Anak Setya Novanto Dwina Michaella Tak Akan Datang Panggilan KPK

Dwina Michaella merupakan anak perempuan satu-satunya dari Ketua DPR, Setya Novanto yang kini tengah terbelit kasus korupsi e-KTP. Michaella adalah anak kedua Setya Novanto bersama istri pertamanya, Luciana Lily Herliyanti. instagram.com

TEMPO.CO, Jakarta- Kuasa hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi, mengatakan Dwina Michaella tak akan menghadiri undangan pemeriksaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dwina merupakan putri kedua Setya yang rencananya diperiksa sebagai saksi pada hari ini dalam perkara korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

Fredrich mengatakan hal tersebut karena surat panggilan dari KPK belum diterima Dwina. "Gimana mau datang, panggilan isinya apa juga belum tahu," kata Fredrich kepada Tempo, Jumat, 24 November 2017.

Baca: Begini Jejak Keluarga Setya Novanto di Perusahaan Proyek E-KTP

Menurut Fredrich, memang ada surat panggilan yang diantar petugas KPK ke kediaman Setya. Namun, kata dia, Dwina sudah lama tak tinggal bersama Setya.

"Sama penjaga dikasih tahu, anak-anak sudah punya rumah sendiri-sendiri setelah menikah. Sudah dibawa kembali (surat panggilannya)," ujarnya.

Baca: Ini Alasan KPK Mencekal Istri Setya Novanto

KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Dwina sebagai saksi untuk Setya pada hari ini, Jumat, 24 November 2017. Setya menjadi tersangka dalam kasus korupsi e-KTP senilai Rp 5,84 triliun. Ketua Umum Partai Golkar ini resmi ditahan KPK sejak Ahad, 19 November 2017.

Komisi antirasuah memang tengah menelusuri keterlibatan Setya Novanto dan keluarganya dalam korupsi proyek e-KTP yang diduga merugikan negara hingga Rp 2,3 triliun. Kemarin, KPK sedianya juga memeriksa anak pertama Setya atau kakak Dwina, Rheza Herwindo. Namun Rheza mangkir dari panggilan tersebut.

Juru bicara KPK, Febri Diansyah, mengingatkan agar para saksi memenuhi kewajibannya menghadiri pemeriksaan. "Karena surat panggilan sudah disampaikan secara patut," ujar Febri di kantor KPK, Kamis, 23 November 2017.






Paulus Waterpauw Minta Lukas Enembe Mundur: Hati Saya Menangis

6 jam lalu

Paulus Waterpauw Minta Lukas Enembe Mundur: Hati Saya Menangis

Paulus Waterpauw meminta Lukas Enembe untuk melepaskan jabatannya sebagai Gubernur Papua.


Paulus Waterpauw Minta KPK Tak Izinkan Lukas Enembe Berobat ke Luar Negeri, Ini Alasannya

6 jam lalu

Paulus Waterpauw Minta KPK Tak Izinkan Lukas Enembe Berobat ke Luar Negeri, Ini Alasannya

Paulus Waterpauw mengusulkan ke KPK untuk tidak memberi izin Gubernur Papua Lukas Enembe untuk berobat ke luar negeri.


Eks Jubir KPK Febri Diansyah Jadi Pengacara Putri Candrawathi, Bolehkah Advokat Menolak Klien?

8 jam lalu

Eks Jubir KPK Febri Diansyah Jadi Pengacara Putri Candrawathi, Bolehkah Advokat Menolak Klien?

Publik mendesak eks Jubir KPK, Febri Diansyah, mengundurkan diri jadi pengacara Putri Candrawathi. Apakah kuasa hukum diperbolehkan menolak klien?


Jaksa Dakwa Eks Wali Kota Ambon Terima Suap Rp 11,259 Miliar

10 jam lalu

Jaksa Dakwa Eks Wali Kota Ambon Terima Suap Rp 11,259 Miliar

Wali Kota Ambon selama dua periode ini didakwa telah menerima suap dan atau gratifikasi dari sejumlah kepala dinas di Pemkot Ambon.


KPK Periksa Sejumlah Pejabat dan Karyawan Unila dalam Kasus Suap Rektor

11 jam lalu

KPK Periksa Sejumlah Pejabat dan Karyawan Unila dalam Kasus Suap Rektor

KPK memeriksa sejumlah pejabat dan karyawan Universitas Lampung (Unila) terkait tindak pidana suap yang melibatkan mantan Rektor Unila Karomani


KPK Segera Panggil Kembali Gubernur Papua Lukas Enembe

12 jam lalu

KPK Segera Panggil Kembali Gubernur Papua Lukas Enembe

Lukas Enembe ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pekerjaan atau proyek yang bersumber dari APBD Provinsi Papua.


Partai Demokrat Siapkan Tim Bantuan Hukum bagi Lukas Enembe

13 jam lalu

Partai Demokrat Siapkan Tim Bantuan Hukum bagi Lukas Enembe

Partai Demokrat menyiapkan bantuan hukum untuk kadernya sekaligus Gubernur Papua, Lukas Enembe, yang terjerat kasus korupsi oleh KPK.


Partai Demokrat Nonaktifkan Lukas Enembe dari Jabatan Ketua DPD Papua

13 jam lalu

Partai Demokrat Nonaktifkan Lukas Enembe dari Jabatan Ketua DPD Papua

Lukas Enembe dinonaktifkan dari jabatan Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Papua.


Lukas Enembe Mangkir Panggilan KPK, Moeldoko: Apa Perlu TNI Dikerahkan?

14 jam lalu

Lukas Enembe Mangkir Panggilan KPK, Moeldoko: Apa Perlu TNI Dikerahkan?

Kepala Staf Presiden Moeldoko mengatakan Gubernur Papua Lukas Enembe harus kooperatif dan memenuhi panggilan KPK.


Soal Kasus Lukas Enembe, AHY Duga Ada Intervensi Elemen Negara

14 jam lalu

Soal Kasus Lukas Enembe, AHY Duga Ada Intervensi Elemen Negara

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono membeberkan dua intervensi oleh elemen negara yang pernah dialami Lukas Enembe.