Setelah Menahan Lexie, Polisi Bidik Mantan Rektor IPDN

Reporter

Editor

Kamis, 3 Mei 2007 01:27 WIB

TEMPO Interaktif, Bandung:Kepolisian Daerah Jawa Barat menahan Professor Lexie M. Giroth, tersangka kasus tewasnya Cliff Muntu, praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) pada 2 April lalu. Penahanan terhadap dekan fakultas manajemen pemerintahan itu terhitung mulai kemarin pukul 16.45 WIB. “Profesor Lexie resmi kami tahan,” kata Kepala Kepolosian Jawa Barat Inspektur Jenderal Sunarko D.A.Alasan penahanan, menurutnya, untuk mempercepat penyidikan dalam kasus penyuntikan formalin terhadap jenazah Cliff Muntu, 19 tahun. Penyuntikan itu, katanya, diduga sebagai upaya tersangka menghilangkan bukti adanya penganiayaan terhadap Cliff.Praja Cliff tewas setelah dihajar oleh seniornya pada Senin malam, 2 April. Sebanyak tujuh orang praja, yang menganiaya korban, lebih dulu menjadi tersangka dan ditahan di Kepolisian Resor Sumedang.Selain Lexie, polisi membidik mantan Rektor IPDN I Nyoman Sumaryadi berkaitan dengan kasus Cliff Muntu. “Ada ketentuan lain yang kami lekatkan khusus pada mantan rektor itu,” ujar Sunarko.Sedangkan penyuntik formalin, katanya, polisi telah menetapkan tersangka Iyeng Sopandi, petugas kamar mayat Rumah Sakit Al Islam. “Kemungkinan jumlah tersangka bisa bertambah,” katanya.Lexie, 55 tahun, asal Tondano, Minahasa, diancam hukuman penjara di atas lima tahun. Kemarin dia diperiksa intensif sejak pukul 10.00 WIB. Sekitar pukul 18.30, Lexie digiring menuju ruang tahanan Polda Jawa Barat.Humphrey R. Djemat, kuasa hukum Lexie, mengatakan penahanan terhadap kliennya kurang tepat. Dia akan mengajukan permohonan penangguhan penahanan. Kliennya tidak bisa dipersalahkan, karena melaksanakan perintah mantan rektor I Nyoman Sumaryadi baik secara lisan atau tertulis.Surat perintah tanpa nomor surat itu, kata Humphrey, ditandatangani Kepala Biro Administrasi Kemahasiswaan IPDN Bambang Iswadji Nugroho atas nama rektor IPDN. Surat itu berisi perintah rektor pada Lexie dan istrinya selaku Kepala Biro Rohani agama Kristen Protestan untuk mengurus jenazah Cliff Muntu agar segera dibawa ke Manado. Kliennya sanggup membuktikan keberadaan dokumen tersebut. “Kami minta Pak Nyoman sportif bahwa memang memerintah. Klien saya juga mengaku ada perintah larangan melakukan otopsi terhadap jenazah Cliff.”Ahmad Fikri

Berita terkait

Sekjen Kemendagri: Alumni IPDN Bagian Dari Perekat NKRI

27 Februari 2024

Sekjen Kemendagri: Alumni IPDN Bagian Dari Perekat NKRI

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Suhajar Diantoro, menerima audiensi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Abdullah Azwar Anas bersama Sivitas Akademika IPDN, di Aula Zamhir Islamie, IPDN Kampus Jakarta, Selasa, 27 Februari 2024.

Baca Selengkapnya

PDN Integrasikan Semua Data

14 Desember 2023

PDN Integrasikan Semua Data

Program Transformasi Digital Nasional, terus dikebut. Salah satunya, dengan membangun Pusat Data Nasional

Baca Selengkapnya

Sekolah Kedinasan STAN Hingga STIN Buka Pendaftaran Mulai 9 April, Cek Daftarnya

28 Maret 2022

Sekolah Kedinasan STAN Hingga STIN Buka Pendaftaran Mulai 9 April, Cek Daftarnya

Sejumlah sekolah kedinasan mulai dari IPDN, STAN, dan STIN membuka mendaftar pada 9-30 April 2022. Ada delapan instansi yang menerima mahasiswa baru.

Baca Selengkapnya

Walikota Hendi Terima Tanda Kehormatan Dari IPDN

20 April 2021

Walikota Hendi Terima Tanda Kehormatan Dari IPDN

Hendi mendesain ulang sektor pariwisata di kota Semarang. Program pemulihan ekonomi diantaranya memfasilitasi terbentuknya pasar sehat di tiap kecamatan.

Baca Selengkapnya

IPDN Jadi Sekolah Kedinasan Terfavorit, Buka 1.200 Formasi

20 Juni 2020

IPDN Jadi Sekolah Kedinasan Terfavorit, Buka 1.200 Formasi

Pendaftar di sekolah kedinasan IPDN membludak, hingga Kamis tercatat 28.758 pelamar.

Baca Selengkapnya

Megawati Dapat Gelar Doktor Honoris Causa Pertama dari IPDN

8 Maret 2018

Megawati Dapat Gelar Doktor Honoris Causa Pertama dari IPDN

Megawati Soekarnoputri mendapat gelar doktor honoris causa yang pertama dari IPDN. Megawati dinilai berjasa saat menjadi Presiden RI kelima.

Baca Selengkapnya

Alasan Menteri Tjahjo Usulkan Lulusan IPDN Wajib Militer

16 Januari 2017

Alasan Menteri Tjahjo Usulkan Lulusan IPDN Wajib Militer

Mendagri Tjahjo Kumolo mewacanakan lulusan IPDN ikut wajib
muiliter agar bisa membantu komando rayon militer di daerah
penugasan.

Baca Selengkapnya

Wapres JK: Tempatkan Lulusan IPDN di Luar Daerah Asal

18 Juli 2016

Wapres JK: Tempatkan Lulusan IPDN di Luar Daerah Asal

Jusuf Kalla berharap ke depan ada camat di Aceh yang berasal dari Papua.

Baca Selengkapnya

Pemerintah Buka Pendaftaran Sekolah Tinggi Ikatan Dinas  

15 Maret 2016

Pemerintah Buka Pendaftaran Sekolah Tinggi Ikatan Dinas  

Pemerintah kembali membuka pendaftaran sekolah tinggi ikatan dinas. Pendaftaran bisa dilakukan secara online.

Baca Selengkapnya

Kata Rektor IPDN Soal Pemukulan Taruna Akmil di Kampus IPDN  

30 November 2015

Kata Rektor IPDN Soal Pemukulan Taruna Akmil di Kampus IPDN  

Rektor Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN) Ermaya Suradinata mengatakan kasus pemukulan di kampusnya dilakukan oleh praja lama.

Baca Selengkapnya