Abdon Nababan Terima Ramon Magsaysay Award 2017

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) di Istana Merdeka, Jakarta, 25 Juni 2015. Sekjen AMAN, Abdon Nababan menjelaskan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo membahas Nawacita.  Tempo/Aditia Noviansyah

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) di Istana Merdeka, Jakarta, 25 Juni 2015. Sekjen AMAN, Abdon Nababan menjelaskan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo membahas Nawacita. Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktivis Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Abdon Nababan bakal menerima Ramon Magsaysay Award 2017 di Manila, Filipina, pada 31 Agustus 2017. Nama Abdon, pada akhir Juli lalu, terpilih sebagai penerima penghargaan untuk kategori Community Leadership dari seluruh Asia. 

    AMAN mengapresiasi Abdon yang mendapat penghargaan setara Nobel di kawasan Asia tersebut.  “AMAN telah melewati masa transisi dari strategi konfrontasi ke engagement, ini hanya bisa dilakukan oleh seorang pemimpin yang visioner dan memiliki strategi yang kuat dalam melakukan perubahan,” ujar Rukka Sombolinggi, Sekretaris Jenderal AMAN Periode 2017-2022, dalam keterangan tertulisnya Sabtu, 19 Agustus 2017.

    Baca: AMAN Sebut Perlindungan Hukum Bagi Masyarakat Adat Jalan di Tempat

    Abdon telah lama memimpin perjuangan masyarakat adat. Dia dipercaya menjadi Sekretaris Jenderal AMAN selama dua periode, dari 2007 hingga 2017. Kini Abdon mengisi  posisi di Dewan AMAN Nasional 2017-2022 mewakili wilayah Sumatera.

    Abdon dinilai memiliki berkontribusi antara lain mengenai putusan Mahkamah Konstitusi No. 35/PUU-X/2012 tentang Hutan Adat, pencantuman peta wilayah adat sebagai peta tematik oleh Badan Informasi Geospasial, dan Inkuiri Nasional oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia tentang pelanggaran hak-hak Masyarakat Adat di kawasan hutan.

    Abdon mengawal pencantuman enam poin terkait Masyarakat Adat di dalam Nawacita pemerintahan Presiden Joko Widodo. Salah satu hasil nyatanya adalah penyerahan Surat Keputusan Pengakuan Hutan Adat kepada 9 masyarakat adat oleh Jokowi di Istana Negara pada akhir Desember 2016.

    Melalui situs resmi www.rmaward.asia, Ramon Magsaysay Award menyampaikan alasan memilih Abdon Nababan, yaitu sebagai pemenang kategori Community Leadership. Keberanian dan upaya advokasi Abdon dianggap bisa mewakili masyarakat adat di Indonesia.

    Selain Abdon Nababan, Ramon Magsaysay Award juga  diberikan kepada lima orang yaitu Yoshiaki Ishizawa asal Jepang, Lilia de Lima asal Filipina, Asosiasi Pendidikan Teater Filipina, Gethsie Shanmugam dari Sri Lanka, serta Tony Tay dari Singapura. Ramon Magsaysay Award adalah penghargaan untuk kepemimpinan yang menginspirasi dan membawa perubahan. Dalai Lama ke-14 dan Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid alias Gusdur pun sempat dianugerahi penghargaan ini.

    YOHANES PASKALIS PAE DALE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.