TNI dan Polri Inisiasi Perdamaian di Jazirah Leihitu

Reporter

Danjen Kopassus, Mayjen TNI Doni Monardo (kanan) saat acara syukuran HUT ke-63 Kopassus di Cijantung, Jakarta, 29 April 2015. Syukuran dan silaturahmi tersebut dihadiri para purnawirawan Kopassus, tokoh eks Gerakan Aceh Merdeka, Organisasi Papua Merdeka, dan para tokoh Timor-timur. Tempo/Dian Triyuli Handoko

TEMPO.CO, Ambon – “Mari Katong Jaga Perdamaian di Negeri Jazirah Leihitu,” yang artinya mari kita jaga perdamaian di Negeri Jazirah Leihitu, merupakan tema kegiatan silaturahmi TNI dan Polri bersama seluruh masyarakat Jazirah Leihitu, yakni Desa Mamala, Desa Morela, Desa Wakal, Desa Hila, Kaitetu, Desa Hitu lama, Hitu Mesing, Desa Seith, Desa Ureng, Desa Negeri Lima, serta Desa Ureng, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu, 5 Agustus 2017.

Diawali dengan bersepeda bersama dengan jarak 25 kilometer menuju Desa Hila dari Markas Komando Batalion Infanteri Raider 733/Masariku di Desa Waiheru, Kecamatan Teluk Ambon. Sebanyak 150 anggota aparat TNI & Polri ikut berpartisipasi.

Kegiatan tersebut diinisiasi oleh kedua instansi itu guna membangun relasi harmonis antarnegeri untuk menjalin silaturahmi. Berbagai kegiatan berpusat di Desa Hila, di antaranya lomba puisi, lomba menyanyi yang diikuti seluruh siswa-siswi sekolah tingkat SD, juga serangkaian lomba antar-pemuda desa, yakni lomba panjat pinang, lomba bakiak, lomba tarik tambang, dan lomba egrang.

Mereka tak sekadar mengadakan lomba. Lomba dimaksudkan untuk mengurangi kecurigaan antar-pemuda yang ditujukan dalam kerja sama antar-tim dengan bersentuhan secara langsung. Pasalnya konflik antar-desa yang sebelumnya pernah terjadi antara Desa Mamala dan Morela, Desa Hitu dan Desa Wakal, dan Desa Seith serta Negeri Lima supaya terjadi rekonsiliasi antardesa yang bertikai itu dapat berlangsung.

Camat Leihitu, Amin Sopaliu, memberi apresiasi positif terkait dengan kegiatan itu, selain merupakan upaya mendamaikan desa-desa yang berkonflik. Tak hanya bagi masyarakat, menjalin hubungan masyarakat dan aparat keamanan sehingga tingkat kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan semakin baik.

“Kami memberi apresiasi positif, mudah-mudahan dengan kegiatan seperti ini hubungan silaturahmi antara warga masyarakat Jazirah semakin baik juga hubungan dengan aparat keamanan,” ujar Amin.

Acara ini merupakan yang pertama kalinya melibatkan sebelas desa. Menurut Raja Morela, Yunan Sialana, upaya perdamaian dimulai dari berkumpulnya desa-desa pada kegiatan ini pasalnya simbol perdamaian telah ditunjukkan seperti kerja sama warga Morela mengikuti lomba panjat pinang, melibatkan satu orang warga Mamala. Artinya, perdamaian tengah dibangun. “Ini merupakan satu kebersamaan, saling membantu meraih apa yang mereka inginkan untuk berdamai,” kata dia.
 
Selain lomba, deklarasi damai akan ditandatangani oleh sebelas desa di Benteng Amsterdam, Hila, disaksikan oleh seluruh masyarakat, Panglima Daerah Komando Militer XVI/Pattimura Mayor Jenderal TNI Doni Monardo, dan Kepala Kepolisian Daerah Maluku Deden Juhara.

RERE KHAIRIYAH






Wali Kota Ambon Segera Disidang di Kasus Suap Izin Pembangunan Alfamidi

18 hari lalu

Wali Kota Ambon Segera Disidang di Kasus Suap Izin Pembangunan Alfamidi

Berkas kasus korupsi Wali Kota Ambon nonaktif Richard Louhenapessy telah diserahkan ke jaksa penuntut KPK. Berkas telah lengkap.


KPK Tahan Tersangka Penyuap Eks Wali Kota Ambon

19 hari lalu

KPK Tahan Tersangka Penyuap Eks Wali Kota Ambon

Amri, seorang pegawai swasta dari Alfamidi ditahan KPK dalam kasus penyuapan eks Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy.


Tilang Elektronik Segera Berlaku di Ambon, Ini Sanksinya untuk Pelanggar Bandel

24 hari lalu

Tilang Elektronik Segera Berlaku di Ambon, Ini Sanksinya untuk Pelanggar Bandel

Apabila tidak membayar denda tilang elektronik, pelanggar akan masuk daftar hitam di Kota Ambon. Blokir STNK diberlakukan.


Daya Tarik Museum Siwalima Kota Ambon, 3 Kerangka Ikan Paus Sepanjang 9 Meter

1 Juni 2022

Daya Tarik Museum Siwalima Kota Ambon, 3 Kerangka Ikan Paus Sepanjang 9 Meter

Museum Siwalima di Kota Ambon, Maluku memiliki 5.473 koleksi benda bersejarah antara lain 3 kerangka ikan paus sepanjang 9 meter. Apa lagi?


Geledah Ruang Kerja Wali Kota Ambon, KPK Temukan Kode Khusus

23 Mei 2022

Geledah Ruang Kerja Wali Kota Ambon, KPK Temukan Kode Khusus

KPK mengungkapkan saat menggeledah kantor Wali Kota Ambon dan beberapa kantor lainnya, penyidik menemukan beragam bukti.


KPK Sita Bukti Fee Proyek untuk Wali Kota Ambon

19 Mei 2022

KPK Sita Bukti Fee Proyek untuk Wali Kota Ambon

KPK menggeledah kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Kantor Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Ambon pada Rabu, 18 Mei 2022.


Kasus Suap Wali Kota Ambon, KPK Geledah Sejumlah Kantor Pemkot

17 Mei 2022

Kasus Suap Wali Kota Ambon, KPK Geledah Sejumlah Kantor Pemkot

Tim penyidik KPK terus mendalami kasus suap Wali Kota Ambon. Hari ini mereka menggeledah beberapa kantor instansi pemerintah Kota Ambon.


Dijemput Paksa, Wali Kota Ambon: Saya Dukung yang Dilakukan KPK

13 Mei 2022

Dijemput Paksa, Wali Kota Ambon: Saya Dukung yang Dilakukan KPK

KPK menjemput paksa Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy pada hari ini. Richard telah tiba di Gedung KPK pada petang hari ini.


KPK Jemput Paksa Tersangka Kasus Korupsi di Kota Ambon

13 Mei 2022

KPK Jemput Paksa Tersangka Kasus Korupsi di Kota Ambon

KPK melakukan penjemputan paksa terhadap salah satu tersangka di kasus korupsi di Kota Ambon. Namun tak disebutkan siapa yang dijemput paksa itu.


KPK Cekal 3 Orang dalam Kasus Dugaan Suap Izin Pembangunan Ritel di Ambon

12 Mei 2022

KPK Cekal 3 Orang dalam Kasus Dugaan Suap Izin Pembangunan Ritel di Ambon

KPK menyatakan ada tiga orang yang dicekal bepergian ke luar negeri dalam perkara dugaan suap di Kota Ambon.