Tersangka Baru Hambalang, Busyro-Samad Berbantahan  

Reporter

Editor

Anton Septian

Selasa, 16 Oktober 2012 19:18 WIB

Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas menyampaikan keterangan mengenai perkembangan penyelidikan kasus Hambalang di kantor KPK, Jakarta, (10/7). KPK pekan ini akan mengumunkan secara resmi tersangka dari kasus penggelembungan dana sebesar Rp 1,3 triliun. ANTARA/Puspa Perwitasari

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Busyro Muqodas membantah pernyataan yang pernah dilontarkan koleganya Abraham Samad soal tersangka baru kasus Hambalang. Menurut dia, pernyataan Ketua KPK itu mengandung syarat. "Pak Abraham itu bilang akan ada tersangka baru jika memang ada bukti yang mendukung," ujarnya di kantor KPK, Selasa, 16 Oktober 2012.

Pekan lalu Samad mengatakan akan ada kejutan dalam kasus Hambalang. Selain itu, dia mengatakan bahwa KPK akan menetapkan tersangka baru dalam hitungan hari. Samad memastikan bahwa pengusutan kasus Hambalang tak hanya berhenti pada penetapan Kepala Biro Keuangan dan Rumah Tangga Kemenpora Deddy Kusdinar sebagai tersangka.

Busyro mengatakan, penetapan tersangka baru tergantung pemeriksaan saksi dan barang bukti yang dimiliki KPK. Dia menambahkan, KPK akan memilah pernyataan Deddy Kusdinar yang menuding Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Wafid Muharram dan Menteri Pemuda dan Olahra Andi Mallarangeng bertanggung jawab dalam proyek Hambalang.

”Itu yang nanti akan kami takar. Akan kami bandingkan dengan rangkaian petunjuk dan bukti lain. Kalau memang sampai pada kebutuhan pengembangan penyelidikan atau penyidikan ke pengguna anggarannya, nanti menterinya akan dimintai keterangan,” katanya.

Busyro juga mengatakan penelurusan dugaan aliran dana Hambalang ke Kongres Partai Demokrat dan pemberian mobil Toyota Harrier kepada Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum, belum ada perkembangan berarti. Dia beralasan, jumlah penyidik KPK yang berkurang menjadi penghambat pengusutan kasus. “Apalagi sekarang sebagian ada yang ikut pelatihan penyidik di Mega Mendung, Puncak.”

FEBRIYAN

Berita terpopuler
Yuri Siahaan, Penyidik KPK Target Kedua Polri
Kata Pengamat Soal Jokowi Turun ke Lapangan
Apa Pesan MUI Buat Jokowi ?
Wali Kota Depok Minta Uang ke Gubernur Jokowi
Ini Topan Terdahsyat di Bumi
Setelah Jokowi Dilantik, Foke Terbang ke Jerman

Berita terkait

Demokrat Kasihani Anas Urbaningrum, Sebut Jadi Korban Adu Domba Kubu Moeldoko dan PKN

13 April 2023

Demokrat Kasihani Anas Urbaningrum, Sebut Jadi Korban Adu Domba Kubu Moeldoko dan PKN

Politikus Demokrat Herman Khaeron menilai pidato Anas Urbaningrum lebih cenderung mengarahkan pada politik persahabatan, alih-alih politik permusuhan.

Baca Selengkapnya

Pengembangan Kawasan Olahraga Hambalang Terganjal Masalah Hukum

17 Maret 2021

Pengembangan Kawasan Olahraga Hambalang Terganjal Masalah Hukum

Menpora Zainuddin Amali merespons kemungkinan Kawasan Olahraga Hambalang sebagai lokasi pemusatan latihan nasional.

Baca Selengkapnya

KPK Beri Lampu Hijau Pembangunan Hambalang Dilanjutkan, tapi ...

21 Juli 2020

KPK Beri Lampu Hijau Pembangunan Hambalang Dilanjutkan, tapi ...

Pembangunan proyek Hambalang sebagai lokasi pelatnas sudah mendapat lampu hijau dari KPK untuk dilanjutkan, namun terkendala wabah Covid-19.

Baca Selengkapnya

Menpora Susun Grand Design Olahraga, Akan Lahirkan Zohri Baru

27 Mei 2020

Menpora Susun Grand Design Olahraga, Akan Lahirkan Zohri Baru

Kemenpora sedang menyusun Grand Design Olahraga Nasional untuk menghasilkan atlet berprestasi secara sistematik

Baca Selengkapnya

SBY: Saya Menahan Emosi Difitnah Soal Century dan Hambalang

11 November 2018

SBY: Saya Menahan Emosi Difitnah Soal Century dan Hambalang

Curahan hati ini diungkapkan SBY saat menutup pembekalan calon anggota legislatif Partai Demokrat yang sudah berlangsung sejak kemarin.

Baca Selengkapnya

Ajukan PK, Anas Urbaningrum Minta Divonis Bebas

12 Juli 2018

Ajukan PK, Anas Urbaningrum Minta Divonis Bebas

Bekas Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum meminta divonis bebas lewat permohonan PK dalam kasus Hambalang.

Baca Selengkapnya

Ajukan PK, Anas Urbaningrum Gunakan Empat Novum Ini

24 Mei 2018

Ajukan PK, Anas Urbaningrum Gunakan Empat Novum Ini

Dalam peninjauan kembali atau PK tersebut, Anas Urbaningrum mengajukan empat bukti baru atau novum.

Baca Selengkapnya

Jalani Hukuman 3,5 Tahun, Choel Dikirim ke Penjara Sukamiskin

21 Juli 2017

Jalani Hukuman 3,5 Tahun, Choel Dikirim ke Penjara Sukamiskin

Choel Mallarangeng akan menjalani hukumannya selama 3,5 tahun penjara di Lapas Sukamiskin, Bandung.

Baca Selengkapnya

Setelah Bebas, Andi Mallarangeng Kembali ke Demokrat Bantu SBY  

20 Juli 2017

Setelah Bebas, Andi Mallarangeng Kembali ke Demokrat Bantu SBY  

Selain kembali bergabung dengan Partai Demokrat dan membantu SBY, Andi Mallarangeng berencana kembali mengajar di kampus.

Baca Selengkapnya

Andi Alifian Malarangeng Hari Ini Bebas Murni

19 Juli 2017

Andi Alifian Malarangeng Hari Ini Bebas Murni

Andi Mallarangeng terpidana kasus korupsi Hambalang telah dinyatakan bebas murni, mulai hari ini.

Baca Selengkapnya