Maroef Mundur dari Freeport, Fahri: Permainan Tingkat Tinggi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Tim Pengawas Haji DPR Fahri Hamzah (kiri) bersama Ketua DPR Setya Novanto (tengah) dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon (kanan) dalam jumpa pers terkait pelaksanaan Ibadah Haji pimpinan DPR di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, 30 September 2015. Dalam keterangannya pimpinan DPR memaparkan pelaksaan Ibadah tersebut berdasarkan undangan resmi dari Kerajaan Arab Saudi serta berbagi cerita mengenai insiden Mina dan upaya-upaya yang mereka lakukan. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Ketua Tim Pengawas Haji DPR Fahri Hamzah (kiri) bersama Ketua DPR Setya Novanto (tengah) dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon (kanan) dalam jumpa pers terkait pelaksanaan Ibadah Haji pimpinan DPR di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, 30 September 2015. Dalam keterangannya pimpinan DPR memaparkan pelaksaan Ibadah tersebut berdasarkan undangan resmi dari Kerajaan Arab Saudi serta berbagi cerita mengenai insiden Mina dan upaya-upaya yang mereka lakukan. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fahri Hamzah mencium kejanggalan di balik keputusan mundurnya Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin. "Ini pasti ada permainan tingkat tinggi," ujarnya, Selasa, 19 Januari 2016.

    Kabar mundurnya Maroef tersiar sejak Senin lalu. Maroef memilih mundur setelah setahun bergabung dengan perusahaan tambang emas terbesar di Indonesia tersebut.

    Menurut Fahri, DPR patut curiga dengan keputusan yang diambil Maroef. Sebab, sikap serupa diambil Presiden Direktur Freeport-McMoRan James Moffett yang mundur pada bulan lalu. "Kita harus curiga kartu apa yang sedang dimainkan Freeport di balik sandiwara ini," ucapnya.

    Fahri juga mendorong DPR segera menyetujui pembentukan Panitia Khusus Freeport. Mekanisme itu diharapkan membuat terang gejolak di tubuh perusahaan tersebut. "Ini merupakan bahan baku sebelum memulai investigasi," tuturnya.

    Maroef menjabat Presiden Direktur PT Freeport Indonesia sejak 27 Januari 2015 menggantikan Rozik B. Soetjipto. Kini posisi Maroef untuk sementara diisi Robert C. Schroeder.

    Maroef adalah orang yang membongkar permintaan sejumlah saham oleh Ketua DPR saat itu, Setya Novanto, kepada Freeport. Permintaan ini diduga sebagai imbalan untuk memuluskan perpanjangan kontrak Freeport yang akan berakhir pada 2021.

    RIKY FERDIANTO

    BACA JUGA:
    Pengacara Jessica: Mirna Memilih Sendiri Es Kopi Pesanannya

    Polisi: Pengacara Jessica Kebakaran Jenggot

    Ini Kronologi Tewasnya Mirna Versi Pengacara Jessica

    Geng Narkoba di Berland Serang Polisi, Satu Jadi Tersangka

    Pengacara: Mirna dan Jessica Saling Kenal Sejak Kuliah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?