Istano Basa Paguruyung Terbakar karena Petir

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    TEMPO Interaktif, Padang:Istano Basa Pagaruyung, duplikat istana Kerajaan Pagaruyung, Minangkabau yang terletak di Nagari Pagaruyung, Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanahdatar, Sumatra Barat, Selasa (27/2) malam terbakar setelah satu 'gonjong'-nya di bagian barat disambar petir pada pukul 19.10 WIB. Gonjong adalah atap yang menjulang seperti tanduk kerbau.Gonjong tersebut terbakar dan jatuh ke atap yang terbuat dari ijuk. Api dengan cepat menjalar ke seluruh atap meski saat itu hujan. Empat unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Tanahdatar yang datang ke lokasi tidak sanggup mengendalikan api, karena tidak bisa menyemprotkan air ke atap yang tingginya sekitar 60 meter.Meski kemudian 11 unit mobil pemadam kebakaran dari sejumlah daerah, termasuk Padang dan Bukittinggi dikirim ke lokasi, namun bangunan tersebut tidak bisa diselamatkan lagi. Api dengan cepat membakar bagian bangunan yang hampir seluruhnya terbuat dari kayu hingga ludes pada pukul 23.30 WIB. Tersisa hanya rangka bangunan bertingkat tiga itu yang terbuat dari beton bertulang.Karena kobaran api, bahkan bangunan kecil Rangkiang (lumbung padi), 25 meter di halaman timur Istano Basa juga ikut terbakar.Istano Basa yang memiliki 11 gonjong, beratap ijuk seberat 26 ton, dan dindingnya penuh dengan ukiran khas Minangkabau dibangun pada 1976 oleh Pemerintah Provinsi Sumatra Barat di atas tanah dan seizin pemangku Raja Pagaruyung.Istano ini diklaim pemerintah daerah sebagai duplikasi Istano Basa Pagaruyung yang dibakar oleh tentara Pemerintah Kolonial Belanda pada 1804. Istana ini dikelola Dinas Pariwisata dan dijadikan objek wisata dengan memajangkan berbagai duplikasi peralatan Kerajaan Pagaruyung.Istana ini juga pernah dipakai sebagai tempat penobatan gelar kebangsawanan Kerajaan Pagaruyung kepada sejumlah tokoh nasional. Di antaranya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan istri, mantan presiden Megawati Soekarno Putri, Taufik Kiemas, Raja Negeri Sembilan Malaysia Tuanku Ja'afar Bin Tuanku Abdul Rahman, Sri Sultan Hamengkubuwono X, dan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Anwar Nasution,Bupati Tanah Datar, M. Sadiq Pasadique, di lokasi Rabu (28/2) mengatakan, belum bisa menghitung berapa kerugian akibat kebakaran tersebut."Yang pasti kerugian ini tidak bisa dihitung, karena ini bangunan bersejarah dan di dalamnya terdapat banyak benda bersejarah yang berkaitan dengan Kerajaan Minangkabau, namun kami bersama Pemerintah Provinsi akan berupaya membangunnya kembali," katanya.Bangunan Istano Basa, kata Sadiq, diasuransinya di PT Asuransi Wahana Tata dengan nilai pertanggungan Rp3,37 miliar. "Namun dana asuransi ini sangat kecil dengan biaya pembangunan kembali, karena itu kami membuka sumbangan dari masyarakat luas dan bantuan dana dari pemerintah," katanya.Pewaris Kerajaan Pagaruyung, Pemangku Daulat Yang Dipertuan Sutan Muhammad Taufik Thaib Tuanku Mudo Mahkota Alam terlihat sedih dan terpukul dengan kejadian tersebut."Kami selaku pewaris Daulat Kerajaan Pagaruyung sangat terkejut, sedih, duka, dan prihatin, sebab ini kehilangan besar bagi masyarakat Minangkabau, baik sebagai harga diri orang Minangkabau maupun sebagai aset wisata dan budaya khazanah pariwisata Sumatra Barat, karena itu kami berharap istana ini dapat dibangun kembali dengan dukungan seluruh lapisan masyarakat baik di kampung maupun di rantau dan pemerintah," katanya.Meski Istano Basa terbakar, Sutan Muhammad Taufik Thaib mengatakan, peralatan Kerajaan Pagaruyung masih selamat karena tersimpan di Istano Si Linduang Bulan, 2 km dari lokasi Istano Basa."Alhamdulillah semuanya selamat karena pewaris Kerajaan Pagaruyung berdiam di Istano Si Linduang Bulan, jadi pusaka Kerajaan Pagaruyung masih tersimpan dengan baik," katanya. Febrianti

     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Pemerintah Longgarkan Aturan Memakai Masker

    Jokowi mengizinkan masyarakat lepas masker di ruang terbuka setelah melihat kondisi pandemi Covid-19 yang memenuhi nilai-nilai tertentu.