Jaksa Tuntut Dimas Kanjeng Taat Pribadi Penjara Seumur Hidup

Reporter

Kanjeng Dimas Taat Pribadi di dalam sel Pengadilan Negeri Kraksaan Kabupaten Probolinggo, 9 Februari 2017. Terdakwa kasus pembunuhan dan penipuan ini mulai menjalani persidangan Kamis ini. TEMPO/David Priyasidharta

TEMPO.CO, Surabaya - Jaksa menuntut Dimas Kanjeng Taat Pribadi hukuman penjara seumur hidup dalam kasus pembunuhan dan penipuan berkedok penggandaan uang. Tuntutan itu dibacakan dalam sidang di Pengadilan Negeri Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Senin siang, 3 Juli 2017.

"Surat tuntutan dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) yang terdiri dari Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Rudi Prabowo Aji, Aspidum (Asisten Pidana Umum) Kejati Jatim Tjahyo Aditomo, serta JPU yang lainnya," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Richard Marpaung, kepada Tempo, Senin malam, 3 Juli 2017.

Baca: Marwah Daud Minta Pengikut Taat Pribadi Tetap di Padepokan

Richard Marpaung mengatakan pimpinan Padepokan Dimas Kanjeng tersebut dikenakan Pasal 340 juncto Pasal 55 Kitab Undang-undang Hukum Pidana. Menurut dia, sidang dilanjutkan Selasa pekan depan, 11 Juli 2017, dengan agenda pembelaan terdakwa atau kuasa hukumnya atas tuntutan jaksa (pledoi).

Taat Pribadi terjerat dua kasus hukum, yakni pembunuhan dan penipuan berkedok penggandaan uang. Adapun kasus pembunuhan menimpa dua pengikutnya, Abdul Ghani dan Ismail Hidayah. Keduanya dibunuh karena dinilai bakal membongkar praktik penipuan yang ia jalankan.

Simak: Begini Cara Dimas Kanjeng Taat Pribadi 'Menggandakan' Uang

Taat Pribadi diduga kuat berperan menyuruh, membantu, dan memberikan kesempatan kepada sejumlah orang. Di antaranya tersangka Wahyu Wijaya, Wahyudi, Kurniadi, Boiran, Muryat Subiyanto, Achmad Suryoo, Erik Yuliga Diriyanto, Anis Purwanto, dan Rahmad Dewaji untuk membunuh Abdul Ghani.

Sedangkan kasus penipuan Taat Pribadi berdasarkan laporan korban atas nama Prayitno Supriadi, warga Jember. Berawal laporan itu, kasus pembunuhan terungkap. Dari Prayitno pula, polisi menerima sejumlah barang bukti yang digunakan Taat dan anak buahnya menipu ribuan korbannya.

Lihat: Polisi Periksa Pembuat Jubah dan Pulpen Laduni Taat Pribadi

Kepolisian Daerah Jawa Timur menangkap Taat Pribadi pada 22 September 2016 lalu di padepokannya di Dusun Sumber Cengkalek, Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo. Penangkapan itu melibatkan seribu lebih personel karena mendapatkan perlawanan dari ribuan pengikutnya.

NUR HADI






Pecatan Polisi Ditangkap usai Tipu Wanita di Tangerang

4 hari lalu

Pecatan Polisi Ditangkap usai Tipu Wanita di Tangerang

Tersangka diketahui merupakan pecatan polisi karena desersi atau meninggalkan dinas di Polda Sumatera Selatan


Ratusan Mahasiswa IPB Terjerat Pinjol, Tertarik Investasi di Toko Online

5 hari lalu

Ratusan Mahasiswa IPB Terjerat Pinjol, Tertarik Investasi di Toko Online

Pelaku penipuan menawari para mahasiswa IPB investasi di toko onlinenya. Diminta mengutang di pinjaman online.


Kasus Medina Zein, Uya Kuya Serahkan Bukti Kunci ke Polda Metro Jaya

5 hari lalu

Kasus Medina Zein, Uya Kuya Serahkan Bukti Kunci ke Polda Metro Jaya

Uya Kuya mengklaim punya bukti kunci dalam kasus penipuan yang diduga dilakukan Medina Zein.


Polisi Telusuri Kemungkinan Pelaku Lain di Kasus Mahasiwa IPB Terjerat Pinjol

7 hari lalu

Polisi Telusuri Kemungkinan Pelaku Lain di Kasus Mahasiwa IPB Terjerat Pinjol

Polres Bogor Kota menyelidiki kemungkinan adanya keterlibatan perusahaan pinjaman online (pinjol) dalam kasus penipuan ini


BCA Bantah Kabar Perubahan Biaya Transfer Rp 150 Ribu per Bulan, Sebut Ada Aksi Penipuan

7 hari lalu

BCA Bantah Kabar Perubahan Biaya Transfer Rp 150 Ribu per Bulan, Sebut Ada Aksi Penipuan

Beredar informasi BCA menetapkan tarif baru transfer antar-bank menjadi Rp 150 ribu per bulan.


Jerumuskan Mahasiswa IPB Terjerat Pinjol, Tersangka Pakai Uang Investasi buat Beli Mobil

8 hari lalu

Jerumuskan Mahasiswa IPB Terjerat Pinjol, Tersangka Pakai Uang Investasi buat Beli Mobil

Tersangka penipuan investasi bodong ini menawarkan program investasi di toko online kepada para korban, yang sebagian mahasiswa IPB.


Ratusan Mahasiswa IPB Terjerat Pinjaman Online, Kenali Ciri-Ciri Pinjol Ilegal Berikut

8 hari lalu

Ratusan Mahasiswa IPB Terjerat Pinjaman Online, Kenali Ciri-Ciri Pinjol Ilegal Berikut

Berkaca dari kasus pinjaman online yang merugikan ratusan mahasiswa IPB, berikut adalah 5 ciri-ciri pinjol ilegal yang perlu diwaspadai.


Polisi Tangkap Penipu yang Menjerumuskan Ratusan Mahasiswa IPB Terjerat Pinjol

9 hari lalu

Polisi Tangkap Penipu yang Menjerumuskan Ratusan Mahasiswa IPB Terjerat Pinjol

Polresta Bogor menangkap SAN pelaku penipuan yang membuat ratusan mahasiswa IPB terjerat pinjol. Investasi abal-abal di toko online.


Tersangka Kasus Robot Trading Net89 Belum Ditahan, Polri: Penyidik Perlu Perbanyak Alat Bukti

11 hari lalu

Tersangka Kasus Robot Trading Net89 Belum Ditahan, Polri: Penyidik Perlu Perbanyak Alat Bukti

Bareskrim menetapkan delapan tersangka kasus robot trading Net89 namun kini hanya tujuh tersangka karena satu tersangka meninggal dalam kecelakaan


Mengenali Ciri Pelaku Catfishing atau Penipuan Online Berkedok Asmara

13 hari lalu

Mengenali Ciri Pelaku Catfishing atau Penipuan Online Berkedok Asmara

Pelaku penipuan catfishing pasti tidak akan menunjukkan wajah aslinya