Sekjen Golkar: Pencalonan Jokowi pada Pilpres 2019 Harga Mati  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Idrus Marham, Sekretaris Jenderal Partai Golkar hasil Munas Bali, hadir dalam Rapat Pimpinan Nasional di Jakarta Convention Center, Jakarta, 24 Januari 2016. TEMPO/Angelina Anjar Sawitri

    Idrus Marham, Sekretaris Jenderal Partai Golkar hasil Munas Bali, hadir dalam Rapat Pimpinan Nasional di Jakarta Convention Center, Jakarta, 24 Januari 2016. TEMPO/Angelina Anjar Sawitri

    TEMPO.CO, Jakarta – Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham memastikan partai berlambang pohon beringin itu tetap mengusung Joko Widodo sebagai calon presiden pada Pemilu 2019. “Pencalonan Pak Jokowi sebagai capres itu harga mati,” kata Idrus Marham di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu, 22 Juli 2017. 
     
    Idrus menuturkan telah beberapa menghadiri acara partai pengusung Jokowi. Misalnya ia hadir saat pengukuhan Oesman Sapta Odang sebagai Ketua DPP Partai Hanura. Lalu hadir pula pada acara Partai NasDem.

    Simak: Setya Novanto Tersangka, Golkar Tetap Usung Jokowi Pilpres 2019

    Menurut dia, hampir semua partai koalisi termasuk PDIP menyatakan bakal kembali mengusung Joko Widodo pada pemilihan presiden 2019. Idrus meyakini Presiden Jokowi akan memimpin negeri ini selama dua periode. “Ini adalah harapan Partai Golkar,” kata Idrus. 
     
    Menurut Idrus, tantangan berat adalah meyakinkan rakyat tentang kesuksesan kepemimpinan Presiden Jokowi. Berkaitan dengan elektabilitas, ia menepis partainya bakal terpengaruh oleh penetapan tersangka terhadap Ketua Umum Golkar Setya Novanto. Idrus menuturkan Golkar bekerja berdasarkan sistem.

    Lihat: Setya Novanto Akan Rayu Jokowi Jadi Calon Presiden Usulan Golkar  

    Idrus berujar, boleh saja ketua umum menjadi tersangka dugaan korupsi e-KTP. Namun gerakan partai di daerah tidak boleh terdegradasi bahkan berhenti. Ia menyebutkan sejumlah kader justru menyatakan kejadian itu sebagai pemicu dan pemacu seluruh gerakan Partai Golkar. 
     
    Idrus optimistis partainya akan menang dalam pilkada dan pilpres mendatang. “Insya Allah Partai Golkar tetap eksis,” tutur Idrus.

    Baca: Begini Kalkulasi Politik PPP Dukung Jokowi di Pilpres 2019  

    Adapun untuk calon wakil presiden, Golkar belum memutuskan nama. Menurut Idrus, berdasarkan rembuk yang dilakukan, untuk calon wakil presiden akan diserahkan kepada Jokowi. Partai Golkar berkeyakinan siapa pun nanti nama yang akan muncul pasti bakal dikomunikasikan dengan partai.

    DANANG FIRMANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.