Minggu, 25 Februari 2018

Partai Berkarya Besutan Tommy Soeharto Mendaftar ke KPU

Reporter:

Budiarti Utami Putri

Editor:

Kukuh S. Wibowo

Jumat, 13 Oktober 2017 13:31 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Partai Berkarya Besutan Tommy Soeharto Mendaftar ke KPU

    Sekjen Partai Berkarya Badaruddin Picunang menyerahkan berkas pendaftaran partai kepada Ketua KPU Arief Budiman di KPU Pusat, Jakarta, 13 Oktober 2017. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Berkarya besutan Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai peserta pemilihan umum 2019, Jumat, 13 Oktober 2017. Partai yang didirikan putra bungsu mantan Presiden Soeharto ini menjadi partai keenam yang mendaftar ke KPU.

    Sekretaris Jenderal Partai Berkarya Badarudin Andi Picunang mengatakan Partai Berkarya menargetkan lolos sebagai peserta pemilu 2019. "Target terdekat kami adalah bagaimana bisa ikut pemilu 2019 dulu," katanya.

    Baca: Partai Besutan Tommy Soeharto Dideklarasikan di Medan

    Badar berujar Partai Berkarya telah menyiapkan berkas kepengurusan di 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota. Adapun yang telah menyerahkan berkas sebanyak 452 atau 88 persen dari keseluruhan.

    Menurut dia, Partai Berkarya akan melengkapi persyaratan  hingga batas akhir pendaftaran pada Senin, 16 Oktober 2017. Jika resmi lolos, kata Badarudin, Partai Berkarya menargetkan perolehan satu kursi legislatif di setiap provinsi.

    Simak: Partai Berkarya Besutan Tommy Soeharto Yakin Ikut Pemilu 2019

    Badarudin optimistis Partai Berkarya bakal mengikuti kontestasi pemilu 2019. Menurut dia, partai yang didirikan Tommy Soeharto dan disebut-sebut ingin mengembalikan semangat Soeharto ini hadir sebagai alternatif untuk masyarakat.

    "Pencinta ayahanda beliau (Tommy Soeharto), almarhum Soeharto, masih ada dan mungkin harapan-harapan terhadap putra beliau. Itu mungkin yang membuat mereka tertarik dengan Partai Berkarya," ucap Badarudin.


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Billy Graham, Pendeta Penasehat Presiden Amerika Serikat, Wafat

    Billy Graham, pendeta paling berpengaruh dan penasehat sejumlah presiden AS, wafat di rumahnya dalam usia 99 tahun pada 21 Februari 2018.