Mantan Istri Setya Novanto Berkali-kali Ingin Temui Penyidik KPK

Reporter

Tika Azaria

Kamis, 21 Desember 2017 22:25 WIB

Tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP, Setya Novanto berjalan usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, 19 Desember 2017. ANTARA FOTO

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Priharsa Nugraha menyebut kedatangan mantan istri pertama Setya Novanto, Luciana, hari ini adalah untuk bertemu penyidik KPK. "Bukan pemeriksaan," kata Priharsa Nugraha di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis, 21 Desember 2017.

Priharsa mengatakan Luciana sudah berkali-kali mendatangi kantor KPK untuk bertemu dengan penyidik sejak November lalu. Luciana pun disarankan untuk menyampaikan perihal keinginan bertemu penyidik tersebut ke dalam surat. Namun, hingga saat ini, kata dia, belum ada surat masuk dari Luciana.

Baca: KPK Selidiki Pihak yang Membantu Setya Novanto Saat Buron

"Jadi kita belum tau sebenarnya detail dari substansi yang ingin disampaikan oleh yang bersangkutan kepada penyidik," kata Priharsa.

Ketika siang tadi menyambangi kantor KPK, terlihat Luciana yang mengenakan baju krem bermotif bunga dan mengenakan kacamata hitam itu memegang amplop putih. Amplop itu dibawa dari masuk hingga pergi meninggalkan gedung KPK.

Advertising
Advertising

Tidak jelas apakah amplop itu berisi surat untuk penyidik KPK atau bukan. Sebab ketika ditanya awak media perihal kedatangannya, Luciana tidak berkomentar. Priharsa juga tidak tahu perihal amplop tersebut.

Baca: Vonis Andi Narogong, Hakim Sebut Fakta Duit ke Setya Novanto

"Maksudnya penyidik meminta kepada yang bersangkutan agar surat itu disampaikan saja melalui bagian persuratan KPK kemudian ditujukan kepada penyidik," kata Priharsa.

Luciana datang ke kantor KPK, pukul 13.15 WIB, dan hanya 30 menit saja di KPK. Sedangkan anaknya, Dwina Michaella, lebih dulu datang ke KPK untuk memenuhi panggilan sebagai saksi atas tersangka Direktur Utama PT Qudra Solution Anang Sugiana Sudiharjo.

Dwina datang sekitar pukul 09.50 WIB dan baru keluar setelah menjalani pemeriksaan selama lebih-kurang delapan jam. Sekitar pukul 18.20 WIB, anak perempuan Setya Novanto itu keluar dan buru-buru masuk ke mobil Vellfire hitam tanpa menjawab pertanyaan dari wartawan.

Berita terkait

Berkas Kasus Firli Bahuri Mandek di Polda Metro, Penyidik Tak Kunjung Penuhi Permintaan Jaksa Penuntut Umum

8 jam lalu

Berkas Kasus Firli Bahuri Mandek di Polda Metro, Penyidik Tak Kunjung Penuhi Permintaan Jaksa Penuntut Umum

Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta merasa tak ada kedala menangani kasus dugaan pemerasan oleh eks Ketua KPK Firli Bahuri.

Baca Selengkapnya

Eks Penyidik KPK Heran Nurul Ghufron Tak Paham Soal Trading In Influence Karena Minta Kerabatnya Dimutasi

9 jam lalu

Eks Penyidik KPK Heran Nurul Ghufron Tak Paham Soal Trading In Influence Karena Minta Kerabatnya Dimutasi

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron pernah meminta Kementan untuk memutasi kerabat atau keluarganya dari Jakarta ke Malang. Bakal jalani sidang etik.

Baca Selengkapnya

Nurul Ghufron Gugat ke PTUN, Dewas KPK Tetap Gelar Sidang Etik dan Anggap Kasusnya Tidak Kedaluwarsa

12 jam lalu

Nurul Ghufron Gugat ke PTUN, Dewas KPK Tetap Gelar Sidang Etik dan Anggap Kasusnya Tidak Kedaluwarsa

Dewas KPK tetap akan menggelar sidang etik terhadap Wakil Ketua Nurul Ghufron, kendati ada gugatan ke PTUN.

Baca Selengkapnya

Anggota Dewas KPK Albertina Ho Dilaporkan Nurul Ghufron, Ini Profil dan Kasus yang Pernah Ditanganinya

14 jam lalu

Anggota Dewas KPK Albertina Ho Dilaporkan Nurul Ghufron, Ini Profil dan Kasus yang Pernah Ditanganinya

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron laporkan anggota Dewas KPK Albertina Ho, eks Ketua Majelis Hakim PN Jakarta Selatan. Ini profilnya.

Baca Selengkapnya

Nurul Ghufron Laporkan Anggota Dewan Pengawas KPK Albertina Ho, Ini Tugas Dewas KPK

1 hari lalu

Nurul Ghufron Laporkan Anggota Dewan Pengawas KPK Albertina Ho, Ini Tugas Dewas KPK

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron melaporkan anggota Dewas KPK Albertina Ho. Berikut tugas dan fungsi Dewas KPK

Baca Selengkapnya

Kilas Balik Kasus Korupsi APD Covid-19 Rugikan Negara Rp 625 Miliar

1 hari lalu

Kilas Balik Kasus Korupsi APD Covid-19 Rugikan Negara Rp 625 Miliar

KPK masih terus menyelidiki kasus korupsi pada proyek pengadaan APD saat pandemi Covid-19 lalu yang merugikan negara sampai Rp 625 miliar.

Baca Selengkapnya

KPK Tak Kunjung Terbitkan Sprindik Baru Eddy Hiariej, Terhambat di Direktur Penyelidikan KPK atas Perintah Polri

1 hari lalu

KPK Tak Kunjung Terbitkan Sprindik Baru Eddy Hiariej, Terhambat di Direktur Penyelidikan KPK atas Perintah Polri

Sprindik Eddy Hiariej belum terbit karena Direktur Penyelidikan KPK Brijen Endar Priantoro tak kunjung meneken lantaran ada perintah dari Polri.

Baca Selengkapnya

Soal Sidang Etik Digelar pada 2 Mei, Nurul Ghufron Tuding Dewas KPK Tak Menghormati Hukum

1 hari lalu

Soal Sidang Etik Digelar pada 2 Mei, Nurul Ghufron Tuding Dewas KPK Tak Menghormati Hukum

Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron, mengatakan telah melaporkan dugaan pelanggaran etik anggota Dewas KPK Albertina Ho sejak bulan lalu.

Baca Selengkapnya

Laporkan Dewas KPK Albertina Ho, Nurul Ghufron Klaim Informasi Transaksi Keuangan Merupakan Data Pribadi

1 hari lalu

Laporkan Dewas KPK Albertina Ho, Nurul Ghufron Klaim Informasi Transaksi Keuangan Merupakan Data Pribadi

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengklaim informasi transaksi keuangan merupakan data pribadi yang bersifat rahasia.

Baca Selengkapnya

Konflik Nurul Ghufron dengan Anggota Dewas Albertina Ho, KPK: Tidak Ada Berantem

2 hari lalu

Konflik Nurul Ghufron dengan Anggota Dewas Albertina Ho, KPK: Tidak Ada Berantem

Juru bicara KPK Ali Fikri mengatakan laporan Nurul Ghufron tersebut murni pribadi.

Baca Selengkapnya