Polisi Tangkap 4 Orang yang Diduga Membakar Foto Presiden Jokowi dan Puan Maharani di Pontianak

Reporter

Antara

Editor

Juli Hantoro

Minggu, 2 April 2023 21:50 WIB

Ilustrasi demo. Dok. TEMPO/Pius Erlangga

TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Resor Kota Pontianak menangkap empat pria yang diduga melakukan pembakaran foto Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Ketua DPR RI Puan Maharani, serta Ketua DPRD Kalimantan Barat.

"Untuk proses hukum selanjutnya masih kami dalami dan dilakukan pemeriksaan terkait motif dari perbuatan mereka," kata Kasat Reskrim Polresta Pontianak Komisaris Tri Prasetyo kepada wartawan di Pontianak, Ahad, 2 April 2023.

Insiden pembakaran foto Jokowi dan Puan Maharani terjadi saat demonstrasi mahasiswa di Gedung DPRD Kalimantan Barat pada Jumat, 31 Maret 2023. Demo dilakukan untuk menolak disahkannya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang atau Perpu Cipta Kerja Nomor 2 Tahun 2022 menjadi Undang-Undang.

Adapun empat orang yang diduga melakukan pembakaran itu menurut Tri berinisial IH, AN, RF, dan ZN. Dalam pemeriksaan, mereka mengaku melakukan pembakaran foto Presiden Jokowi dan Puan Maharani karena kecewa atas keputusan DPR yang mensahkan Perpu Cipta Kerja menjadi Undang-Undang atau UU Cipta Kerja.

Menurut Tri, setelah dilakukan pemeriksaan mereka membuat pernyataan bahwa perbuatan yang dilakukan adalah salah.

Advertising
Advertising

"Keempat pelaku pun meminta maaf kepada masyarakat Indonesia, kepada Presiden RI, Ketua DPR RI, serta Ketua DPRD Kalbar," kata Tri.

Demonstrasi menolak pengesahan UU Cipta Kerja terjadi di beberapa wilayah Indonesia. Di Lampung, mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja pada Kamis, 30 Maret 2023 lalu dibubarkan paksa oleh aparat kepolisian.

Atas peristiwa itu YLBHI mendesak agar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menindak tegas Kapolda Lampung Irjen Akhmad Wiyagus yang dipindahtugaskan menjadi Kapolda Jawa Barat.

"YLBHI mendesak kepada Kapolri untuk menindak tegas Kapolda Lampung," dikutip dalam keterangan resmi YLBHI pada Kamis, 30 Maret 2023.

Aksi demonstrasi tersebut berlangsung di depan Gedung DPRD Lampung. Demonstrasi itu berakhir ricuh setelah aparat kepolisian menyemprotkan water cannon untuk membubarkan massa. Aksi itu dibalas para mahasiswa dengan menimpukkan batu ke arah aparat kepolisian. Sejumlah mahasiswa disebut sempat ditangkap oleh polisi.

Aksi demo menolak disahkannya UU Cipta Kerja juga dilakukan mahasiswa di Bengkulu. Menurut Koalisi Sipil, aksi mahasiswa di Bengkulu juga mengalami represi oleh aparat kepolisian. Sebanyak 4 orang ditangkap dalam aksi tersebut.

Koalisi meminta polisi membebaskan mahasiswa yang melakukan aksi demo itu.

Pilihan Editor: Buruh Akan Gelar Rentetan Aksi Tolak UU Cipta Kerja: Unjuk Rasa hingga Mogok Nasional

Berita terkait

Terpopuler: Pria Sobek Tas Hermes di Depan Petugas Bea Cukai, BTN Didemo karena Uang Nasabah Hilang

56 menit lalu

Terpopuler: Pria Sobek Tas Hermes di Depan Petugas Bea Cukai, BTN Didemo karena Uang Nasabah Hilang

Terpopuler bisnis: Pria menyobek tas Hermes di depan petugas Bea Cukai karena karena diminta bayar Rp 26 juta, BTN didemo nasabah.

Baca Selengkapnya

Presiden Jokowi Dorong Hilirisasi untuk Stabilkan Harga Jagung

2 jam lalu

Presiden Jokowi Dorong Hilirisasi untuk Stabilkan Harga Jagung

Harga Jagung di tingkat petani anjlok saat panen raya. Presiden Jokowi mendorong hilirisasi untuk menstabilkan harga.

Baca Selengkapnya

Diperpanjang hingga 2061, Ini Kronologi Kontrak Freeport di Indonesia

13 jam lalu

Diperpanjang hingga 2061, Ini Kronologi Kontrak Freeport di Indonesia

Pemerintah memperpanjang kontrak PT Freeport Indonesia hingga 2061 setelah kontrak mereka berakhir pada 2041 dengan kompensasi penambahan saham 61%

Baca Selengkapnya

Gibran Sebut Siapkan Roadmap Soal Partai Politiknya ke Depan

13 jam lalu

Gibran Sebut Siapkan Roadmap Soal Partai Politiknya ke Depan

Gibran mengaku telah memiliki roadmap untuk partai politik yang dipilihnya setelah tak bergabung lagi dengan PDIP.

Baca Selengkapnya

Apple dan Microsoft Bilang ke Jokowi Mau Investasi di Indonesia, Ahli ICT Beri Catatan Ini

15 jam lalu

Apple dan Microsoft Bilang ke Jokowi Mau Investasi di Indonesia, Ahli ICT Beri Catatan Ini

Ahli ini menyatakan tak anti investasi asing, termasuk yang dijanjikan datang dari Apple dan Microsoft.

Baca Selengkapnya

Kontrak Freeport Diperpanjang hingga 2061, Bahlil: Kita Kembalikan Milik Orang Indonesia

16 jam lalu

Kontrak Freeport Diperpanjang hingga 2061, Bahlil: Kita Kembalikan Milik Orang Indonesia

Pemerintah bakal memperpanjang kontrak PT Freeport hingga 2061. Menteri Bahlil Lahadalia klaim Freeport sudah jadi perusahaan milik Indonesia.

Baca Selengkapnya

Panen Jagung di Sumbawa, Presiden Tekankan Pentingnya Jaga Keseimbangan Harga

16 jam lalu

Panen Jagung di Sumbawa, Presiden Tekankan Pentingnya Jaga Keseimbangan Harga

Presiden Joko Widodo, menekankan pentingnya menjaga keseimbangan harga baik ditingkat petani, pedagang maupun peternak

Baca Selengkapnya

Hardiknas 2024: Jokowi dan Nadiem Makarim Sampaikan Pesan Ini

17 jam lalu

Hardiknas 2024: Jokowi dan Nadiem Makarim Sampaikan Pesan Ini

Apa pesan Presiden Jokowi dan Mendikburistek Nadiem Makarim dalam peringatan Hardiknas 2024?

Baca Selengkapnya

Harga Jagung Anjlok karena Panen Raya, Jokowi: Kurang Baik untuk Petani

17 jam lalu

Harga Jagung Anjlok karena Panen Raya, Jokowi: Kurang Baik untuk Petani

Jokowi mengatakan panen raya jagung terjadi mulai dari Sumbawa Barat, Dompu, hingga Gorontalo.

Baca Selengkapnya

Terkini Bisnis: Jokowi Resmikan Bendungan Tiuk Suntuk di NTB, Respons BTN Atas Dugaan Raibnya Uang Nasabah

17 jam lalu

Terkini Bisnis: Jokowi Resmikan Bendungan Tiuk Suntuk di NTB, Respons BTN Atas Dugaan Raibnya Uang Nasabah

Presiden Joko Widodo alias Jokowi meresmikan Bendungan Tiu Suntuk di Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Baca Selengkapnya