Catatan Blogger: Keberagaman Tak Lagi Indah

Reporter

Garuda Pancasila. Doc TEMPO/ Arie Basuki KOMUNIKA ONLINE

TEMPO.CO, Jakarta - Keberagaman dan perbedaan Indonesia kini tak lagi indah bahkan di ambang keruntuhan. Keresahan ini tertangkap dalam tulisan Jeumpa K. Kalila, 14 tahun, murid kelas 3 SMP Madania, Parung, Bogor yang menuliskan catatannya di Indonesiana.

Baca: Marbot Musala Al Hidayah Saksi Kunci Pencurian Amplifier

Sejak kecil, oleh guru dan orang tuanya, Jeumpa terbiasa mendengar frasa  “kita harus menerima keberagaman”, “perbedaan bukanlah hal yang buruk”, dan “Indonesia adalah negara yang penuh keragaman.”  Bertahun-tahun, Jeumpa menuliskan, ia diajarkan bahwa Indonesia adalah salah satu negara paling beragam ras, agama, dan  sukunya.

Baca: Polisi Buru Lima Tersangka Pengeroyok Zoya

Tapi, ia menangkap kejadian-kejadian belakangan ini berkata sebaliknya. “Kata-kata seperti ‘konflik’ dan ‘bentrok’ terasa lebih sering muncul. Ia pun kini mulai merasakan orang-orang yang berbeda pendapat dengannya akan memaksakan kehendak hingga mengganti pikirannya agar sejalan dengan mereka. Jeumpa khawatir Indonesia tak lagi utuh dan tak lagi beragam.

Selengkapnya baca di sini.

INDONESIANA | ISTI






BPBD Bogor Bacakan Hasil Investigasi Penyebab Pergeseran Tanah di Bojongkoneng

1 hari lalu

BPBD Bogor Bacakan Hasil Investigasi Penyebab Pergeseran Tanah di Bojongkoneng

BPBD Kabupaten Bogor menjelaskan penyebab pergeseran tanah di Desa Bojongkoneng karena rayapan tanah


Kabupaten Bogor Janji Dukung Pemenuhan Hak Anak

1 hari lalu

Kabupaten Bogor Janji Dukung Pemenuhan Hak Anak

Pemerintah Kabupaten Bogor janji untuk mendukung pemenuhan hak-hak anak.


Dana Karangan Bunga Kota Bekasi Mencapai Rp 1,1 Miliar, Paling Tinggi di Jabodetabek

6 hari lalu

Dana Karangan Bunga Kota Bekasi Mencapai Rp 1,1 Miliar, Paling Tinggi di Jabodetabek

Pemerintah Kota Bekasi menetapkan anggaran karangan bunga sebesar Rp 1,1 miliar dalam APBD tahun 2022.


22 dari 40 Kecamatan di Kabupaten Bogor Rawan Bencana Pergeseran Tanah

9 hari lalu

22 dari 40 Kecamatan di Kabupaten Bogor Rawan Bencana Pergeseran Tanah

BPBD Kabupaten Bogor, Jawa Barat mengumumkan sebanyak 22 dari 40 kecamatan di daerah itu berpotensi terjadi pergeseran tanah.


Menjelang Sidang Pleidoi Ade Yasin, MUI 40 Kecamatan di Kabupaten Bogor Gelar Istighosah

10 hari lalu

Menjelang Sidang Pleidoi Ade Yasin, MUI 40 Kecamatan di Kabupaten Bogor Gelar Istighosah

Istighosah serentak mendoakan Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin itu diadakan di 40 kecamatan selama 4 hari berturut-turut.


Warga Keluhkan Pelayanan Puskesmas Cijeruk, Wartawan Diduga Dilarang Meliput

12 hari lalu

Warga Keluhkan Pelayanan Puskesmas Cijeruk, Wartawan Diduga Dilarang Meliput

Warga Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, mengeluhkan pelayanan Puskesmas Cijeruk. Jumlah tenaga medis tidak berbanding seimbang dengan pasien


Perumda Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor Juara BUMD Air Minum se-Jawa Barat

12 hari lalu

Perumda Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor Juara BUMD Air Minum se-Jawa Barat

Perpamsi Jawa Barat menobatkan Perumda Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Air Minum terbaik se-Jawa Barat.


DPRD Kabupaten Bogor Sahkan Perda Penanggulangan Penyakit Menular

12 hari lalu

DPRD Kabupaten Bogor Sahkan Perda Penanggulangan Penyakit Menular

Perda tentang penyakit menular diperlukan untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Kabupaten Bogor.


Pergeseran Tanah Rusak Rumah dan Jalan di Bojongkoneng, Pemkab Bogor Minta Rekomendasi Badan Geologi

12 hari lalu

Pergeseran Tanah Rusak Rumah dan Jalan di Bojongkoneng, Pemkab Bogor Minta Rekomendasi Badan Geologi

Akibat pergeseran tanah itu, 24 warga Desa Bojongkoneng terpaksa mengungsi karena tempat tinggalnya rusak dan rawan roboh.


Dana Samisade Kabupaten Bogor Bakal Dicairkan Oktober 2022

14 hari lalu

Dana Samisade Kabupaten Bogor Bakal Dicairkan Oktober 2022

Desa yang terlambat menyampaikan proposal atau belum melaporkan penggunaan dana tahun sebelumnya, tidak akan memperoleh dana Samisade.