Pusat Vulkanologi Teliti Kandungan Lumpur Gresik  

Reporter

Minggu, 18 November 2012 14:23 WIB

Petugas dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melakukan penelitian di pusat semburan lumpur campur minyak yang ada di kawasan bekas bendungan Desa Metutu, Benjeng, Gresik, Minggu (18/11). TEMPO/Fatkhurrohman Taufiq

TEMPO.CO, Surabaya- Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melakukan penelitian awal di pusat semburan lumpur bercampur minyak yang ada di bekas bendungan Desa Metatu, Kecamatan Benjeng, Gresik, Jawa Timur, hari ini, Minggu 18 November 2012.

PVMBG menerjunkan delapan personel. Dengan menggunakan sebuah alat plastik yang tersambung dengan sebuah alat suntik besar, mereka berusaha mengambil air dari dalam kubangan lumpur.

Hingga berita ini diturunkan, mereka masih nampak sibuk untuk terus mengambil air. "Kemarin kami observasi singkat dan hari ini kami mulai ambil sampel," kata Ahmad Zainuddin, salah satu personel dari PVMBG.

Untuk mengamankan lokasi bencana pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah telah memasang pagar bambu mengitari pusat semburan dengan luas diameter sekitar 100 meter.

"Kami juga telah membagikan 12 ribu masker kepada warga sekitar," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Gresik, Hari Sucipto. Masker sengaja dibagikan untuk mengamankan warga dari bau menyengat minyak.

Sekedar diketahui, semburan lumpur bercampur minyak keluar pada Selasa pukul 16.30 lalu. Saat awal menyembur, ketinggian semburan mencapai 15-20 meter. Ini bisa dibuktikan adanya lumpur yang menempel di ranting-ranting pohon imbo (pohon dengan buah mirip melinjo) yang ada tepat di sisi selatan semburan.

FATKHURROHMAN TAUFIQ

Berita terkait

Pertamina EP Tangani Semburan Gas di Blora

3 Desember 2020

Pertamina EP Tangani Semburan Gas di Blora

PT Pertamina EP Asset 4 Cepu Field menangani semburan gas yang muncul di sumur air di Desa Ngraho, Blora, Jawa Tengah.

Baca Selengkapnya

18 Keluarga di Balikpapan Mengungsi Akibat Semburan Gas

11 November 2017

18 Keluarga di Balikpapan Mengungsi Akibat Semburan Gas

Lima keluarga dengan 11 jiwa kehilangan tempat tinggal akibat semburan gas itu. Empat orang di antaranya menderita luka bakar hingga 30 persen.

Baca Selengkapnya

Gunung Kerinci Semburkan Asap Hitam 600-800 Meter

22 April 2016

Gunung Kerinci Semburkan Asap Hitam 600-800 Meter

Masyarakat, terutama para pendaki, diminta agar tidak mendekati kawah aktif Gunung Kerinci dalam radius 300 meter, karena sangat berbahaya.

Baca Selengkapnya

Gunung Egon Semburkan Gas Beracun

18 Januari 2016

Gunung Egon Semburkan Gas Beracun

Selain mengembuskan asap beracun, aktivitas kegempaan Gunung Egon mencapai 10 kali sehari.

Baca Selengkapnya

Gas Beracun di Sawangan Bisa Disuling Jadi LPG

23 Juli 2015

Gas Beracun di Sawangan Bisa Disuling Jadi LPG

Petugas laboratorium menemukan gas metan dari lubang galian sumur di permukiman warga Sawangan, Kota Depok.

Baca Selengkapnya

Galian Sumur Keluarkan Gas Beracun, Tiga Orang Pingsan  

23 Juli 2015

Galian Sumur Keluarkan Gas Beracun, Tiga Orang Pingsan  

Setelah menggali sumur, keluar air bercampur lumpur berbau belerang.

Baca Selengkapnya

Total Tutup Lima Sumur di Blok Mahakam  

13 November 2013

Total Tutup Lima Sumur di Blok Mahakam  

Ditutup agar kebocoran tidak menyebar.

Baca Selengkapnya

Berkabut, Semburan Gas Mahakam Belum Bisa Distop

11 November 2013

Berkabut, Semburan Gas Mahakam Belum Bisa Distop

Gas metana masih terpancar.

Baca Selengkapnya

Gas Mahakam Bocor, SKK Migas Jamin Produksi Aman

11 November 2013

Gas Mahakam Bocor, SKK Migas Jamin Produksi Aman

Semburan gas belum bisa dihentikan.

Baca Selengkapnya

Atasi Kebocoran Gas, Total Datangkan Tim Asing

11 November 2013

Atasi Kebocoran Gas, Total Datangkan Tim Asing

Semburan gas Blok Mahakam belum bisa diatasi.

Baca Selengkapnya