PKS Tunjuk Ledia Hanifa Gantikan Fahri Hamzah di Pimpinan DPR

Reporter:
Editor:

Widiarsi Agustina

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman saat temu jumpa dengan wartawan media nasional di gedung DPP PKS, Jakarta Selatan, 19 April 2016. TEMPO/Yohanes Paskalis

    Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman saat temu jumpa dengan wartawan media nasional di gedung DPP PKS, Jakarta Selatan, 19 April 2016. TEMPO/Yohanes Paskalis

    TEMPO, PADANG- Presiden Partai Keadilan Sejahtera Sohibul Iman mengatakan akan mengganti kursi Wakil Ketua DPR  yang diduduki Fahri Hamzah. PKS menunjuk Ledia Hanifa untuk menggantikan Fahri.

    "Karena ada pergantian Ketua DPR, alangkah eloknya Wakil Ketua DPR yang sudah diusulkan PKS dilaksanakan  bersamaan," kata Sohibul Iman saat berada di Kota Padang, Senin malam 11 Desember 2017.

    Sohibul menyebut sosok yang cocok untuk menggantikan Fahri yakni Ledia Hanifa. Ledia merupakan lulusan Psikologi Terapan Universitas Indonesia yang berasal dari daerah pemilihan Jawa Barat.

    BACA:PKS Kirim Surat Penggantian Fahri Hamzah dari Wakil Ketua DPR

    PKS mengirimkan surat terkait usulan penggantian Fahri Hamzah sebagai Wakil Ketua DPR. Sekretaris Fraksi PKS Sukamta mengatakan telah menyampaikan surat tersebut saat rapat Badan Musyawarah DPR hari ini, Senin 11 Desember 2017.

    Baca juga: Hak Angket KPK, PKS: Fahri Hamzah Bukan Anggota Fraksi PKS

    "Memang ada surat dari Dewan Pimpinan Pusat ke fraksi, fraksi meneruskan surat tersebut ke pimpinan," kata Sukamta di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin 11 November 2017. Usulan pencabutan Fahri Hamzah itu tertuang dalam surat dari pimpinan Fraksi PKS DPR RI No.09/EXT/FPKS/DPRRI/12/2017 tertanggal 11 Desember 2017.

    Baca juga: Rapat Paripurna Dipimpin Fahri Hamzah, Anggota PKS Walk Out

    ANDRI EL FARUQI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.