Idrus: Setya Novanto Tak Mundur dari Ketum Golkar dan Ketua DPR  

Reporter

Ketua DPR Setya Novanto (tengah) didampingi Sekjen Partai Golkar Idrus Marham (kedua dari kanan) tiba untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus E-KTP di gedung KPK, Jakarta, 14 Juli 2017. Kala itu Setya Novanto diperiksa sebagai saksi dengan tersangka Andi Agustinus alias Andi Narogong. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham memastikan bahwa partainya akan terus mendukung Ketua DPR Setya Novanto meski telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi E-KTP oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Setya juga tidak akan mundur dari Ketua Umum Golkar maupun Ketua DPR.

“Kami tetap berkeyakinan apapun posisi (status tersangka) Setya Novanto selaku Ketua Umum (Golkar) tidak mempengaruhi kinerja partai kita,” kata dia sesaat setelah rapat di rumah Setya Novanto pada Selasa dinihari, 18 Juli 2017.

Baca juga: Setya Novanto Terseangka, Golkar Bahas Pelaksana Tugas Ketua Umum

Idrus mengatakan bahwa kekuatan partainya berdasarkan sistem bukan pada orang per orang. Dia yakin masalah ini akan menjadi pemicu untuk menunjukkan kinerja. “Partai memang memberi satu penghormatan kepada ketua umum dan mendasarkan pada azas praduga tak bersalah,” ucap dia.

Kata dia, dukungan terhadap Setya Novanto mengalir. Para kader dan pimpinan Golkar berkomitmen untuk mempertahankan Setya Novanto sebagai Ketua Umum Golkar maupun sebagai Ketua DPR. Meskipun nantinya politisi kawakan itu harus ditahan KPK. Karena itu Golkar menjadwalkan menggelar rapat pleno pada Selasa sekitar pukul 14.00 WIB di kantor DPP Golkar nanti.

Simak pula: Setya Novanto Tersangka: Cerita Gerilya Merebut DPR

Menurut dia, Golkar selalu mendampingi setiap kader yang menghadapi masalah, apalagi masalah yang menerpa seorang ketua umum. DPP Golkar juga telah menugaskan Ketua Bidang Hukum dan HAM Golkar Rudi Alfonso untuk mengambil langkah-langkah hukum. Namun ia belum bicara lebih jauh tentang rencana praperadilan atas penetapan tersangka Setya Novanto.

Puluhan orang sebelumnya menggelar rapat di rumah Setya Novanto. Mereka mulai dari para kuasa hukum, anggota DPR dari Fraksi Golkar, kolega Setya Novanto, hingga para elite politik di partai beringin tersebut. Mereka berkomitmen untuk mengawal proses hukum yang sedang dihadapi ketua umumnya.

“Dengan prinsip praduga tak bersalah, tetap Pak Setya Novanto Ketua Umum Golkar,” tutur Idrus. Saat ditanya apakah ia yakin bahwa Setya Novanto tidak bersalah? Idrus mengalihkan jawaban. “Bukan begitu, kami percaya dengan proses hukum yang ada, dan KPK tentu akan melakukan itu, kami percaya hakim akan menjalankan sesuai dengan mekanisme dan fakta-fakta yang ada.”

Idrus juga mengisyaratkan Setya Novanto tetap menjadi Ketua DPR meski telah menjadi tersangka korupsi dan didesak masyarakat agar mundur. Dia meminta agar semua pihak mengutamakan proses peradilan dan azas praduga tak bersalah. “Tidak boleh ada desakan (mundur) karena kebencian dengan alasan politis,” kata Idrus.

Dia juga nanti akan mengkaji, apakah di Undang-undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPRD, dan DPD diatur bahwa ketika pimpinan DPR ditetapkan tersangka harus mengundurkan diri. Pihaknya akan mengembalikan semua pada peraturan yang berlaku. “Kalau ada orang mendesak berdasar kepentingan politik, kapan negara ini maju?”

Sejauh ini Setya Novanto telah diminta partainya untuk jalan terus. Artinya selama menjalani peradilan atas kasus korupsi E-KTP akan tetap menjabat sebagai ketua DPR dan ketua umum partai Golkar. Karena menurut Idrus, tidak ada aturan yang menyebut bahwa Setya Novanto harus mundur meski menyandang status tersangka.

Ketua Harian Partai Golkar Nurdin Halid menambahkan bahwa partainya solid untuk mendukung Setya Novanto. Pihaknya memastikan di internal partainya tidak akan ada Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) untuk menggulingkan kursi Setya Novanto. “Kami sangat prihatin atas musibah yang menimpa ketua umum,” ujar dia.

Kata dia, saat ini Setya Novanto masih dalam keadaan sehat dan akan mengikuti proses hukum yang akan berjalan. Tim hukum partai juga akan membahas kajian hukum setelah nanti ada surat resmi dari KPK. 

Pada Senin malam, KPK menetapkan Ketua DPR Setya Novanto sebagai tersangka dalam dugaan korupsi e-KTP. Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan lembaganya telah menemukan dua bukti permulaan yang cukup untuk meningkatkan status politikus Golkar itu menjadi tersangka.

AVIT HIDAYAT

Video Terkait:
Setya Novanto Jadi Tersangka, Sekjen Golkar Beri Pernyataan








Pertemuan Puan Maharani dan Airlangga Diperkirakan Digelar Sabtu Ini

11 jam lalu

Pertemuan Puan Maharani dan Airlangga Diperkirakan Digelar Sabtu Ini

Sebelumnya Puan Maharani telah sowan ke Partai NasDem, Partai Gerindra, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).


Partai Golkar Sambut Baik jika Ridwan Kamil ingin Bergabung

6 hari lalu

Partai Golkar Sambut Baik jika Ridwan Kamil ingin Bergabung

Politikus Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengatakan partainya terbuka jika Ridwan Kamil ingin bergabung. Tapi semua tergantung Ridwan Kamil sendiri.


PSI Sambangi Golkar, Mau Merapat ke KIB?

43 hari lalu

PSI Sambangi Golkar, Mau Merapat ke KIB?

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha menyambangi Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di kantor Partai Golkar, Slipi.


Inilah 4 Kasus Besar yang Terbongkar karena Bantuan Justice Collaborator

55 hari lalu

Inilah 4 Kasus Besar yang Terbongkar karena Bantuan Justice Collaborator

Berikut beberapa kasus besar yang pernah berhasil dibongkar karena bantuan justice collaborator.


Inilah 2 Orang yang Pernah Ditolak Permohonannya sebagai Justice Collaborator

55 hari lalu

Inilah 2 Orang yang Pernah Ditolak Permohonannya sebagai Justice Collaborator

Tak semua orang yang mengajukan sebagai Justice Collaborator diterima. Berikut beberapa orang yang pernah ditolak permohonannya.


KPK Panggil Eks Mendagri Gamawan Fauzi dalam Kasus E-KTP

29 Juni 2022

KPK Panggil Eks Mendagri Gamawan Fauzi dalam Kasus E-KTP

Gamawan Fauzi dipanggil sebagai saksi untuk tersangka Paulus Tannos selaku Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra.


KPK Beri Pembekalan Antikorupsi bagi Kader Golkar

28 Juni 2022

KPK Beri Pembekalan Antikorupsi bagi Kader Golkar

KPK akan menyampaikan materi tentang antikorupsi kepada kader Partai Golkar dalam kegiatan Politik Cerdas Berintegritas (PCB) Terpadu


KPK Terima Duit Rp 86 Miliar Kasus Korupsi E-KTP dari Amerika Serikat

27 Juni 2022

KPK Terima Duit Rp 86 Miliar Kasus Korupsi E-KTP dari Amerika Serikat

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan uang itu bisa kembali ke Indonesia karena bantuan pemerintah Amerika Serikat dalam kasus korupsi e-KTP.


Di Tengah Isu Reshuffle Kabinet 15 Juni, Prabowo Dikabarkan Menemui Jokowi

14 Juni 2022

Di Tengah Isu Reshuffle Kabinet 15 Juni, Prabowo Dikabarkan Menemui Jokowi

Di tengah kencangnya isu reshuffle kabinet, Prabowo dikabarkan menemui Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan.


Tanggapi Elit PDIP, Projo: Kami Bukan Underbouw Parpol Mana pun

8 Juni 2022

Tanggapi Elit PDIP, Projo: Kami Bukan Underbouw Parpol Mana pun

Projo menanggapi komentar sejumlah politikus PDIP soal manuver mereka merapat ke Koalisi Indonesia Bersatu.