Minggu, 22 September 2019

Soal Mutasi 85 Pati TNI, Hadi Tjahjanto: Mutasi Itu Ada Aturannya

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • KSAU Marsekal Hadi Tjahjanto (depan) menghadiri Sidang Paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 7 Desember 2017. DPR menyetujui Marsekal Hadi Tjahjanto untuk diangkat menjadi Panglima TNI menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

    KSAU Marsekal Hadi Tjahjanto (depan) menghadiri Sidang Paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 7 Desember 2017. DPR menyetujui Marsekal Hadi Tjahjanto untuk diangkat menjadi Panglima TNI menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

    TEMPO.CO, Jakarta - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menanggapi soal mutasi 85 perwira tinggi yang dilakukan pendahulunya Jenderal Gatot Nurmantyo. Menurut Hadi Tjahjanto, mutasi tak bisa dilakukan sembarangan.

    "Mutasi itu ada aturannya," ujar Hadi seusai pelantikannya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 8 Desember 2017.

    Hal senada ia sampaikan ketika ditanyai apakah dirinya akan melakukan mutasi pejabat TNI juga. Ia berkata, mutasi harus mengacu pada petunjuk administrasi TNI. Salah satunya, hanya boleh dilakukan untuk perwira yang sudah menduduki suatu jabatan selama dua tahun.

    Baca juga: Alasan Etika, Jenderal Gatot Nurmantyo Batal Lantik 85 Perwira

    Selain hanya boleh dilakukan kepada mereka yang sudah melayani dalam jangka waktu tertentu, juga harus berdasarkan keperluan. "Jika memang diperlukan untuk kedinasan dalam rangka mendukung tugas pokok, mendukung visi dan misi pimpinan," kata Hadi Tjahjanto.

    Sebelumnya, sejumlah pengamat beranggapan bahwa mutasi 85 perwira tinggi yang dilakukan Gatotberpotensi menjadi masalah untuk Hadi. Sebab, akan membatasi gerak Hadi untuk melakukan mutasi perwira berdasarkan kebutuhannya.

    Mengacu pada pengalaman-pengalaman sebelumnya, seorang Panglima TNI baru umumnya akan melakukan mutasi untuk mendapatkan susunan perwira tinggi yang sesuai dengan visi misinya.

    Baca juga: Gatot Nurmantyo Jelaskan Prosedur Mutasi 85 Perwira TNI

    Sebelumnya Jenderal Gatot Nurmantyo menjelaskan bahwa mutasi yang ia lakukan terhadap 85 perwira tinggi sudah sesuai prosedur. Menurut Gatot, mutasi para perwira itu sudah melalui dewan kepangkatan dan jabatan tinggi TNI. Bahkan Gatot mengatakan Marsekal Hadi Tjahjanto ikut memaraf mutasi para perwira tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe