Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

7 Kecamatan Ini Akan Dapat Sosialisasi PP Aborsi  

image-gnews
Iklan

TEMPO.CO , Yogyakarta: Tujuh area kecamatan di Gunung Kidul akan mendapatkan sosialisasi terbatas mengenai Peraturan Pemerintah Nomor 61 tahun 2014 tentang Kesehatan Reproduksi. Tujuh kecamatan itu akan mendapatkan penjelasan mengenai aturan baru yang di dalamnya membahas mengenai legalisasi aborsi bagi wanita korban pemerkosaan. (Baca:LPSK: Aborsi Hak Korban )

Kepala Bidang Keluarga Berencana Badan Pemberdayaan Masyarakat,Perempuan, dan Keluarga Berencana Kabupaten Gunung Kidul Wijang Eka Aswarna mengatakan, tujuh kecamatan itu berada di  Gedangsari, Semin, Karangmojo, Patuk , Semanu, Playen, dan Ngawen. “Tapi kami tunggu keputusan kapan sosialisasi bisa dilakukan,” kata dia. (Baca:PP Aborsi Abaikan Proses Edukasi)

Namun rencana sosialisasi PP aborsi itu ternyata belum semua diterima pejabat pemerintahan. “Kami tak berani sosialisasikan itu,” kata Camat Patuk Haryo Ambarsuwardi kepada Tempo, Rabu, 20 Agustus 2014. Harto menuturkan, PP Aborsi itu datang tiba-tiba. (Baca:Naqsyabandiyah Sampang Dukung Legalisasi Aborsi)

"Ini seperti mengubah kultur, apa yang dulu dianggap salah sekarang harus dilakukan, jadi susah apalagi untuk masyarakat pedesaan,” kata dia. Haryo menilai, peluang aturan itu diterapkan untuk kasus yang tepat seperti untuk korban pemerkosaan, saat ini lebih kecil dibandingkan peluangnya disalahgunakan.

"Belum lagi jika harus berhitung dengan jumlah tenaga medis, rumah sakit di daerah, sampai penegakan hukumnya,” kata dia.

Aktivis Lembaga Kajian dan Studi Sosial (LKDS) Gunung Kidul, Aminudin Azis menuturkan, pemerintah daerah sebaikanya tak perlu buru-buru mengambil langkah seperti sosialisasi ke masyarakat mengingat aturan itu saat ini tengah menjadi polemik dan muncul desakan peninjauan ulang.(Baca:Ulama Menentang PP Aborsi  )

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

“Aturan ini jangan dibawa keluar dulu, cukup disosialisasikan di tingkat internal agar jelas segala petunjuk teknisnya seperti apa,” kata dia. Menurut Azis, justru saat pemerintah daerah tergesa atau sepotong dalam menyampaikan aturan itu, tingkat kesalahan persepsi di masyarakat tinggi.

“Kalau persepsinya beda-beda, potensi penyalahgunaan aturan itu ikut tinggi,” ujarnya. (Baca:Dokter Tolerir Aborsi Korban Pemerkosaan Sedarah)

PRIBADI WICAKSONO



Topik terhangat:

ISIS | Pemerasan TKI | Sengketa Pilpres | Pembatasan BBM Subsidi

Berita terpopuler lainnya:
Bandel, Ahok Punya Cara Jebak Uber App/Uber.com
Jokowi Ingin Makan Krupuk, Pengawal Melarang
Prabowo Minta Ibu-ibu Siapkan Dapur Umum

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Bantu Warga Terdampak Gunung Ruang, Kementerian Kesehatan Salurkan 13 Ribu Masker

2 hari lalu

Foto handout yang disediakan oleh Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (BASARNAS) menunjukkan desa Laingpatehi setelah letusan Gunung Ruang, di Sulawesi Utara, Indonesia, 19 April 2024. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM melaporkan Gunung Ruang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, meletus pada 16 April malam. Akibat letusan Gunung Ruang, 272 KK atau sekitar 828 jiwa dievakuasi. EPA-EFE/BASARNAS
Bantu Warga Terdampak Gunung Ruang, Kementerian Kesehatan Salurkan 13 Ribu Masker

Kementerian Kesehatan membantu warga terdampak Gunung Ruang di Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara dengan penyediaan masker.


Alasan Pusat Krisis Kemenkes Mengirim Tim ke Lokasi Banjir Musi Rawas Utara

3 hari lalu

Upaya evakuasi dan penyelamatan korban banjir di Musirawas Utara, Sumatra Selatan. Foto Dokumentasi Basarnas Palembang
Alasan Pusat Krisis Kemenkes Mengirim Tim ke Lokasi Banjir Musi Rawas Utara

Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes mengirimkan tim khusus ke area banjir Musi Rawas Utara. Salah satu tugasnya untuk antisipasi penyakit pasca banjir.


Hipertensi Jadi Penyakit Paling Banyak di Pos Kesehatan Mudik

13 hari lalu

Ilustrasi hipertensi (Pixabay.com)
Hipertensi Jadi Penyakit Paling Banyak di Pos Kesehatan Mudik

Kementerian Kesehatan mencatat hipertensi menjadi penyakit yang paling banyak ditemui di Pos Kesehatan Mudik Idulfitri 1445 H/2024 M.


3 Kunci Penanganan Penyakit Ginjal Kronis Menurut Wamenkes

30 hari lalu

Ilustrasi ginjal. Shutterstock
3 Kunci Penanganan Penyakit Ginjal Kronis Menurut Wamenkes

Wamenkes mengatakan perlunya fokus dalam tiga langkah penanganan penyakit ginjal kronis. Apa saja?


Edy Wuryanto Ingatkan Pemerintah Antisipasi Demam Berdarah

31 hari lalu

Edy Wuryanto Ingatkan Pemerintah Antisipasi Demam Berdarah

Banyak rumah sakit penuh sehingga pasien tidak tertampung. Masyarakat miskin kesulitan akses pelayanan kesehatan.


Guru Besar FKUI Rekomendasikan Strategi Memberantas Skabies

49 hari lalu

Gedung Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan IMERI-FKUI. Kredit: FKUI
Guru Besar FKUI Rekomendasikan Strategi Memberantas Skabies

Dalam pengukuhan Guru Besar FKUI, Sandra Widaty mendorong strategi memberantas skabies. Penyakit menular yang terabaikan karena dianggap lazim.


Peringatan Penyakit Tropis Terabaikan, Mana Saja Yang Masih Menjangkiti Penduduk Indonesia?

31 Januari 2024

Pasien penderita kusta di Rumah Sakit Anandaban Leprosy Mission di Lele, Nepal, 24 Januari 2015. (Omar Havana/Getty Images)
Peringatan Penyakit Tropis Terabaikan, Mana Saja Yang Masih Menjangkiti Penduduk Indonesia?

Masih ada sejumlah penyakit tropis terabaikan yang belum hilang dari Indonesia sampai saat ini. Perkembangan medis domestik diragukan.


174 Warga Gaza Tewas dalam 24 Jam

28 Januari 2024

Warga Palestina yang melarikan diri dari Khan Younis menuju Rafah, akibat operasi darat Israel, di tengah konflik antara Israel dan Hamas di selatan Jalur Gaza, 25 Januari 2024. Setidaknya 50 warga Palestina tewas di Khan Younis dalam 24 jam terakhir. REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa
174 Warga Gaza Tewas dalam 24 Jam

Laporan Kementerian Kesehatan Palestina wilayah Gaza menyebut ada 174 warga Gaza yang gugur dalam serangan Israel yang masih berlanjut


Produk Alat Kesehatan Harus Punya Izin Edar agar Terjamin Aman

16 Januari 2024

Ilustrasi Pameran Alat Kesehatan/Istimewa
Produk Alat Kesehatan Harus Punya Izin Edar agar Terjamin Aman

Pastikan produk-produk terkait kesehatan, sediaan farmasi dan alat kesehatan, yang dibeli memiliki izin edar agar terjamin aman, bermutu, bermanfaat.


PB PERNEFRI: Kelebihan Garam Picu Penyakit Ginjal Kronis

15 Januari 2024

Ilustrasi garam. Shutterstock
PB PERNEFRI: Kelebihan Garam Picu Penyakit Ginjal Kronis

Kelebihan garam bisa memicu berbagai masalah kesehatan, hingga merambat kepada penyakit ginjal kronis.