Israel Cengkeram Masjid Al Aqsa, Indonesia Dorong Proteksi Global

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Sejumlah polisi perbatasan Israel berjaga-jaga saat warga Palestina melakukan salat yang merupakan aksi protes dipasangnya detektor logam di pintu masuk masjid Al Aqsa, Yerusalem, 16 Juli 2017. Polisi Israel mengatakan, pemasangan detektor logam diperlukan untuk mengamankan lokasi dan memastikan tidak ada senjata yang masuk ke dalam kompleks masjid. REUTERS/Ammar Awad

TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia, Arrmanatha Nasir, mengatakan pemerintah Indonesia mengusulkan agar dunia internasional menjadikan kawasan masjid Al Aqsa di Kota Tua Yerusalem di bawah perlindungan internasional (International Protection).

Gagasan ini telah disampaikan dalam pertemuan terbuka Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa bebrapa waktu lalu dan akan dibahas kembali dalam pertemuan luar biasa antara menteri-menteri luar negeri negara anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI).
Baca : Begini Kronologi Kekerasan Selama Sepekan di Masjid Al Aqsa

Tata menjelasakan usulan proteksi internasional ini bukan hal baru dan pernah diusulkan Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, pada 2014 lalu. Selain itu gagasan ini muncul seiring konflik yang terus terjadi di kompleks Al-Aqsa. Penerapan proteksi internasional ini diharapkan memberikan jaminan bagi masyarakat Islam di sana untuk bebas beribadah.
 
“Selama situasi di Yerussalem belum final, maka akan ada gejolak di sana. Sebabnya muncul konsep International Protection,” kata dia di Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Jumat, 28 Juli 2017.
 
Bentuk proteksi internasional ini bermacam-macam. Pemerintah Indonesia belum sampai pada mengusulkan satu mekanisme tertentu. Indonesia, kata Tata, saat ini baru mendorong agar dunia internasional agar memikirkan konsep ini.
 
Ia menjelaskan bentuk proteksi internasional ada yang seperti pengawasan masyarakat sipil, wilayah perbatasan, hingga perlindungan warga dengan senjata. “Yang ditawarkan Indonesia agar memikirkan apa bisa suatu international protection di Al-Aqsa untuk mencapai kestabilan.
 
Lewat sistem ini, pemerintah Indonesia menginginkan adanya suatu perhatian masyarakat internasional di kawasan tersebut sehingga apabila terjadi permasalahan bisa cepat diketahui dan bereaksi untuk mencegah situasi kian memburuk.

Simak juga : 100 Warga Palestina Terluka Diserang Israel di Masjid Al Aqsa
 
“Ada yang hanya (menempatkan) orang sipil di sana, ada yang polisi, tentara, dan ada pula yang tidak ada orang (yang berjaga) di sana tapi rutin berkunjung setiap saat. Jadi macam-macam konsepnya,” tuturnya.
 
Bila nantinya diterapkan, mekanisme perlindungan Masjid Al Aqsa tidak perlu berada di bawah PBB. Namun, kata Tata, akan lebih efektif bila mendapat dukungan dari seluruh negara anggota PBB.
 
AHMAD FAIZ






Pasukan Israel Bunuh 4 Pria Bersenjata Palestina

20 jam lalu

Pasukan Israel Bunuh 4 Pria Bersenjata Palestina

Pasukan Israel membunuh empat pria bersenjata Palestina di sebuah kota yang menjadi titik fokus kampanye penggerebekan di Tepi Barat.


Kualifikasi Piala Asia U-17, Bima Sakti Coret 4 Pemain Timnas U-16

23 jam lalu

Kualifikasi Piala Asia U-17, Bima Sakti Coret 4 Pemain Timnas U-16

Timnas U-16 akan menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-17 2023. Indonesia satu grup bersama Malaysia, Palestina, Uni Emirat Arab, dan Guam.


PBNU Sebut Perlu Komunikasi dengan Israel untuk Membantu Palestina

3 hari lalu

PBNU Sebut Perlu Komunikasi dengan Israel untuk Membantu Palestina

Ketua umum PBNU Yahya Cholil Staquf menyebut pembicaraan dengan Israel perlu dilakukan untuk mempertanyakan nasib Palestina.


Isu Pertemuan Rahasia dengan Israel, Pengamat Anggap Langkah Kemenlu Sudah Tepat

4 hari lalu

Isu Pertemuan Rahasia dengan Israel, Pengamat Anggap Langkah Kemenlu Sudah Tepat

Indonesia dilaporkan mengirim delegasi ke Israel untuk menggelar pertemuan rahasia. Kemenlu RI membantah.


PM Israel Sebut Solusi 2 Negara, Presiden Palestina: Positif tapi Perlu Bukti

4 hari lalu

PM Israel Sebut Solusi 2 Negara, Presiden Palestina: Positif tapi Perlu Bukti

Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan seruan Perdana Menteri Israel Yair Lapid tentang solusi dua negara adalah "perkembangan positif"


Malaysia Tegaskan Dukung Palestina sebagai Negara Merdeka

5 hari lalu

Malaysia Tegaskan Dukung Palestina sebagai Negara Merdeka

Perdana Menteri Ismail Sabri menegaskan komitmen Malaysia mendukung Palestina sebagai negara merdeka


Inggris Disebut-sebut Akan Pindahkan Kedutaan ke Yerusalem, Palestina Shock

6 hari lalu

Inggris Disebut-sebut Akan Pindahkan Kedutaan ke Yerusalem, Palestina Shock

Palestina terkejut ketika PM Israel mengatakan Inggris akan memindahkan kedutaannya ke Yerusalem.


Kementerian Luar Negeri : Tak Ada Normalisasi Hubungan Diplomatik Indonesia-Israel

6 hari lalu

Kementerian Luar Negeri : Tak Ada Normalisasi Hubungan Diplomatik Indonesia-Israel

Sebelumnya, Indonesia dilaporkan media Israel mengirim delegasi ke Negeri Bintang Daud untuk menggelar pertemuan rahasia.


Kementerian Luar Negeri Waswas dengan Perkembangan Perang Ukraina

7 hari lalu

Kementerian Luar Negeri Waswas dengan Perkembangan Perang Ukraina

Kementerian Luar Negeri RI berharap konflik antara Rusia dan Ukraina bisa mencapai satu solusi.


Pasukan Palestina Bentrok dengan Sekelompok Pria Bersenjata, 1 Tewas

8 hari lalu

Pasukan Palestina Bentrok dengan Sekelompok Pria Bersenjata, 1 Tewas

Polisi Palestina bentrok dengan kelompok bersenjata di Tepi Barat, yang menyebabkan seorang warga sipil tewas.