Menteri Lukman Serukan Full Day School Bisa Dibuat Fleksibel

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Ribuan pelajar di Lumajang tidak sekolah demi mengikuti aksi damai, Senin, 7 Agustus 2017 di Gedung DPRD Lumajang, untuk memperjuangkan penolakan Full Day School dan menuntut pencabutan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. (Tempo/David Priyasidharta)

TEMPO.CO, Yogyakarta - Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin terus menyerukan agar kebijakan lima hari sekolah atau full day school bisa dibuat lebih fleksibel.

"Biar sekolah yang memutuskan sesuai kebutuhan, artinya tidak harus wajib, tapi fleksibel," ujar Lukman di sela meresmikan Gedung Fakultas Ekonomika dan Bisnis Islam di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Selasa 8 Agustus 2017.

Baca : Soal Full Day School, Menteri Agama: Biar Sekolah yang Menentukan

Lukman menuturkan, dengan adanya resistensi berupa penolakan dari berbagai kalangan terkait program lima hari sekolah itu, akan lebih arif jika ditinjau ulang. "Jika fleksibel, sekolah, orang tua dan murid bisa berdiskusi apakah butuh program seperti itu diterapkan," ujarnya.

Lukman menuturkan program full day school saat ini mendapat penolakan keras dari kalangan madrasah diniyah dan pondok pesantren karena memang lembaga itu yang paling terancam tamat akibat kebijakan itu.

"Kebijakan ini jelas sangat berpengaruh pada sistem pendidikan pesantren dan madrasah yang sudah terbentuk puluhan tahun," ujarnya.

Lukman sendiri memahami jika dalam kebijakan full day school itu sebenarnya pemerintah tidak menekankan pada durasi kegiatan belajar mengajarnya. Melainkan memfokuskan pada pendidikan karakter dan kepribadian siswa.

"Tapi juga jangan lantas pendidikan karakter ini direduksi pemaknaanya dengan cara sekolah lima hari, karena cara ini menghadapi persoalan kompleks saat diterapkan di masyarakat," ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta program full day school ditinjau ulang oleh pusat. “Bukan masalah program ini cocok atau tidak untuk Yogya, tapi kan kami perlu melihat dulu bagaimana kesiapan tiap sekolah untuk menjalankan program itu,” ujarnya.

Simak pula : Perpres Soal Full Day School Segera Terbit

Meski Yogya selama ini dikenal sebagai kota pelajar maupun kota pendidikan, namun Sultan menuturkan perlu ditilik lebih dalam syarat-syarat program full day school apakah bisa diikuti tiap sekolah. Baik sekolah yang berada diperkotaan namun juga pedesaan.

“Kalau dari daerah sudah bisa memastikan kesiapan tiap sekolah dan memang bisa ya silakan saja dilaksanakan, kalau belum ya jangan memaksakan diri, kasihan sekolah dan siswanya,” ujar Sultan.

Sultan menuturkan jika program full day school tetap dipaksakan berjalan tanpa mempertimbangkan kesiapan tiap sekolah, ia khawatir berdampak buruk karena penambahan jam belajar hingga sore yang jadi satu inti program itu.

PRIBADI WICAKSONO






Top 3 Tekno Berita Kemarin: Bom vs Bunker, Hafiz Belia Juara di Saudi

3 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Kemarin: Bom vs Bunker, Hafiz Belia Juara di Saudi

Top 3 Tekno Berita Kemarin, Senin 26 September 2022, dimulai dari artikel pacuan senyap yang terjadi antara teknologi bom dan bunker di dunia.


Menteri Agama Hukum Turunkan Jabatan Rektor UIN Sumatera Utara

3 hari lalu

Menteri Agama Hukum Turunkan Jabatan Rektor UIN Sumatera Utara

Ada masa sanggah dua minggu bagi Rektor UIN Sumatera Utara. Kalau tidak, harus turun dari posisi rektor.


Juara 2 MHQ di Arab Saudi, Hafiz 13 Tahun dari Langkat Raih Rp 700 Juta

3 hari lalu

Juara 2 MHQ di Arab Saudi, Hafiz 13 Tahun dari Langkat Raih Rp 700 Juta

Hafiz Al-Quran, Zahran Auzan, meraih juara 2 pada Musabaqah Hafalan Al-Quran (MHQ) Tingkat Internasional, sisihkan peserta dari 50 negara.


Azyumardi Azra Meninggal, Lukman Hakim: Ilmuwan Tulen Tak Tergoda Politik Praktis

11 hari lalu

Azyumardi Azra Meninggal, Lukman Hakim: Ilmuwan Tulen Tak Tergoda Politik Praktis

Mantan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin mengungkapkan bahwa sosok Azyumardi Azra adalah ilmuwan tulen yang tak tergoda politik praktis.


Juara Pythagoras Science Competition, Siswa Madrasah Ini Tambah Koleksi 143 Medali

15 hari lalu

Juara Pythagoras Science Competition, Siswa Madrasah Ini Tambah Koleksi 143 Medali

Bibit Rizqiana, siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Pati tercatat sebagai peringkat kedua pemeroleh medali terbanyak.


Tahapan Rekayasa Lalu Lintas Dampak Konstruksi Stasiun Thamrin Mulai Lusa Hingga Januari 2023

19 hari lalu

Tahapan Rekayasa Lalu Lintas Dampak Konstruksi Stasiun Thamrin Mulai Lusa Hingga Januari 2023

Ada rekayasa lalu lintas selama konstruksi Stasiun MRT Thamrin pada 12 September 2022 hingga 15 Januari 2023.


Beasiswa Indonesia Bangkit untuk S1-S3, Pendaftaran Dibuka 10-14 September 2022

22 hari lalu

Beasiswa Indonesia Bangkit untuk S1-S3, Pendaftaran Dibuka 10-14 September 2022

Pendaftaran beasiswa dibuka pada 10 -14 September 2022. BeasiswaIndonesia Bangkit diperuntukkan bagi dosen, guru atau pendidik di lingkungan Kemenag.


Siswa MAN IC Gorontalo Sabet Medali Emas di International Standard Olympiad Korsel 2022

30 hari lalu

Siswa MAN IC Gorontalo Sabet Medali Emas di International Standard Olympiad Korsel 2022

Tim MAN IC Gorontalo meraih emas pada International Standard Olympiad (ISO) ke-17 yang diselenggarakan secara hybrid di Korea Selatan.


Nilai UTBK 2022: Sekolah Madrasah Unjuk Gigi, Ini Kata Kemenag

32 hari lalu

Nilai UTBK 2022: Sekolah Madrasah Unjuk Gigi, Ini Kata Kemenag

Selain Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Serpong , MAN Insan Cendekia Pekalongan juga tak lepas dari perhatian Menteri Agama.


Daftar Lowongan Kerja yang Masih Dibuka hingga Akhir Agustus

32 hari lalu

Daftar Lowongan Kerja yang Masih Dibuka hingga Akhir Agustus

BIngung cari kerja, berikut lowongan kerja yang masih dibuka hingga akhir Agustus. Dari Kementrian Agama hingga BUMN. Buruan.