Kesal, Budi Waseso Ingin Bandar Narkoba Telan Barang Bukti  

Reporter

Kepala BNN, Komjen Budi Waseso bersama Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro memasukkan sabu ke dalam tabung filter air di kantor BNN, Jakarta Timur, 20 Oktober 2015. TEMPO/Friski Riana

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Narkotika Nasional Budi Waseso memiliki wacana memaksa pengedar narkotik menghabiskan barang bukti yang ditemukan di lokasi. Wacana tersebut disampaikan Kepala Hubungan Masyarakat BNN Komisaris Besar Slamet Pribadi di kantornya, Cawang, Jakarta Timur, pada Rabu, 4 Oktober 2015.

Slamet mengatakan Budi begitu kesal dengan ulah pengedar yang merusak anak bangsa. "Saking gemasnya, Pak Budi ingin pengedar langsung menggunakan semua narkotik yang ditemukan di lapangan," ucapnya. "Kalau ditemukan 1 kilo, ya 1 kilo dihabiskan."

Menurut Slamet, Budi kesal karena selama ini pengedar sering kali bersih dari narkoba. Sedangkan banyak korban yang menderita karena ulahnya. "Mereka ini pembunuh massal," ujar Slamet.

Karena itu, Budi mencetuskan wacana agar narkotik tidak lagi dimusnahkan dengan insenerator, melainkan oleh bandar sendiri. "Tapi itu hanya wacana. Semua kan harus sesuai dengan hukum," tuturnya.

BNN kembali memusnahkan barang bukti berupa sabu seberat 9.056 gram. Sabu tersebut merupakan barang bukti dari kasus narkotik yang melibatkan dua orang asal Taiwan dan seorang Indonesia. "Mereka ditangkap setelah melakukan transaksi di sebuah hotel di Jakarta Barat pada Selasa, 13 Oktober 2015," kata Slamet.

Saat penangkapan, hanya dua bungkus sabu seberat 2.026 gram yang disita. Namun, setelah apartemen kedua tersangka digeledah, BNN menyita 6.951 gram dalam tujuh bungkus sabu. Para pelaku dijerat Pasal 114 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 dan Pasal 112 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. "Mereka diancam hukuman maksimal pidana mati atau penjara seumur hidup," ujarnya.

VINDRY FLORENTIN







Kejagung Jawab Hotman Paris Hutapea & RAPBD DKI 2023 Bengkak Rp 4,7 Triliun Jadi Top 3 Metro

5 jam lalu

Kejagung Jawab Hotman Paris Hutapea & RAPBD DKI 2023 Bengkak Rp 4,7 Triliun Jadi Top 3 Metro

Top 3 Metro hari ini dimulai dari berita Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Ketut Sumedana yang membantah pernyataan Hotman Paris Hutapea.


Berkas Perkara Teddy Minahasa Masuk Kembali ke Kejati DKI, 1 Berkas Lagi Menyusul

8 jam lalu

Berkas Perkara Teddy Minahasa Masuk Kembali ke Kejati DKI, 1 Berkas Lagi Menyusul

Kejati DKI Jakarta telah menerima kembali berkas perkara tersangka mantan Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Teddy Minahasa dalam kasus narkoba.


Penyidik Polda Metro Serahkan Kembali Berkas Teddy Minahasa ke Kejaksaan Tinggi DKI

9 jam lalu

Penyidik Polda Metro Serahkan Kembali Berkas Teddy Minahasa ke Kejaksaan Tinggi DKI

Kejaksaan Tinggi DKI telah menerima kembali berkas perkara Irjen Teddy Minahasa dalam kasus narkoba. Akan diteliti kembali oleh tim jaksa.


Doddy Prawiranegara Minta Jadi JC karena Diintimidasi Teddy Minahasa, LPSK: Masih Telaah

1 hari lalu

Doddy Prawiranegara Minta Jadi JC karena Diintimidasi Teddy Minahasa, LPSK: Masih Telaah

LPSK masih menelaah berkas permohonan justice collaborator dari AKBP Doddy Prawiranegara dalam kasus sabu Teddy Minahasa.


Doddy Prawiranegara Jawab Tuduhan Teddy Minahasa via Hotman Paris Soal Barang Bukti Sabu

1 hari lalu

Doddy Prawiranegara Jawab Tuduhan Teddy Minahasa via Hotman Paris Soal Barang Bukti Sabu

Pengacara Doddy Prawiranegara, Adriel Viari Purba menyatakan barang bukti narkoba yang diklaim Teddy Minahasa masih utuh tak ada kaitan dengan kasus.


Beda Keterangan Teddy Minahasa dengan Dody Prawiranegara Soal Keberadaan 5 Kg Sabu

1 hari lalu

Beda Keterangan Teddy Minahasa dengan Dody Prawiranegara Soal Keberadaan 5 Kg Sabu

Ada perbedaan versi posisi lima kilogram sabu kasus Teddy Minahasa. Dody Prawiranegara punya versi penjelasan sendiri.


Hanya Bercanda Minta Dody Jual Sabu Sitaan 5 Kg, Pengacara: Teddy Minahasa Mengada-ada

1 hari lalu

Hanya Bercanda Minta Dody Jual Sabu Sitaan 5 Kg, Pengacara: Teddy Minahasa Mengada-ada

Pengacara Dody Prawiranegara menilai Irjen Teddy Minahasa mengada-ada menyebut dirinya bercanda saat minta sisihkan sabu 5 Kg untuk dijual.


Doddy Prawiranegara Heran Teddy Minahasa Cabut BAP & Tampak Berkuasa, Atur Pertanyaan Penyidik

1 hari lalu

Doddy Prawiranegara Heran Teddy Minahasa Cabut BAP & Tampak Berkuasa, Atur Pertanyaan Penyidik

Pengacara mantan Kapolres Bukittinggi AKBP Doddy Prawiranegara, Adriel Viari Purba, heran soal alasan pencabutan BAP Irjen Teddy Minahasa.


Dikonfrontasi Selama 22 Jam, Dody Prawiranegara Sebut Teddy Minahasa Berbohong

1 hari lalu

Dikonfrontasi Selama 22 Jam, Dody Prawiranegara Sebut Teddy Minahasa Berbohong

Dody Prawiranegara tetap menyatakan bahwa Irjen Teddy Minahasa telah memerintahkan untuk menyisihkan dan menjual sabu 5 kg hasil tangkapan.


Polisi Filipina Dihukum Seumur Hidup, Rekayasa Bukti dan Bunuh Terduga Pemakai Narkoba

2 hari lalu

Polisi Filipina Dihukum Seumur Hidup, Rekayasa Bukti dan Bunuh Terduga Pemakai Narkoba

Pengadilan Filipina menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada polisi karena menyiksa dan merekayasa bukti pada korban perang narkoba Duterte