6 Tokoh GIP Antara Lain Ridwan Kamil dan Netty Heryawan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Walikota Ridwan Kamil memotivasi para pelajar saat peringati hari kelahiran pejuang pendidikan kaum wanita Jawa Barat, Rd Dewi Sartika di Bandung, Jawa Barat, 4 Desember 2015. TEMPO/Prima Mulia

    Walikota Ridwan Kamil memotivasi para pelajar saat peringati hari kelahiran pejuang pendidikan kaum wanita Jawa Barat, Rd Dewi Sartika di Bandung, Jawa Barat, 4 Desember 2015. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Gerakan Indonesia Pintar memberikan penghargaan kepada enam tokoh yang dinilai memajukan pendidikan. Mereka dinilai berjasa mendorong pemenuhan hak atas pendidikan dan perlindungan anak bersekolah. 
     
    "Selama ini kami yakin, banyak tokoh pejabat dan masyarakat yang mendedikasikan hidupnya untuk pendidikan yang lebih baik," kata Ketua Umum Gerakan Indonesia Pintar (GIP) Yanti Sriyulianti, Senin, 31 Juli 2017.
     

    Baca juga:

    Jam Sekolah Panjang Berdampak pada Anak

    Penghargaan diberikan kepada Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil, yang dianggap mempercepat penerapan Sekolah Ramah Anak dan penguatan pendidkan karakter. Adapun Bupati Halmahera Barat, Danny Missy mempercepat penyerapan Kartu Indonesia Pintar di Halmahera Barat.
     
    Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman pun mendapat penghargaan atas upayanya memperluas akses pendidikan dengan menerbitkan Kartu Riau Panutan atau Pendidikan Layak Bermutu Ramah Anak Bebas Pungutan.

    Baca pula:

    Beri Pelajaran Terukur pada Anak

    Tiga orang lainnya perempuan yaitu Leny Nurhayanti Rosalin, Deputi Tumbuh Kembang Anak dalam percepatan Sekolah Ramah Anak, sera Netty Prasetyani istri Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dalam upayanya memimpin Jabar tolak kekerasan melalui Gerakan Sekolah Ramah Anak.
     
    Terakhir, Ratu Ng B Wulia Talu, Ketua PKK Kabupaten Sumba Barat Daya sebagai pelopor dan penggerak Sekolah Ramah Anak di daerahnnya.
     
    Gerakan ini kata Yanti, dilakukan untuk mewujudkan gerakan pendidikan sekolah Ramah Anak dengan mengkampanyekan belajar di luar kelas. 
     
    ANWAR SISWADI
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.