Bahas Soal Yerusalem, Jokowi Telepon Presiden Palestina

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Indonesia Joko Widodo menyambut kedatangan Presiden Palestina, Mahmoud Abbas sebelum berlangsungnya KTT Luar Biasa ke-5 OKI di JCC, Jakarta, 7 Maret 2016. KTT tersebut membahas Palestina dan Al-Quds Al-Sharif. REUTERS

    Presiden Indonesia Joko Widodo menyambut kedatangan Presiden Palestina, Mahmoud Abbas sebelum berlangsungnya KTT Luar Biasa ke-5 OKI di JCC, Jakarta, 7 Maret 2016. KTT tersebut membahas Palestina dan Al-Quds Al-Sharif. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel telah memicu kecaman global dari para pemimpin dunia. Presiden Joko Widodo atau Jokowi pun mengaku pada Jumat petang, 8 Desember 2017, baru berhasil menghubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas untuk mengutarakan sikap Indonesia.

    "Kemarin saya hubungi Presiden Mahmoud Abbas, dua kali, dan akhirnya bisa bicara pada malam harinya," ujar Jokowi di sela meninjau dampak bencana di Gunungkidul, Yogyakarta, Sabtu, 9 Desember 2017.

    Baca juga: Gara-gara Trump Soal Yerusalem, Jokowi Kesal dan Dongkol

    Kepada Presiden Palestina, Jokowi menyatakan ada empat sikap Indonesia merespons polemik terkait dengan Yerusalem itu. Pertama, Indonesia mengecam keras keputusan Amerika itu.

    Keputusan Amerika soal Yerusalem tersebut juga dinilai Presiden Jokowi bertentangan dengan semua resolusi dari Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang telah ada. "Pengakuan itu pun sangat membahayakan proses-proses perdamaian di sana yang sudah lama dirintis," ujar Jokowi.

    Kedua, Jokowi berjanji akan mengajak negara-negara lain untuk mendukung Palestina. "Indonesia akan mengajak negara lain tidak mengikuti apa yang dilakukan Amerika," ujarnya.

    Baca juga: Indonesia Minta Negara-negara Tetangga Tak Ikuti Langkah AS Soal Yerusalem

    Terakhir, ujar Jokowi, Indonesia menyatakan akan selalu bersama perjuangan rakyat Palestina. Menurut Jokowi, Presiden Mahmoud Abbas menyambut baik dukungan dari Indonesia. "Beliau berkata Indonesia konsisten dengan sikapnya terhadap Palestina sejak masa Presiden Sukarno," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Profil Ketua KPK Firli Bahuri dan Empat Wakilnya yang Dipilih DPR

    Lima calon terpilih menjadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk periode 2019-2023. Firli Bahuri terpilih menjadi Ketua KPK.