La Nyalla Mundur dari Pencalonan Gubernur Jatim Melalui Demokrat

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terdakwa kasus dugaan korupsi dana hibah Kadin Jawa Timur periode 2011-2014, La Nyalla Mattalitti (kiri), sebelum sidang putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, 27 Desember 2016. TEMPO/Ilham Fikri

    Terdakwa kasus dugaan korupsi dana hibah Kadin Jawa Timur periode 2011-2014, La Nyalla Mattalitti (kiri), sebelum sidang putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, 27 Desember 2016. TEMPO/Ilham Fikri

    Surabaya – Ketua Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur La Nyalla Mattalitti memutuskan mundur dari kontestasi pendaftaran Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018 melalui Partai Demokrat. Ia mengaku kecewa lantaran partai berlambang mercy itu memperpanjang masa pendaftaran bakal calon gubernur tanpa pemberitahuan resmi.

    Berkat perpanjangan itu pula Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa diperbolehkan mendaftar pada detik-detik terakhir. “Ada inkonsistensi atas komitmen waktu pendaftaran yang sudah disepakati bersama para calon,” kata dia kepada wartawan di Graha Kadin Jawa Timur, Senin, 2 Oktober 2017.

    Baca: La Nyalla Maju Calon Gubernur Jawa Timur, Gerindra Tunggu Prabowo

    Sebelumnya, Partai Demokrat Jawa Timur membuka pendaftaran bakal calon Gubernur Jawa Timur dalam dua gelombang. Gelombang pertama pada 12-31 Juli 2017. Gelombang kedua pada 20-30 September 2017.

    Menurut La Nyalla, pembukaan pendaftaran kembali merupakan edukasi politik yang tak baik ke publik. Perubahan jadwal itu tak melalui proses pemberitahuan kepada calon yang sebelumnya sudah mendaftar. “Untuk itu, dengan kesadaran penuh berlandaskan akal sehat dan tanggung jawab serta komitmen saya untuk masyarakat Jawa Timur, saya mundur dari pendaftaran pencalonan Gubernur Jawa Timur dari Partai Demokrat. Ini soal komitmen dan kredibilitas dari sebuah proses politik yang seharusnya transparan, akuntabel, dan amanah,” ucapnya.

    Meski kecewa, ia menyatakan tetap menjaga komunikasi dengan partai politik lainnya. “Komunikasi dengan parpol lain tetap berjalan normal. Kemarin saya sudah bertemu Pak Prabowo, juga bertemu Pak Amien Rais.

    Simak: Pilkada Jatim, La Nyalla: Sudah Bertemu Prabowo dan Amien Rais

    Keputusan mundur bekas Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) itu juga sudah bulat. Ia menyatakan tak akan tergoda maju melalui Partai Demokrat walaupun dirayu. “Saya sudah punya sikap. Ini sudah final. Sudahlah, saya dirayu juga nggak ada gunanya. Semua ini saya ikhlas dibeginikan,” tutur dia.

    Hingga hari terakhir, ada enam kandidat bakal calon gubernur yang mendaftarkan diri melalui Partai Demokrat Jawa Timur. Mereka adalah Saifullah Yusuf alias Gus Ipul, La Nyalla Mattalitti, Inspektur Provinsi Jawa Timur Nurwiyatno alias Cak Nur, Ketua DPP Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf, dan Komisaris Besar Syafiin alias Gus Syaf. Menteri Khofifah juga mengambil formulir bacagub beberapa jam sebelum pendaftaran ditutup, Sabtu malam, 30 September 2017.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.