Hadi Tjahjanto Jadi Panglima TNI, Ini Harapan Kapolri Tito

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian memberi pernyataan seusai memimpin perayaan hari ulang tahun ke-67 Korps Polairud di Lapangan Udara Pondok Cabe, Tangerang Selatan, 5 Desember 2017. Tempo/Arkhelaus W.

    Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian memberi pernyataan seusai memimpin perayaan hari ulang tahun ke-67 Korps Polairud di Lapangan Udara Pondok Cabe, Tangerang Selatan, 5 Desember 2017. Tempo/Arkhelaus W.

    TEMPO.CO, Bogor - Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian menyambut baik penunjukkan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai calon Panglima TNI pengganti Jenderal Gatot Nurmantyo yang akan memasuki masa pensiun Maret 2018. Tito optimistis hubungan TNI dan Polri ke depan akan semakin baik.

    "Saya sangat optimistis hubungan Polri dengan TNI akan semakin baik, terutama dalam melaksanakan tugas-tugas mengamankan negara, terutama pilkada," kata Tito di Istana Bogor, Rabu, 6 Desember 2017.

    Baca: Calon Panglima TNI Hadi Tjahjanto Pertahankan Kumisnya

    Tito mengaku sudah lama mengenal Hadi. Menurut dia, Hadi memiliki interpersonal skill yang baik, kemampuan komunikasinya sangat baik.

    "Saya pun sudah kenal beliau pada waktu saya Kapolda Metro Jaya dan beliau Sesmil (Sekretaris Militer Presiden Joko Widodo), dan komunikasi kami sangat baik sekali. Sampai hari ini baik juga," kata Tito.

    Komisi Pertahanan Dewan Perwakilan Rakyat menyetujui penunjukkan Hadi Tjahjanto oleh Presiden Jokowi. Persetujuan itu diberikan hari ini setelah menggelar uji kelayakan dan kepatutan calon Panglima TNI.

    Baca: Hadi Tjahjanto Akan Dilantik Sebagai Panglima TNI Akhir Tahun Ini

    Sebelumnya, Presiden Jokowi mengajukan nama KSAU Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai calon Panglima TNI menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo yang akan pensiun. Surat itu dikirim ke DPR pada Senin, 4 Desember 2017.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kepolisian Menetapkan Empat Perusahaan Tersangka Kasus Karhutla

    Kepolisian sudah menetapkan 185 orang dan empat perusahaan sebagai tersangka karena diduga terlibat peristiwa kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.