Pamit Menjelang Pensiun, Gatot Nurmantyo Diarak Prajurit Kopassus

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo diarak oleh para prajurit Kopasus usai memberikan pidato perpisahannya di Balai Komando Kopasus, Cijantung, Jakarta Timur. Kamis, 7 Desember 2017. TEMPO/Chitra Paramaesti.

    Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo diarak oleh para prajurit Kopasus usai memberikan pidato perpisahannya di Balai Komando Kopasus, Cijantung, Jakarta Timur. Kamis, 7 Desember 2017. TEMPO/Chitra Paramaesti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal Gatot Nurmantyo memberikan pengarahan terakhirnya pada ratusan prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat di Balai Komando Markas Kopasus, Kamis, 7 Desember 2017. Dalam pidatonya Gatot memuji para prajuritnya dan memberikan motivasi pada para prajurit itu.

    "Oleh karena itu, tugas saya akan segera berakhir," ucap dia, Kamis, 7 Desember 2017.

    Baca juga: Gatot Nurmantyo Lakukan Mutasi Sebelum Pensiun, Ini Tanggapan DPR

    Presiden Joko Widodo telah menunjuk KSAU Marsekal Hadi Tjahjanto menjadi calon Panglima TNI menggantikan Gatot, yang bakal pensiun Maret 2018. Surat penunjukan itu disampaikan ke Dewan Perwakilan Rakyat pada Senin lalu.

    Kemarin, Komisi Pertahanan DPR menggelar uji kelayakan dan kepatutan terhadap Hadi. Hasilnya, semua anggota komisi yang hadir menyatakan menerimanya.

    Hari ini Gatot berkunjung ke Kopassus untuk berpamitan. Dia juga akan  berkeliling ke satuan TNI satuan TNI lainnya di seluruh Indonesia.

    "Saya hari ini seharusnya ke Kostrad, Kopassus, dan Marinir. Besok pagi saya ke Paskas. Marinir Surabaya saya kumpulkan ke armada timur," kata Gatot.

    Usai memberikan pengarahan Gatot menerima jajar kehormatan dari jaga kesatrian Kopassus. Kemudian dia diarak oleh para prajurit dengan mars Kopasus. Seluruh prajurit itu berbaris sambil bertepuk tangan. Sesekali Gatot Nurmantyo menyalami para prajurit.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.