Sukabumi Tetapkan KLB Kasus Keracunan Sate Kambing

Reporter

Minggu, 3 September 2017 08:10 WIB

Panitia mempersiapkan potongan daging dari hewan kurban di Desa Ulee Lheu, Banda Aceh, Aceh, 1 September 2017. Data Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan provinsi Aceh mencatat jumlah hewan kurban di 23 kabupaten/kota sejumlah 18.901 ekor sapi, 3.603 ekor kerbau dan 23.030 ekor kambing dikurbankan pada Iduladha 2017. ANTARA/Irwansyah Putra

TEMPO.CO, Sukabumi - Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi Jawa Barat menetapkan kasus keracunan sate kambing 36 warga di Kampung Pasirangin menjadi kejadian luar biasa (KLB). Alasannya, jumlah korban akibat kasus ini lebih dari dua orang.

"Kasus keracunan di Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug ini masuk dalam KLB," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Sukabumi Harun Al Rasyid, Sabtu 2 September 2017.

Baca : 4 Hal yang Bisa Memicu Keracunan Makanan

Saat ini, menurut Harun, semua korban sudah ditangani secara medis. Seluruh biaya pengobatan korban keracunan pun ditanggung Pemerintah Kabupaten Sukabumi sesuai aturan kasus KLB.

Selain itu, kata Harun, pihaknya juga sudah mengambil sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan masal. Sampel tersebut sudah dibawa ke laboratorium Dinas Kesehatan Provinsi Jabar dan tinggal menunggu hasilnya.

Baca : Cara Sehat Konsumsi Daging Kurban

"Saat ini kami fokus penanganan korban untuk memulihkan kembali kesehatannya. Dan diharapkan seluruh korban bisa sehat lagi," kata Harun.

Sebanyak 36 orang warga Kampung Pasirangin, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat mengalami keracunan usai menyantap satai kambing kurban pada Jumat 1 September 2017 malam lalu. Namun, warga mulai merasakan gejalanya, seperti muntah, pusing, lemas, hingga buang air pada keesokan harinya.

Camat Cicurug Agung Gunawan mengatakan sebelum prosesi penyembelihan hewan kurban, pihaknya telah mensosialisasikan kepada warga agar dalam pengolahan daging kambing dilakukan dengan higienis, mulai dari perabotannya hingga bumbunya.

Berdasarkan catatan, dari jumlah korban tersebut, sebanyak 29 orang dirawat di Puskesmas Cicurug dan sisanya dirujuk ke Rumah Sakit Betha Medicare karena kondisinya kritis. "Semua korban sudah ditangani dan sebagian ada yang pulang karena kondisi kesehatannya membaik. Tim medis pun memberikan obat antibiotik dan memberikan cairan infus," kata Agung.

ANTARA

Berita terkait

9 Tips Mengatasi Masalah Kesehatan saat Liburan dari Keracunan Makanan hingga Dehidrasi

7 hari lalu

9 Tips Mengatasi Masalah Kesehatan saat Liburan dari Keracunan Makanan hingga Dehidrasi

Ada kalanya saat liburan tidak berjalan sesuai rencana. Tidak hanya masalah akomodasi tapi juga masalah kesehatan. Simak tips berikut ini

Baca Selengkapnya

150 Pelajar di Kabupaten Sukabumi Mendapatkan Beasiswa

14 hari lalu

150 Pelajar di Kabupaten Sukabumi Mendapatkan Beasiswa

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi memberikan beasiswa kepada 150 pelajar terbaik dari berbagai daerah di wilayahnya.

Baca Selengkapnya

Wakil Bupati Ingin Wujudkan Sukabumi Bebas Korupsi

15 hari lalu

Wakil Bupati Ingin Wujudkan Sukabumi Bebas Korupsi

Wakil Bupati Sukabumi H Iyos Somantri mengikuti Rapat Koordinasi Program Pemberantasan Korupsi Wilayah II, Diseminasi MCP tahun 2024 dan tindaklanjut rekomendasi hasil survei penilaian integritas (SPI) tahun 2023 dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI secara Virtual dari Pendopo, pada Selasa, 23 April 2024.

Baca Selengkapnya

Bupati Sukabumi Sosialisasikan Peraturan untuk Kembangkan Potensi Daerah

15 hari lalu

Bupati Sukabumi Sosialisasikan Peraturan untuk Kembangkan Potensi Daerah

Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Sukabumi mensosialisasikan Peraturan Bupati (Perbup) nomor 13 tahun 2024 tentang Tata Kelola Inovasi Daerah kepada sejumlah perangkat daerah dan kecamatan, di Hotel Augusta Cikukulu, pada Selasa, 23 April 2024.

Baca Selengkapnya

Kenali Gejala-gejala dan Cara Mencegah Keracunan Makanan

15 hari lalu

Kenali Gejala-gejala dan Cara Mencegah Keracunan Makanan

Berikut beberapa gejala yang mungkin muncul saat terjadi keracunan makanan dan cara untuk menghindari keracunan makanan

Baca Selengkapnya

Puluhan Orang di Cianjur Keracunan Makanan, Apa Saja Pertolongan Pertama Keracunan Makanan?

15 hari lalu

Puluhan Orang di Cianjur Keracunan Makanan, Apa Saja Pertolongan Pertama Keracunan Makanan?

Apa saja pertolongan pertama untuk keracunan makanan sebelum terlambat untuk diatasi?

Baca Selengkapnya

Sekda Pemkab Sukabumi Dorong Efektifitas Pengelolaan APBN

16 hari lalu

Sekda Pemkab Sukabumi Dorong Efektifitas Pengelolaan APBN

Ade Suryaman, menghadiri acara penting terkait penyaluran TKD dan pemberian penghargaan kinerja di Aula Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Sukabumi pada Senin, 22 April 2024.

Baca Selengkapnya

Kabupaten Sukabumi Pertahankan UHC, Sekda: Masyarakat Berobat Langsung Dilayani

50 hari lalu

Kabupaten Sukabumi Pertahankan UHC, Sekda: Masyarakat Berobat Langsung Dilayani

Berbagai program terus disiapkan agar Kabupaten Sukabumi dapat mempertahankan UHC.

Baca Selengkapnya

Sekda Kabupaten Sukabumi Berkolaborasi Kembangkan Pariwisata Daerah

50 hari lalu

Sekda Kabupaten Sukabumi Berkolaborasi Kembangkan Pariwisata Daerah

ASITA bersama pemerintah mengembangkan pariwisata di daerah Pemkab Saukabumi

Baca Selengkapnya

Amankah Makan Nasi Sisa yang Disimpan di Kulkas dan Dipanaskan Lagi?

4 Maret 2024

Amankah Makan Nasi Sisa yang Disimpan di Kulkas dan Dipanaskan Lagi?

Saat ingin memakan nasi sisa, penting untuk memahami soal penyakit karena keracunan makanan. Berikut saran pakar soal nasi sisa.

Baca Selengkapnya