Perayaan HUT RI ke 72, TNI Gelar Doa Bersama 171717  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah anggota Polri dan prajurit TNI mengikuti apel gabungan pergeseran pasukan di Lapangan Bhayangkara, Jakarta, 18 April 2017. Penjagaan TPS juga akan dibantu petugas Satpol PP. ANTARA/Rivan Awal Lingga

    Sejumlah anggota Polri dan prajurit TNI mengikuti apel gabungan pergeseran pasukan di Lapangan Bhayangkara, Jakarta, 18 April 2017. Penjagaan TPS juga akan dibantu petugas Satpol PP. ANTARA/Rivan Awal Lingga

    TEMPO.CO, Jakarta - Mabes TNI akan mengelar Gerakan Doa Bersama 171717 -- tanggal 17 Agustus 2017 pukul 17.00-- bersama masyarakat seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Gelaran itu akan dilakukan pada Kamis 17 Agustus 2017 di Markas Besar TNI.

    Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Wuryanto, di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin 14 Agustus 2017. Menurut Wuryanto,  gerakan doa bersama yang bertemakan 'Muroja'ah Untuk Lebih Berkasih Sayang' itu digagas oleh Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

    "Ini akan dilaksanakan di Markas atau kantor satuan jajaran TNI AD, TNI AL dan TNI AU selama satu jam (17.00 hingga 18.00) waktu setempat di seluruh wilayah Indonesia," kata Mayjen Wuryanto.

    BACA: Panglima TNI Bakal Gelar Aksi 171717 pada 17 Agustus

    Bagi yang beragama Islam khusus para hafiz/penghafal Al-Qur'an untuk Khataman bersama, sedangkan yang beragama Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Konghucu dipimpin oleh pemuka agama masing-masing sesuai wilayah waktu setempat.

    Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto menjelaskan bahwa, Gerakan Doa Bersama yang dilakukan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia oleh prajurit TNI bersama masyarakat bertujuan agar sesama anak bangsa Indonesia untuk lebih kasih sayang.

    "Agar kita sesama anak bangsa tetap dapat menjaga kebersamaan, persatuan dan keutuhan dalam bingkai NKRI. Mari kita berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan sungguh-sungguh dan memohon pada waktu yang sama, mudah-mudahan semuanya dikabulkan agar kita penuh dengan kasih sayang, hidup rukun dan damai," ajak Mayjen TNI Wuryanto.

    BACA: Panglima TNI Gatot Nurmantyo: Demokrasi Belum Sesuai ...

    Kapuspen TNI menyatakan bahwa Kemerdekaan Republik Indonesia itu berkat rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa, sehingga kita semua wajib bersyukur atas kemerdekaan yang telah diberikan-Nya.

    "Mari seluruh komponen anak bangsa memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar kita penuh dengan kasih sayang antar sesama, rukun dan damai," ujarnya.

    Kapuspen TNI mengatakan bahwa tanggal 17 Agustus 1945 merupakan hari bersejarah dan hari kemerdekaan bangsa Indonesia berkat jasa para Pahlawan kesuma bangsa.

    BACA: Panglima TNI Sebut Perkelahian 2 Perwira TNI AU Tidak Etis

    "Jangan lupa, kemerdekaan direbut oleh para pahlawan kesuma bangsa yang mempunyai keinginan luhur untuk merdeka, sehingga kita wajib mendoakan mereka agar diterima disisi Tuhan Yang Maha Esa," katanya.

    Kegiatan 17 17 17 yang akan dilaksanakan bertepatan dengan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 sebagai bentuk pelaksanaan Sila Pertama Pancasila yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, sebagaimana yang diamanatkan Presiden Joko Widodo pada penetapan Hari Lahir Pancasila tanggal 1 Juni 2017.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?