Jokowi Mantu Kahiyang, Relawan Bawa Kopi Hingga Lobster

Reporter:
Editor:

Widiarsi Agustina

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi dan keluarganya saat ditemui di kediamannya, 29 Oktober 2017. TEMPO/Ahmad Rafiq

    Presiden Jokowi dan keluarganya saat ditemui di kediamannya, 29 Oktober 2017. TEMPO/Ahmad Rafiq

    TEMPO.CO, BOYOLALI -Presiden Jokowi mewanti-wanti tamu undangan pesta pernikahan putrinya Kahiyang Ayu dengan Bobby Nasution tak perlu memberikan sumbangan atau membawa bingkisan. Namun para relawan Jokowi dari berbagai daerah yang datang dengan inisiatif pribadi, emoh hanya membawa badan. Mereka membawa beragam oleh-oleh untuk dibagikan sesama relawan yang menginap di Asrama Haji Donohudan Kabupaten Boyolali, Senin 6 November 2017.

    Aneka rupa oleh-oleh yang dibawa. Kain ulos dari Toba, manisan dari Samosir, Kopi dari Papua hingga Lobster dari Nias. "Semua adalah oleh-oleh dari relawan" kata Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (SOLMET), Silver Matutina saat ditemui Tempo di Asrama Haji Donohudan Boyolali pada Senin sore, 6 November 2017.

    SOLMET adalah salah satu dari puluhan organisasi relawan pendukung Jokowi yang hendak menghadiri pernikahan Kahiyang dan Bobby Nasution pada Rabu, 8 November 2017. Silver mengatakan, 400 relawan SOLMET dari berbagai daerah seperti Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Riau, dan Papua, sudah berangkat dari rumah masing-masing sejak Ahad lalu.

    Karena Jokowi tidak bersedia menerima sumbangan berbentuk apapun dalam pernikahan putrinya, Silver mengatakan, seluruh oleh - oleh dari para relawan tersebut akan dijual di pasar dadakan di dalam kawasan Asrama Haji Donohudan Boyolali mulai Selasa, 7 November 2017.

    “Di Asrama Haji Donohudan ini akan dibuka stan - stan untuk berbagai organisasi relawan yang menjual bermacam oleh - oleh untuk masyarakat Kota Solo dan sekitarnya. Harganya sudah pasti terjangkau,” kata Silver yang juga sebagai Koordinator Keamanan relawan yang akan menghadiri acara pernikahan Kahiyang dan Bobby.

    Silver menambahkan, sebanyak 400 relawan yang tergabung dalam SOLMET terdiri dari berbagai lapisan masyarakat, mulai dari pengusaha sampai pedagang kaki lima. “Organisasi menyediakan subsidi bagi relawan yang naik kereta api Rp 150.000 dan Rp 100.000 untuk yang naik bus. Kalau yang naik pesawat mereka biaya sendiri. Ada juga beberapa relawan yang datang pakai mobil pribadi,” kata Silver.

    Salah satu relawan SOLMET dari Sumatera Selatan, Ojak Martua Rajasitungkir, membawa beberapa oleh - oleh khas seperti kacang sihobuk. “Kacang sihobuk ini jajanan khas di Tarutung, Tapanuli Utara. Kami juga bawa kain ulos dari Toba dengan bermacam motif,” kata Ojak.

    DINDA LEO LISTY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.