Bertemu Gubernur DIY, Fadli Zon Bahas Sultan Ground

Senin, 28 Mei 2018 15:44 WIB

Ketua Badan Komunikasi Gerindra Fadli Zon (kiri) dan Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Gerindra Hashim Djojohadikusumo memberikan keterangan kepada media disela acara Temu Koordinasi pengurus Badan Komunikasi Gerindra di DPP Gerindra, Ragunan, Jakarta, 20 Maret 2018. Tempo/Imam Hamdi

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua DPR Fadli Zon bertemu dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono atau Sultan HB X di Kantor Gubernur DIY Senin 28 Mei 2018.

Dalam pertemuan selama hampir dua jam itu, Fadli Zon mengaku membahas implementasi Undang-Undang Keistimewaan salah satunya soal pertanahan yang di dalamnya menyangkut pengelolaan tanah Sultan Ground dan Pakualaman Ground.

Sultan dan Pakualaman Ground merupakan tanah adat yang selama ini dikelola pihak Keraton dan Puro Pakualaman Yogya. Lokasinya hampir terdapat di seluruh wilayah DIY.

Baca juga: Fadli Zon Menilai Rilis 200 Nama Penceramah Kemenag Cacat Metode

“Kami minta soal pertanahan ini penanganannya berdasar UU Keistimewaan diantisipasi agar tak terjadi overlapping dengan UU Desa dan UU Pokok Agraria,” ujar Fadli Zon seusai pertemuan dengan Sultan HB X yang juga merupakan Raja Keraton Yogya itu.

Advertising
Advertising

Fadli menuturkan, soal tanah adat di Yogya seperti Sultan dan Pakualaman Ground ini perlu hati-hati penanganannya.

Karena meski tanah adat itu diatur dalam UU Keistimewaan, namun Desa melalui UU Desa dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) melalui UU Pokok Agraria bisa menyatakan jika suatu tanah itu menjadi milik negara.

“Nah, sekarang kan BPN tak bisa melakukan intervensi atau kejelasan pada UU yang saling berbeda ini,” ujarnya.

Fadli mengatakan, dari potensi munculnya konflik pertanahan akibat adanya tiga produk hukum yang mengatur pertanahan di Yogya itu, pihaknya meminta komisi DPR terkait melakukan sinkronisasi.

“Entah nanti sinkronisasi dalam bentuk revisi UU atau cukup di PP (Peraturan Pemerintah),” ujarnya.

Baca juga: Saat Jokowi, Fahri Hamzah, Fadli Zon Buka Puasa Bersama di Istana

Fadli Zon mengatakan, DPR perlu membahas persoalan pengaturan pertanahan di Yogya ini secepatnya agar muncul pengaturan yang lebih jelas. “Kalau terkait historis keberadaan tanah-tanah adat itu kami tak termasuk membahasnya secara spesifik,” ujarnya.

Menurut Fadli Zon pihak DPR menyoroti persoalan pertanahan itu sering meningkatnya konflik agraria termasuk wilayah DIY. “Misalnya ada tanah hak milik di atas tanah Sultan Ground itu nanti penyelesaiannya bagaimana, itu harus diperjelas,” ujarnya.

Fadli menyoroti persoalan tanah adat karena tak ingin muncul konflik baru akibat lahirnya UU Keistimewaan.

Berita terkait

Sultan HB X Nobar Timnas U-23, Ini Katanya Saat Garuda Muda Gagal ke Final

1 hari lalu

Sultan HB X Nobar Timnas U-23, Ini Katanya Saat Garuda Muda Gagal ke Final

Sultan HB X lesehan bersama warga dijamu bakmi godog saat nobar pertandingan semifinal Indonesia vs Uzbekistan di PIala Asia U-23.

Baca Selengkapnya

Begini Antusiasme Ribuan Warga Ikuti Open House Sultan Hamengku Buwono X

13 hari lalu

Begini Antusiasme Ribuan Warga Ikuti Open House Sultan Hamengku Buwono X

Sekda DIY Beny Suharsono menyatakan open house Syawalan digelar Sultan HB X ini yang pertama kali diselenggarakan setelah 4 tahun absen gegara pandemi

Baca Selengkapnya

Ribuan Warga Mengantre dari Pagi Demi Bisa Salami Sultan HB X Saat Open House

15 hari lalu

Ribuan Warga Mengantre dari Pagi Demi Bisa Salami Sultan HB X Saat Open House

Ribuan warga tampak berbaris mengular untuk bertemu Sultan HB X untuk open house sejak pagi hingga jelang tengah hari, Selasa 16 April 2024

Baca Selengkapnya

Tradisi Grebeg Syawal Keraton Yogyakarta, Tahun Ini Tak Ada Rebutan Gunungan, Abdi Dalem Membagikan

17 hari lalu

Tradisi Grebeg Syawal Keraton Yogyakarta, Tahun Ini Tak Ada Rebutan Gunungan, Abdi Dalem Membagikan

Tahun ini, tradisi Grebeg Syawal tidak lagi diperebutkan tapi dibagikan oleh pihak Keraton Yogyakarta. Bagaimana sejarah Grebeg Syawal?

Baca Selengkapnya

78 Tahun Sultan Hamengkubuwono X, Salah Seorang Tokoh Deklarasi Ciganjur 1998

28 hari lalu

78 Tahun Sultan Hamengkubuwono X, Salah Seorang Tokoh Deklarasi Ciganjur 1998

Hari ini kelahirannya, Sri Sultan Hamengkubuwono X tidak hanya sebagai figur penting dalam sejarah Yogyakarta, tetapi juga sebagai tokoh nasional yang dihormati.

Baca Selengkapnya

Fadli Zon Dorong Perdamaian Myanmar

35 hari lalu

Fadli Zon Dorong Perdamaian Myanmar

Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Fadli Zon, memimpin pertemuan bilateral yang penting dengan Delegasi Parlemen Myanmar dalam Pengasingan di Sidang Parlemen Dunia (IPU) di Jenewa, Swiss.

Baca Selengkapnya

Tak Beri Wejangan Khusus soal Kemenangan Prabowo-Gibran, Sultan HB X: Semoga Sukses Jalankan Tugas

40 hari lalu

Tak Beri Wejangan Khusus soal Kemenangan Prabowo-Gibran, Sultan HB X: Semoga Sukses Jalankan Tugas

Gubernur DIY Sultan HB X turut memberi selamat kepada Prabowo-Gibran atas kemenangan pemilu presiden 2024.

Baca Selengkapnya

Delegasi BKSAP DPR Jadi Pemantau Pemilihan Presiden Rusia

43 hari lalu

Delegasi BKSAP DPR Jadi Pemantau Pemilihan Presiden Rusia

Ketua BKSAP DPR RI Fadli Zon menjadi Observer Internasional Pemilu Presiden Rusia 15-17 Maret 2024 di Moskow

Baca Selengkapnya

Peran 4 Tokoh Deklarasi Ciganjur: Megawati, Gus Dur, Amien Rais, dan Sultan HB X

59 hari lalu

Peran 4 Tokoh Deklarasi Ciganjur: Megawati, Gus Dur, Amien Rais, dan Sultan HB X

Simak peran empat tokoh Deklarasi Ciganjur Megawati, Gus Dur, Amien Rais, Sultan HB X untuk mengakhiri pemerintahan Orde Baru. Berikut 8 pemikirannya.

Baca Selengkapnya

Safari Politik Hadi Tjahjanto Usai Jadi Menko Polhukam: Temui Ketua Umum PBNU, Mahfud Md, dan Sultan HB X

26 Februari 2024

Safari Politik Hadi Tjahjanto Usai Jadi Menko Polhukam: Temui Ketua Umum PBNU, Mahfud Md, dan Sultan HB X

Usai dilantik menjadi Menko Polhukam, Hadi Tjahjanto langsung melakukan sejumlah safari politik. Temui Ketua Umum PBNU, Mahfud Md, dan Sultan HB X.

Baca Selengkapnya