Kata Mantan Panglima Moeldoko Soal HUT TNI ke-72

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal Moeldoko (kanan) bersalaman dengan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo usai dilantik sebagai Panglima TNI di Istana Negara, Jakarta, 8 Juli 2015. Tempo/ Aditia Noviansyah

    Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal Moeldoko (kanan) bersalaman dengan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo usai dilantik sebagai Panglima TNI di Istana Negara, Jakarta, 8 Juli 2015. Tempo/ Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Perayaan HUT TNI ke-72 akan digelar pada 5 Oktober 2017 di Cilegon, Banten. Mantan Panglima TNI Jenderal Purnawirawan Moeldoko mengatakan dalam perayaan itu akan dilihat bagaimana kondisi TNI ke depannya. "Bagaimana postur TNI ke depan, akan terlihat," ungkapnya di Jakarta, Rabu, 4 Oktober 2017.

    TNI mengadakan HUT ke-72 2017 kali ini di Dermaga Indah Kiat Cilegon. Tema ulang tahun TNI kali ini adalah bersama rakyat TNI kuat.

    Ulang tahun TNI ini akan diisi oleh upacara serta parade dari anggota TNI. Rangkaian acara nantinya antara lain seperti pertunjukan Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista), pencak silat TNI, latihan gabungan TNI, serta sosio drama.

    Baca juga: HUT TNI ke-72, Gatot Nurmantyo: Kekuatan TNI Bersama Rakyat

    Menurut Moeldoko postur TNI ke depan akan terlihat pada HUT TNI. Dia mengatakan dari perayaan nanti akan terlihat pembinaan yang dilakukan kepada prajurit setiap tahunnya yang merupakan pertanggungjawaban TNI kepada rakyat. "Selama ini TNI telah membina prajurit dengan baik, profesional, dan seterusnya," ujarnya.

    Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menjelaskan mengapa HUT TNI ke-72 mengambil tema Bersama Rakyat TNI Kuat. Dia mengatakan tema itu membuktikan dahulu saat merebut kemerdekaan TNI selalu berjuang bersama rakyat.

    "Maka sentral kekuatan TNI adalah bersama rakyat," ungkap Gatot Nurmantyo di Cilegon, Banten, 3 Oktober 2017. "Tanpa rakyat TNI tidak ada apa-apanya," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.