Penyebab Listrik di Sebagian Jawa Barat Padam  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Frank Augstein

    AP/Frank Augstein

    TEMPO.COBandung - Deputi Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan PLN Distribusi Jawa Barat Iwan Ridwan mengatakan trafo yang meledak di PLTG Sunyaragi mengakibatkan listrik di sebagian wilayah di Jawa Barat padam. Trafo tersebut membuat pasokan listrik anjlok hingga 340 megawatt (MW). 

    “Ini Inter Bus Transformer, IBT, yang terbakar semalam, kapasitasnya besar sekali,” kata Iwan saat dihubungi Tempo, Rabu, 30 Agustus 2017, menjelaskan penyebab padamnya listrik di sejumlah daerah di Jawa Barat.

    Baca juga: Dua Trafo PLTG Sunyaragi Meledak, Cirebon Gelap Gulita

    Mayoritas pelanggan mengalami padam listrik saat trafo tersebut terbakar, Selasa, 29 Agustus 2017, pukul 21.45 WIB, bersamaan dengan hujan deras yang terjadi di Cirebon. Iwan mengatakan areal yang mengalami pemadaman listrik semalam itu meliputi wilayah Cirebon, Indramayu, dan Kuningan. “Karena besar sekali, hampir 340 MW, itu kan 340 juta watt yang disalurkannya,” katanya.

    Iwan mengatakan sejak semalam PLN bertahap mengalihkan pasokan listrik untuk memulihkan penyaluran listrik ke daerah-daerah yang padam. “Lokasi yang masih padam itu di daerah Sumber, sekitar 1 MW. Dalam beberapa waktu ke depan diharapkan sudah bisa di-manuver, sudah bisa diisi dari pasokan yang lain,” ucapnya.

    Menurut Iwan, PLN akan memulai perbaikan trafo yang meledak itu setelah pasokan listrik untuk pelanggan kembali normal. “Kalau menggantinya butuh waktu juga karena itu trafo besar,” ujarnya.

    Iwan mengatakan hingga saat ini belum diketahui penyebab terbakarnya trafo di PLTG Sunyaragi tersebut. “Ini masih diselidiki penyebab terbakarnya, tidak bisa langsung (diperiksa) karena kami menormalkan dulu. Yang penting daerah-daerah yang padam bisa normal kembali dengan manuver, dengan pemindahan beban,” katanya.

    Sebelumnya, seluruh wilayah Kota Cirebon dan sebagian wilayah Kabupaten Cirebon dilaporkan gelap gulita sejak Selasa malam, 29 Agustus 2017, hingga Rabu dinihari, 30 Agustus 2017. Penyebab matinya jaringan listrik ini karena dua trafo di PLTG Sunyaragi Cirebon meledak dan terbakar.

    Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Tempo, dua trafo yang ada di PLTG Sunyaragi meledak dan terbakar sekitar pukul 22.00 WIB, Selasa malam. Meledaknya trafo tersebut bersamaan dengan hujan deras dan petir yang turun di Kota Cirebon.

    Sejumlah mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api di PLTG Sunyaragi. Api berhasil dikuasai, tapi hingga kini pemadaman listrik masih terjadi di seluruh wilayah Kota Cirebon serta sebagian Kabupaten Cirebon. Juru bicara PT PLN APJ Cirebon, Amir, saat dikonfirmasi, menyebut ada dua trafo yang terbakar. "Saat ini masih dalam perbaikan," katanya.

    AHMAD FIKRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.