Pilgub Jawa Barat, Asep Maoshul Sudah Klop dengan Ridwan Kamil

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Bandung Ridwan Kamil  hadir pada acara Deklarasi Komunitas Pesantren se-Jawa Barat yang mendukung dirinya dalam pencalonan Gubernur Jawa Barat, di pesantren Pagelaran 3 Kecamatan Cisalak, Subang, 23 April 2017.TEMPO/Nanang Sutisna

    Wali Kota Bandung Ridwan Kamil hadir pada acara Deklarasi Komunitas Pesantren se-Jawa Barat yang mendukung dirinya dalam pencalonan Gubernur Jawa Barat, di pesantren Pagelaran 3 Kecamatan Cisalak, Subang, 23 April 2017.TEMPO/Nanang Sutisna

    TEMPO.CO, Tasikmalaya - Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Huda, Manonjaya, Tasikmalaya, KH Asep Maoshul Affandi digadang-gadang akan mendampingi Ridwan Kamil pada Pemilihan Gubernur Jawa Barat (Pilgub Jawa Barat) 2018.

    Bahkan pertemuan Kiai Asep dengan Ridwan Kamil sudah intens. "Saya ketemu Ridwan Kamil dua minggu lalu. Saya dengan Ridwan Kamil sudah take and give, saling terbuka," kata Kiai Asep saat ditemui di Kompleks Ponpes Miftahul Huda, Rabu 9 Agustus 2017.

    Baca :

    PKB Bisa Jadi Dukung Ridwan Kamil untuk Jawa Barat, tapi...
    Ketika Ridwan Kamil Pilih Jalan Senyap di Pilkada Jawa Barat 2018

    Dia mengaku sudah ada kesepahaman yang sudah terbangun dan terjalin dengan Ridwan Kamil. Kebetulan Kiai Asep dan Ridwan berlatarbelakang pondok pesantren. Selain itu saat Ridwan nyalon wali kota Bandung, Asep merupakan tim suksesnya.

    "Yang digaris bawahi beliau (Ridwan) saya harus kuat membawa SK PPP. Saya pun diminta mendekat ke PKB. Saya ke Bekasi (Mukerwil PKB) bareng (dengan Ridwan), beliau hadir," katanya.

    Ihwal sosialisasi pencalonan, Kiai Asep menjelaskan, dia dan Ridwan membagi wilayah sosialisasi. Dia lebih fokus sosialisasi di Jawa Barat bagian timur dan selatan, sedangkan Ridwan Kamil di Jawa Barat bagian barat dan utara. "Tapi bukan berarti saya tidak ke sana (barat dan utara)," jelas Kiai Asep.

    Dia menambahkan, dirinya memanfaatkan teknologi untuk bersosialisasi. Kiai Asep sudah membuat grup Whatsapp di tiap kabupaten/kota. Alasan sosialisasi lewat pesan Whatsapp dan SMS, kata dia, karena pesan sms dan Whatsapp pasti dibaca pihak penerima.

    Simak : Siapa Asep Maoshul, Jago PPP Pendamping Ridwan Kamil di Pilkada Jabar?

    "Sosialisasi dengan mata kurang nampak, tapi sentuh personal melalui Whatsapp. Kita buat grup di tiap kabupaten dengan berbagai elemen, seperti buruh, pehobi, dan pimpinan ponpes. Ya walaupun (pesannya) didelete pada akhirnya sudah dibaca," ujar dia.

    Untuk bisa mendaftar ke KPUD, pasangan ini harus memiliki minimal 20 kursi di DPRD Jawa Barat. Oleh karenanya, Kiai Asep sudah membangun komunikasi dengan sejumlah partai politik.

    "Sejak awal kita sudah coba bangun di 3 partai, PPP, PKB, Nasdem. Lebih dari cukup, ada 21 kursi," katanya. Bahkan Ridwan Kamil dan Kiai Asep sempat menghadiri Mukerwil PKB di Bekasi. Saat mukerwil, banyak yang mengelu-elukan Ridwan Kamil dan Kiai Asep. 

    CANDRA NUGRAHA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.