. Ketika dibawa ke Rumah Sakit Mitra Sehat kemudian meninggal," kata Sutopo di Graha BNPB, Jakarta Timur, pada Ahad, 16 Desember 2017.

Fatimah menambah panjang daftar korban jiwa yang sebelumnya berjumlah dua orang. Keduanya adalah Dede Lutfi, 62 tahun, warga Desa Gunungsahari, Kabupaten Ciamis, dan Aminah, 80 tahun, warga Sugihwaras, Pekalongan. Dede dan Aminah meninggal akibat tertimpa tembok rumah yang roboh.

Baca: Gempa Selatan Jawa, BNPB: Air Laut Surut dan Tsunami Itu Hoax

Sebagian wilayah Indonesia mengalami gempa bumi pada Jumat malam, 15 Desember 2017 hingga Sabtu pagi, 16 Desember 2017. Gempa terjadi di beberapa titik di wilayah selatan Pulau Jawa, di antaranya di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Yogyakarta.

Selain korban jiwa, Sutopo merinci sejumlah kerugian lain yang diderita akibat gempa itu. Di antaranya 228 bangunan mengalami rusak berat, 152 bangunan rusak sedang, 97 bangunan rusak ringan, dan 473 bangunan dengan tingkat kerusakan yang belum diklasifikasi serta beberapa bangunan fasilitas publik lainnya juga mengalami kerusakan.

Saat ini, BNPB bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Palang Merah Indonesia masih mencari serta mengevakuasi korban akibat gempa itu. Kerusakan itu tersebar di berbagai wilayah pusat gempa, yakni Pangandaran, Tasikmalaya, Ciamis, Kota Banjar, Garut, Banjarnegara, Cilacap, dan Pekalongan.

Baca: Jawa Barat Masih Mendata Jumlah Rumah Rusak Akibat Gempa 6,9 SR

Beberapa pengungsi juga sudah ditempatkan di pengungsian, rumah kerabat, atau fasilitas publik seperti balai desa. "Fokus kami juga kepada pemenuhan kebutuhan pengungsi," kata Sutopo.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami pada pukul 23.47 WIB. Namun, peringatan tersebut dicabut pada pukul 02.30 WIB setelah petugas tidak menemukan tanda-tanda tsunami. Hingga kini, BNPB telah mendeteksi 19 gempa susulan dengan kekuatan kurang dari 5 skala Richter.






BMKG Catat Lebih dari 100 Kali Gempa Susulan di Tapanuli Utara

9 jam lalu

BMKG Catat Lebih dari 100 Kali Gempa Susulan di Tapanuli Utara

Petakan dampak pascagempa kuat M5,8 di Tapanuli Utara, BMKG gelar survei mikroseismik.


Gempa Dangkal Magnitudo 5,0 Guncang Maluku

1 hari lalu

Gempa Dangkal Magnitudo 5,0 Guncang Maluku

Gempa tidak berpotensi tsunami


Gempa Terasa di Sumedang dari Sesar Darat Cileunyi-Tanjungsari

3 hari lalu

Gempa Terasa di Sumedang dari Sesar Darat Cileunyi-Tanjungsari

Sumber gempa tergolong dangkal dengan kedalaman 16 kilometer.


Gempa Tapanuli Utara Merusak Bangunan di 9 Kecamatan

4 hari lalu

Gempa Tapanuli Utara Merusak Bangunan di 9 Kecamatan

Gempa berkekuatan 5,8 Skala Richter yang terjadi di Kabupaten Tapanuli Utara menyebabkan kerusakan rumah warga dan fasilitas lainnya di 9 kecamatan.


Info Terkini, Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Halmahera

4 hari lalu

Info Terkini, Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Halmahera

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi.


Badan Geologi Sebut Potensi Bahaya Ikutan di Lokasi Gempa Tarutung, Likuefaksi?

5 hari lalu

Badan Geologi Sebut Potensi Bahaya Ikutan di Lokasi Gempa Tarutung, Likuefaksi?

Gempa terkini di Tarutung telah menyebabkan sedikitnya satu orang meninggal dan sembilan korban luka. Selain itu, lima bangunan roboh.


Gempa Tarutung, BMKG Catat Lebih dari 40 Gempa Susulan Hingga Pagi Ini

5 hari lalu

Gempa Tarutung, BMKG Catat Lebih dari 40 Gempa Susulan Hingga Pagi Ini

Gempa merusak di Tarutung yang terakhir terjadi satu dekade lalu. Pemicu sama, kekuatan sedikit lebih lemah, 165 rumah rusak.


Gempa di Tapanuli Utara Dinihari, Warga: Kencang Banget Seperti Mau Kiamat

5 hari lalu

Gempa di Tapanuli Utara Dinihari, Warga: Kencang Banget Seperti Mau Kiamat

Gempa berpusat di darat dengan intensitas guncangan sampai skala VI MMI. Dipastikan merusak dan jatuh korban. Simak data BMKG.


Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Gempa Darat Padang Panjang dan Pesawaran, Cuaca

5 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Gempa Darat Padang Panjang dan Pesawaran, Cuaca

Topik tentang dua gempa darat kembali terjadi di Sumatera pada Jumat pagi dan dinihari menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno Berita Hari Ini.


Gempa Dangkal Magnitudo 5,2 Guncang Jayapura Malam Ini

6 hari lalu

Gempa Dangkal Magnitudo 5,2 Guncang Jayapura Malam Ini

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif.