Presiden Jokowi Hadiri Penyerahan Penghargaan Kalpataru

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo memberi ucapan selamat kepada aktivis lingkungan penerima penghargaan Kalpataru usai acara Peringatan Hari Lingkungan Hidup di halaman Istana Bogor, Jawa Barat, 5 Juni 2015. TEMPO/Subekti.

    Presiden Joko Widodo memberi ucapan selamat kepada aktivis lingkungan penerima penghargaan Kalpataru usai acara Peringatan Hari Lingkungan Hidup di halaman Istana Bogor, Jawa Barat, 5 Juni 2015. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - - Presiden Joko Widodo menyaksikan penyerahan penghargaan Kalpataru dan penghargaan lingkungan hidup lain dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup 2017. "Hidup kita orang Indonesia dari dulu bergantung dan jadi satu dengan alam, ini yang tidak boleh kita lupa karena alam Indonesia adalah identitas penting kita sebagai manusia Indonesia dan satu kesatuan dengan alam nusantara oleh sebab itu tepat tema LHK tahun ini yaitu menyatu dengan alam," kata Presiden Joko Widodo di kompleks Manggala Wanabakti Jakarta, Rabu 2 Agustus 2017.

    Pada acara tersebut, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar didampingi Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution menyerahkan penghargaan kepada perorangan, kelompok, kepala daerah dan sekolah yang ikut berpartisipasi dalam menjaga kelestarian lingkungan.

    BACA: Hatta Tanya Kalpataru, JK: Keliru, Itu Adipura

    "Hari ini juga diluncurkan perangko ajakan untuk menanam 25 pohon seumur hidup," kata Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya dalam sambutannya.

    Kalpataru diberikan kepada 10 orang penerima, Adipura Kencana kepada 6 orang, Adipura kepada 16 orang, Adiwiyata Mandiri kepada 24 orang dan Nirwasita Tantra kepada 9 orang yang terdiri atas 3 gubernur, 3 bupati, dan 3 wali kota.

    Penghargaan Kalpataru adalah penghargaan yang diberikan kepada individu maupun kelompok yang dinilai berjasa dalam merintis, mengabdi, menyelamatkan dan membina perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan.

    BACA: 40 Tahun Menjaga Pintu Air, Diganjar Kalpataru

    Sejak 1980 sampai 2017, penghargaan Kalpataru telah diberikan 357 penghargaan di seluruh provinsi Indonesia. Pada tahun ini kesepuluh penerima berasal dari Sumatera Utara, Kalimantan Timur, DKI Jakarta, Jawa Barat, Bali, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Papua, Yogyakarta, dan Kalimantan Utara.

    Penghargaan Adipura diberikan untuk mendorong pemerintah kabupaten/kota dan membangun partisipasi aktif masyarakat serta dunia usaha untuk mewujudkan wilayah yang berkelanjutan secara ekologis, sosial, dan ekonomi.

    Penghargaan Adipura Kencana merupakan penghargaan Adipura kepada kabupaten/kota yang memenuhi syarat kota berkelanjutan dan meraih anugerah Adipura minimal tiga kali berturut-turut.

    Tahun ini penghargaan tersebut diberikan kepada Surabaya, Tangerang, Balikpapan, Malang, Kudus, dan Jombang.

    BACA: Menteri Siti: Pramuka Jadi Motor Penggerak Gaya Hidup Hijau

    Selanjutnya penghargaan Adiwiyata diberikan kepada sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan dengan ciri memiliki sekolah yang bersih, teduh, dan efisien dalam penggunaan kertas, air, dan listrik.

    Sejak 2006-2016, penerima penghargaan Adiwiyata di seluruh Indonesia berjumlah 7.278 sekolah. Tahun ini terpilih 24 sekolah dengan nilai tertinggi di provinsi masing-masing yang menerima piala dan piagam dari PResiden Joko Widodo.

    Penghargaan Nirwasita Tantra adalah penghargaan kepada kepala daerah atas kepemimpinannya merumuskan dan menerapkan kebijakan untuk memperbaiki kualitas lingkungan hidup di daerahnya, yaitu diberikan kepada Jawa Timur, Sumatera Barat, DKI Jakarta, Malang, Dharmasraya, Sukoharjo, Surabaya, Bukit Tinggi, dan Balikpapan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.