Menteri Asman: Tahun Depan Akan Dibuka Lagi Seleksi CPNS

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Makasar - Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Asman Abnur mengatakan pemerintah berencana membuka pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018. "Insya Allah tahun depan kita akan buka lagi formasi umum per kabupaten dan provinsi," kata Asman di Makassar, Jumat 10 November.

    Ia menambahkan nantinya formasi yang dibuka didasarkan atas usulan dari bupati dan gubernur. Dengan begitu, lanjut dia, pemerintah mengetahui bidang apa saja yang dibutuhkan suatu daerah. Misalnya, dia mencontohkan, kesehatan dan pendidikan, itu yang bakal menjadi prioritas. "Dan yang tahu itu masing-masing kepala daerah, jadi belum bisa kita tentukan kuota pegawai yang akan diterima," katanya.

    Baca: Lulus Tes CPNS Kemenkumham, Ini Tahapan yang Wajib Diikuti

    Asman berharap kepala daerah bisa memetakan formasi yang benar-benar dibutuhkan dan bidang yang ingin dikembangkan sehingga tak salah dalam menerima CPNS di daerah-daerah. "Jangan bidang pertambangan yang mau dikembangkan tapi yang diterima bukan pertambangan," ucapnya. Misalnya bidang pertanian mau dikembangkan tapi tak memilik PNS bidang pertanian, kata dia, "Itu kan enggak nyambung."

    Ia pun berharap Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan pemerintah daerah benar-benar mengkaji kebutuhan pegawai seperti apa yang dibutuhkan. "Kita akan buka secara nasional , tapi kita juga hitung kemampuan keuangan negara termasuk syarat belanja daerahnya. Enggak boleh lebih dari 50 persen, kalau ada belanja daerah sampai 70 persen lalu tambah lagi pegawai nanti uangnya habis belanja pegawai saja," tuturnya.

    Baca juga: Pengumuman CPNS Kemenkumham, Warganet Buat Tagar #SiapMengabdi

    Asman mengungkapkan saat ini jumlah honorer mencapai 4,3 juta orang, 1,1 juta di antaranya berasal dari kategori II. Karena itu, dia pun mengisyaratkan nantinya bakal memprioritaskan rekrutmen CPNS yang berasal dari honorer. "Kita berharap ke depan seleksi pegawai negeri betul-betul fair. Rekrutmen itu nantinya dilakukan terbuka," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.