Rotan Menjadi Komoditas Ekspor Primadona Kalimantan Tengah

Reporter

Editor


TEMPO Interaktif, Palangkaraya:Tahun 2008 mendatang ekspor rotan dari Kalimantan Tengah akan menjadi komoditas primadona selain minyak sawit mentah (CPO) dan pertambangan. Pemerintah daerah akan melakukan langkah-langkah pembenahan untuk menjadikan rotan sebagai primadona ekspor."Kita akan lakukan langkah-langkah pembenahan dengan menyiapakan sejumlah fasilitas alat bagi para petani rotan, seperti oven pengasapan dan lainnya agar yang dijual petani rotan bukan hanya rotan basah, tapi rotan setengah kering yang harganya jauh lebih mahal," ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kalimantan Tengah, Muchtar, di Palangkaraya, Kamis(5/7).Selama ini, kata dia, petani rotan di Kalteng hanya menjual rotan basah kepada kelompoknya seharga Rp 1.300 per kilogram, namun bila para petani dapat membuat rotan setengah kering, harganya bisa mencapai Rp 1.900 per kilogram."Pemerintah Provinsi Kalteng dan pemerintah daerah kabupaten harus membantu mereka dengan menyediakan sejumlah peralatan tersebut dan untuk itu perlu koordinasi agar rencana ini terwujud," pintanya.Pemerintah juga akan membantu pengrajin rotan untuk bisa melakukan perbaikan dalam mengolah rotan dari bahan setengan jadi menjadi barang jadi."Dengan adanya barang jadi, maka harga akan dapat bersaing dan kita akan mencarikan negara mana yang mau menerima barang kita. Namun yang menjadi permasalahan sekarang adalah disain dan cara pengolahan rotan itu belum banyak dimiliki para pengrajin rotan dan perlu pembinaan. Untuk itu kita akan lakukan pembinaan kepada mereka dan jelas itu perlu koordinasi," tuturnya.Berdasarkan data Disperindag Kalteng, rotan saat ini merupakan komoditas unggulan di Kalteng karena ekspornya terus mengalami peningkatan. Tahun 2005 lalu nilai ekspor rotan US$ 1.761.585,57, tahun 2006 US$ 2.701.402,98 dan tahun 2007 US$ 2.025.770,68. "Hanya saja ekspor rotan juga dibatasi oleh kuota, padahal komoditas rotan di Kalteng sangat melimpah," ujarnya.Karana WW





Berkat BRI, Pengusaha Anyaman Rotan Ini Pulih dan Semakin Tangguh

31 hari lalu

Berkat BRI, Pengusaha Anyaman Rotan Ini Pulih dan Semakin Tangguh

Keunggulan dari produk Dona Doni yaitu selalu melayani kebutuhan pelanggan dengan aneka desain produk yang variatif.


Kerajinan Bahan Keras dan 4 Teknik Pembuatan yang Sering Digunakan

28 Februari 2022

Kerajinan Bahan Keras dan 4 Teknik Pembuatan yang Sering Digunakan

Kerajinan bahan keras bisa menjadi salah satu bisnis yang cukup menjanjikan dan menawarkan keuntungan yang menggiurkan.


Petani Simeulue Bicara Jernang: Harga Buah Tinggi, Bebas Hama Babi

11 Februari 2022

Petani Simeulue Bicara Jernang: Harga Buah Tinggi, Bebas Hama Babi

Kalangan petani di Kabupaten Simeulue, Aceh, mulai membudidayakan tanaman jernang.


Helikopter Besi Bekas dari Jambi, Pembuatnya Lulusan SD

8 Juli 2021

Helikopter Besi Bekas dari Jambi, Pembuatnya Lulusan SD

Sebelum memanfaatkan besi bekas, dia membuat helikopter dari rotan dan mesin gergaji. Katanya bisa digunakan sampai beberapa tahun.


Dilema Harga Rotan Naik dan Pesanan Keranjang Parsel Meningkat 15 Persen

28 April 2021

Dilema Harga Rotan Naik dan Pesanan Keranjang Parsel Meningkat 15 Persen

Sejumlah perajin rotan di Kota Pekanbaru menyatakan permintaan keranjang parsel untuk Idul Fitri 1442 Hijriah meningkat


Tren Furniture 2020, Bahan Rotan Masih Favorit

13 Desember 2019

Tren Furniture 2020, Bahan Rotan Masih Favorit

Kesadaran akan lingkungan membuat orang menghindari furniture dari logam dan plastik serta lebih memilih bahan alami seperti rotan atau bambu.


Perkebunan Rotan Kalimantan Tengah Terancam Sawit

12 Oktober 2019

Perkebunan Rotan Kalimantan Tengah Terancam Sawit

Besar kemungkinan lahan yang selama ini ditanami rotan berubah menjadi kebun kelapa sawit karena lebih menguntungkan.


Perluasan Ganjil Genap, Pelapak Rotan di Pramuka: Kami Bakal Rugi

8 Agustus 2019

Perluasan Ganjil Genap, Pelapak Rotan di Pramuka: Kami Bakal Rugi

Seorang pedagang berharap DKI meninjau ulang kebijakan perluasan ganjil genap, mengingat di Jalan Pramuka banyak pertokoan dan kios rotan.


Penyelundupan Ekspor 40 Ton Rotan Senilai Rp 680 Juta Digagalkan

25 Juni 2019

Penyelundupan Ekspor 40 Ton Rotan Senilai Rp 680 Juta Digagalkan

Muatan tak dilengkapi dokumen kepabeanan ekspor rotan yang sah seperti surat pemberitahuan ekspor barang, persetujuan ekspor dan karantina tumbuhan.


Jokowi Ingin Bentuk Bulog Khusus Rotan

5 April 2019

Jokowi Ingin Bentuk Bulog Khusus Rotan

Setelah menerima sejumlah keluhan dari para pengrajin di Cirebon, Jokowi pun memiliki usul untuk membentuk Bulog khusus rotan.