Ke MKD, PKS dan Demokrat Tuntut Viktor Laiskodat Mundur dari DPR  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Fraksi Nasdem DPR RI, Victor Laiskodat usai menggelar deklarasi dukungan terhadap Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk maju sebagai Cagub dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 yang disampaikan di gedung DPP Partai Nasdem, Jakarta Pusat, 12 Februari 2016. TEMPO/Yohanes Paskalis

    Ketua Fraksi Nasdem DPR RI, Victor Laiskodat usai menggelar deklarasi dukungan terhadap Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk maju sebagai Cagub dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 yang disampaikan di gedung DPP Partai Nasdem, Jakarta Pusat, 12 Februari 2016. TEMPO/Yohanes Paskalis

    TEMPO.CO, Jakarta -  Partai Keadilan Sejahtera Sejahtera (PKS) dan DPP Generasi Muda Demokrat melaporkan Ketua Fraksi NasDem Viktor Laiskodat ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) karena pernyataannya bahwa ada sejumlah partai politik mendukung kelompok ekstremis dan intoleran. PKS dan Demokrat menuntut  agar Victor dicopot dari keanggotan di DPR. 

    "Pengaduan kami, meminta agar ini segera dipanggil kemudian diperiksa, dan meminta MKD memecat jika memang (Viktor) terbukti melanggar kode etik dan sumpah jabatan sebagai anggota DPR RI," ujar Ketua Bidang Hukum dan HAM Dewan Pimpinan Pusat PKS Zainudin Paru di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 7 Agustus 2017.

    Baca juga: Penjelasan Partai NasDem Soal Pidato Viktor Laiskodat

    Zainudin menyebut tudingan Victor sebagai fitnah yang menyesatkan dan provokatif. PKS, ujar dia, mengkhawatirkan timbulnya konflik horizontal akibat pidato Victor dalam suatu acara di Nusa Tenggara Timur pada 1 Agustus 2017. 

    Saat melapor pada pukul 15.50 WIB, Senin, Zainudin memastikan pihaknya mengikuti mekanisme administratif di MKD. 

    "Kami bawa bukti flashdisk laporan rekaman video, baik yang lengkap sekitar 25 menit, maupun yang durasi singkat 2 menit 3 detik," kata dia. 

    Perwakilan DPP Generasi Muda Demokrat pun melapor ke MKD di waktu yang nyaris bersamaan. Mereka pun berencana mengirim somasi resmi pada Victor di masa reses DPR RI. 

    "Tuntutan kami dia minta maaf secara terbuka pada Demokrat dan kader-kadernya di seluruh Indonesia, khususnya kader di Nusa Tenggara Timur," ujar Wakil Ketua Umum Generasi Muda Demokrat Nur Primawira di depan kantor MKD. 

    Sama halnya dengan pihak PKS, laporan ke MKD tersebut didahului laporan yang diajukan ke polisi, persisnya ke markas Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri, pada Senin pagi. 

    "Kalau yang di MKD tuntutan kami ada sanksi etik, kami percayakan pada MKD. Harapan kami (Viktor Laiskodat ) dicopot dari (jabatan) anggota Dewan," kata Primawira. 

    YOHANES PASKALIS PAE DALE




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.