Uang Palsu Senilai Belasan Juta Ditemukan di Ranting Pohon

Reporter:
Editor:

Widiarsi Agustina

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas menunjukkan barang bukti uang palsu saat rilis pengungkapan jaringan produksi dan peredaran uang palsu di Bareskrim Polri, Jakarta, 18 Oktober 2017. Tempo/Fakhri Hermansyah.

    Petugas menunjukkan barang bukti uang palsu saat rilis pengungkapan jaringan produksi dan peredaran uang palsu di Bareskrim Polri, Jakarta, 18 Oktober 2017. Tempo/Fakhri Hermansyah.

    TEMPO.CO, JakartaUang palsu dan uang mainan ditemukan menggantung dan terbungkus plastik di ranting pohon di Batang, Jawa Tengah. Uang palsu senilai belasan tersebut saat ini diamankan Mapolsek Wonotunggal, Batang.

    Kapolres Batang Ajun Komisaris Besar Edi S Sinulingga mengungkapkan uang palsu tersebut ditemukan di depan sebuah sekolah di Dukuh Ujungbiru, Desa Braya, Kecamatan Wonotunggal. Uang tersebut kali pertama ditemukan oleh siswa MI pada Sabtu akhir pekan lalu.

    "Mereka menemukannya di ranting pohon Cemara depan Sekolah setempat lalu melaporkannya ke Polsek Wonotunggal," ungkap Edi Selasa, 24 Oktober 2017.

    Dia menjelaskan uang palsu itu jumlahnya Rp 11.850.000. Dengan rincian 118 lembar pecahan uang seratus ribu rupiah dan 1 lembar pecahan uang lima puluh ribu rupiah. Selain uang palsu, ditemukan uang mainan yang jumlahnya mencapai Rp 20.020.000. "Rinciannya 200 lembar pecahan uang seratus ribu rupiah dan 2 lembar uang pecahan sepuluh ribu rupiah."

    BACA:Bareskrim Sebut 6 Daerah Jadi Tempat Peredaran Uang Palsu

    Kapolsek Wonotunggal AKP Donni Krestanto menambahkan, dalam kantong plastik tersebut juga ditemukan dua buah mainan berbentuk hewan babi dan berbentuk menyerupai dewa. lalu dua mainan berbentuk naga serta lima batu warna putih.

    "Penemuan sekitar pukul 07.00 WIB, ada tiga siswa di sekolah itu sedang dalam perjalanan ke sekolah. Ketika melewati pohon, mereka melihat ada plastik warna hitam yang berada di ranting. Kemudian kantong plastik ini di ambil Salah satu siswa karena penasaran isi barang tersebut," jelas Donni.

    Setelah diketahui berisi uang palsu, lanjut Donni, ketiga siswa tersebut memberitahu Kepala Sekolah setempat dan melaporkan kejadian ini ke polisi. "Untuk sementara ini semua barang bukti masih diamankan kantor kami. Kami berkoordinasi dengan Satreskrim Polres untuk mengusut dan menindaklajuti penemuan uang palsu dan mainan ini," terang Donni.

    MUHAMMAD IRSYAM FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.