Densus 88 Tangkap 2 Terduga Teroris di Riau

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana penggeledahan rumah salah satu terduga teroris di Riau. TEMPO/Riyan Nofitra

    Suasana penggeledahan rumah salah satu terduga teroris di Riau. TEMPO/Riyan Nofitra

    TEMPO.CO, Pekanbaru - Detasemen Khusus 88 Antiteror menangkap dua pria terduga teroris di Kabupaten Kampar, Riau, Selasa, 24 Oktober 2017. Kedua orang itu adalah WW alias Abu Afif, 42 tahun, dan BST alias Abu Ibrahim.

    Polisi menangkap keduanya di sebuah rumah di Perumahan Taman Griya Anggrek, Kubang Raya, Kampar, sekitar pukul 10.00 WIB. Tidak lama kemudian, Densus 88, yang dibantu Kepolisian Resor Kampar, menggeledah sebuah rumah milik Abu Ibrahim di Perumahan Pandau Permai, Jalan Giam XII, Kampar.

    Baca: Jokowi dan Gatot Nurmantyo Singgung Bioterorisme di Acara WHO

    Kedatangan petugas bersenjata lengkap itu mengejutkan warga sekitar. Masyarakat yang penasaran dengan penggeledahan turut berkerumun di depan rumah bercat kuning milik Abu Ibrahim. Berdasarkan pantauan Tempo, petugas kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti yang dimuat di dalam koper.

    Kapolres Kampar Ajun Komisaris Besar Deni Okvianto yang ditemui di lokasi membenarkan penggeledahan tersebut berkaitan dengan dugaan terorisme. Namun Deni enggan menjelaskan lebih rinci peran dan latar belakang kedua terduga teroris yang diamankan tersebut. "Kami tidak tahu, tugas kami di sini hanya mem-back-up tim dari Densus," kata Deni.

    Baca: BNPT: Pendanaan Terorisme Terkait ISIS Meningkat sejak 2014

    Sementara itu, Ketua RT setempat, Zainal Arifin, mengakui BST alias Abu Ibrahim baru menempati rumah tersebut enam bulan lalu. Sebelumnya, kata dia, Abu Ibrahim pernah melapor baru saja pindah dari Lubuh Basung, Sumatera Barat.

    Saksikan: Begini Penangkapan 4 Terduga Teroris di Riau

    Abu Ibrahim bekerja sebagai pemasang instalasi listrik. "Waktu itu pernah melapor, namanya Beni, pindahan dari Lubuk Basung," kata Zainal.

    Sejak menempati rumah itu, Zainal mengaku tidak melihat adanya tingkah Abu Ibrahim yang mencurigakan. "Dia biasa saja. Kadang, kalau kami gotong royong, dia ikut membantu," ujarnya.

    Baca juga:Inilah Tiga Penyebab Ide Densus Antikorupsi Bikin Gaduh


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.